Sergai Peringati Bulan K3 Tahun 2017 Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia Menuju Masyarakat Yang Selamat Sehat dan Produktif

Tebing Syahbandar, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai melaksanakan apel dalam rangka memperingati bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2017yang dilaksanakan di Lapangan PT Karya Serasi Jaya Abadi Desa Penggalangan Kecamatan  Tebing Syahbandar, Kamis (9/3).

Dalam apel tersebut Bupati Sergai Ir H. Soekirman bertindak sebagai inspektur upacara dan Muinson Saragih sebagai perwira upacara serta Harli Gunawan sebagai komandan upacara.

Selain Bupati Sergai Ir H. Soekirman hadir juga Kadis Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Mikro Aguslan Simanjuntak,   SE, para kepala SKPD, perwakilan Forkopinda Sergai, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Direktur PT. KSJA Surianto, Muspika Kecamatan Tebing Syahbandar, pimpinan Perusahaan Perkebunan milik pemerintah dan swasta serta serikat pekerja buruh wilayah Sergai.

Zero Accident : Bupati Sergai Ir H. Soekirman didampingi Kadis Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Mikro Aguslan Simanjuntak, SE menyerahkan Piagam Zero Accident (nihil kecelakaan kerja) kepada Salah seorang perwakilan dari 20 perusahaan yang menerima piagam pada acara Apel Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2017 Kabupaten Serdang Bedagai di Lapangan PT Karya Serasi Jaya Abadi Desa Penggalangan Kecamatan Tebing Syahbandar, Kamis (9/3)

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia M. Hanif Dhakiri dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Bupati Sergai Ir H. Soekirman menyampaikan bahwa pada acara apel hari K3 Nasional ini juga dirangkaikan dengan pernyataan  dimulainya Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional.

Pemerintah secara terus menerus meningkatkan pembangunan yang bertujuan memperluas kesempatan demi kesejahterakan rakyat, dalam hal ini pemerintah telah membangun dan mengembangkan beberapa pendukungnya, seperti pembangunan tol laut, pelayanan rakyat, pembangunan sarana dan perasarana ketenaga listrikan, perumahan, sanitasi dan air bersih, pembangunan jalan baru dan jalan tol, pengembangan transportasi perkeretaapian, pencetakan sawah baru serta konektivitas antar wilayah. selain itu juga pemerintah telah mengembangkan program peningkatan kualitas dan efektifitas program perlindungan sosial.

Dikatakannya  berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam survei bulan Agustus tahun 2016, jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 118,41 juta orang dan sekitar 60,24% diantaranya tingkat pendidikan Sekolah Dasar(SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kondisi demikian menunjukan bahwa kopetensi angkatan kerja Indonesia perlu di tingkatkan lagi, kata M. Hanif Dhakiri.

Kemudian Menteri Ketenagakerjaan RI menekankan pula bahwa tujuan K3 bukan hanya memberi perlindungan terhadap tenaga kerja agar terjamin keselamatannya, tetapi bagaimana dapat mengendalikan resiko terhadap peralatan, aset dan sumber produksi sehingga dapat dipergunakan secara aman dan efisien agar terhindar dari kecelakaan dan penyakit kerja.

Untuk itu, Hanif Dakari menghimbau kepada seluruh pemangku kepentingan baik itu pemeritah pusat, provinsi, kabupaten/kota maupun lembaga lain yang berkenaan dengan ketenagakerjaan agar melakukan upaya-upaya konkrit terhadap pelaksanaan K3 di lingkungan masing-masing, sehingga budaya K3 dapat terwujud di setiap tempat kerja di seluruh tanah air.

Disela-sela acara tersebut Bupati Sergai meyerahkan Piagam Zero Accident (nihil kecelakaan kerja) kepada 20 perusahaan serta CSR dari PT. Karya Serasi Jaya Lestari kepada Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Rohani Ikhwan Muslimin Tebing Syahbandar serta diakhiri dengan pembagian lucky draw.(Mc Serdang Bedagai/Febri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *