Bupati Soekirman Bersama BPOM Medan Tinjau Pasar di Sergai

TINJAU LAB: Bupati Sergai Ir. H. Soekirman bersama Kepala BPOM Medan Sacramento Tarigan tengah meninjau lab tempat mengecek/menguji  beberapa sample makanan yang beredar di pasar bertempat di Desa Bengkel Kecamatan Perbaungan, Jum’at (8/6).

Perbaungan, Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H/ 2018 M, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Medan meninjau pasar guna mengecek/menguji beberapa sample makanan yang beredar di pasar bertempat di Desa Bengkel Kecamatan Perbaungan, Jum’at (8/6). Turut hadit Kepala BPOM Medan Sacramento Tarigan beserta jajaran, Kadis Kesehatan beserta jajaran, mewakili Polres Sergai dan Camat Perbaungan Gunawan JW Hasibuan, S.STP.

Disela-sela tinjauannya Bupati Sergai Ir. H. Soekirman berterimakasih atas kunjungan yang dilakukan oleh BPOM Medan. Hal ini bertujuan untuk melindungi masyarakat/konsumen agar terhindar dari makanan yang tidak sehat yang beredar di pasar-pasar tradisional atau modern khususnya makanan cepat saji seperti mie instan, lengkong, buah-buahan serta makanan lainnya. Dengan dilakukannya pengujian laboratorium ini hasilnya bahan makanan yang ada di Sergai terbilang aman dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks dan pewarna makanan tidak sehat, pungkas Bupati.

Sementara itu Kepala BPOM Medan Sacramento Tarigan menyampaikan bahwa dengan kunjungan ini diharapkan pasar-pasar yang ada di Sergai terhindar dari bahan makanan yang mengandung zat berbahaya yang nantinya akan merugikan konsumen. Dikatakannya, pada bulan Ramadhan ini tentunya masyarakat banyak yang mengkonsumsi takjil sebagai menu buka puasa dan hal ini yang menjadi fokus pemeriksaan hari ini. Dengan hasil yang diperoleh diharapkan dapat memberi citra positif Kabupaten Sergai dimata masyarakat, ujarnya.

Sedangkan Kadis Kesehatan Dr. Bulan Simanungkalit mengemukakan bahwa pengamanan terhadap konsumen menjelang lebaran Idul Fitri diharapkan makanan yang beredar di Sergai bebas dari bahan makanan berbahaya serta dengan adanya operasi ini masyarakat merasa aman untuk membeli bahan makanan di pasar-pasar. MC Sergai/vivi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *