Rekor Edukasi Hidup Sehat Mandiri Terhadap 1000 Lansia, Sergai Raih Penghargaan MURI

Pantai Cermin, Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2018, Jajaran Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menggelar acara Jambore gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dan Gerakan empati masyarakat sakit (Gemas) dengan thema “ Edukasi Lansia Hidup Sehat, Sejahtera dan Mandiri bagi 1000 Lansia “ bertempat di Pantai Pondok Permasi Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin, Rabu (4/7).

Dalam acara tersebut, Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat mendapat penghargaan  dari Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang langsung di serahkan oleh  Senior Manager MURI Yusuf Ngadri kepada Bupati Sergai Ir. H. Soekirman atas rekor edukasi hidup sehat mandiri kepada Lansia terbanyak. Selain Bupati Ir. H. Soekirman, hadir juga Sekdakab Drs. Hadi Winarno, MM, Ketua TP PKK Ny. Hj. Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya, Ketua DWP Ny. Hj. Khairani Hadi Winarno,  para Asisten,  Kepala OPD, para Camat serta seribuan Lansia Se-Sergai.

Mengawali sambutannya Bupati Sergai Ir. H. Soekirman menyampaikan bahwa Lansia merupakan sebuah siklus hidup manusia yang hampir pasti dialami setiap orang. Kenyataanya saat ini, tiap kali kita menyebut kata Lansia yang terbesit dibenak kita adalah seseorang yang tidak berdaya dan memiliki banyak keluhan kesehatan. Oleh karena itu perhatian pemerintah di negara-negara berkembang terhadap penduduk Lansia belakangan ini terus meningkat. Hal ini karena pesatnya pertumbuhan penduduk Lansia.

Ditambahkan Bupati bahwa Lansia yang sehat harus terus diberdayakan agar tetap sehat sejahtera dan hidup mandiri selama mungkin. Bupati juga mengingatkan kepada OPD/Lintas Sektoral terkait, khususnya Dinas Kesehatan untuk memberikan pelayanan secara khusus kepada para Lansia dan menempatkan para Lansia ditempat yang sebaik-baiknya yang artinya hormati dan layanilah para Lansia tersebut dengan penuh rasa kasih sayang sebagaimana kita perlakukan orang tua kita.

Lebih lanjut dikemukakannya, dengan adanya Hari Kesehatan Lansia tahun 2018 yang ke-23 di Kabupaten Sergai, kita susun dalam kegiatan “Jambore GERMAS dan GEMAS melalui Edukasi mewujudkan Lansia sehat, sejahtera dan hidup mandiri maka dapat kita wujudkan di Kabupaten Sergai menjadi kabupaten ramah Lansia. Jika kita berbicara tentang Lansia maka kita sebagai anak yang berbakti kepada orang tua kita hendaknya selalu mendoakannya agar selahu diberikan panjang umur dan rezeki yang melimpah, karena doa adalah kekuatan,  terutama bagi orang-orang yang kurang sehat,  untuk lebih sehat, katanya.

“ Sayangilah orang tua dan sayangilah Lansia agar kamu memiliki umur yang panjang. Jika  kita berbicara tentang hidup dan mati maka semua itu sudah menjadi ketentuan Allah.  Namun jika berbicara soal kehidupan, kita haruslah bisa hidup sehat,” tukas Bupati.

Bupati Soekirman mengisahkan bahwa dalam kegiatan diwaktu luang saya berolahraga dengan keladang bercocok tanam dan mencangkul agar terjadi pergerakan dalam tubuh kita.  Jika kita sudah tua ada lima kunci hidup yang harus kita terapkan yaitu pertama, ketuhanan, kedua kekeluargaan, ketiga menjaga kesehatan, keempat mencukupi bebutuhan dan kelima memiliki kerjaan sampingan. Kelima hal ini perlu kita tingkatkan terus. Jangan patah semangat dan  jangan putus asa dalam menjalani kehidupan, pungkasnya.

Sebelumnya Kadis Kesehatan Sergai melaporkan bahwa acara ini bertujuan untuk mewujudkan Lansia yang tangguh dan masyarakat Sergai yang sehat. Hari ini kami juga  menyelenggarakan  beberapa perlombaan yang diperuntukan bagi para Lansia  dan juga pelayanan kesehatan yang turut memperlengkap acara ini. MC Sergai/vivi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *