Indahnya Masjid Agung Sergai

Masih remaja, demikian ungkapan yang tepat untuk menggambarkan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang kini talah menginjak usianya ke 18 tahun. Sejak dimekarkan dari Kabupaten induk Deli Serdang, Kabupaten Sergai terus melakukan berbagai peningkatan pembangunan disegala bidang.

Salah satu program yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai adalah menjadikan Kabupaten Sergai yang religius. Hal ini juga mewujudkan salah satu visi Kabupaten Sergai yang Maju Terus; Mandiri, Sejahtera, dan Religius.

Komitmen Pemkab Sergai direalisasikan dengan hadirnya Masjid Agung yang menjadi ikon kebanggaan Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat, yang berdiri kokoh di jalan Lintas Medan-Tebing Tinggi tepatnya di depan pintu tol Teluk Mengkudu.

Pasca peresmian Masjid Agung tepat dihari jadi Kabupaten Sergai pada ke-17 pada 7 Januari 2021 lalu, Masjid ini berubah menjadi objek wisata religi dan dapat dimanfaatkan sebagai kegiatan manasik haji bagi para calon jamaah haji sekaligus dapat dijadkan tempat praktek manasik haji bagi peserta didik. Tentu seluruh masyarakat Sergai berharap bahwa masjid ini tidak hanya sebagai tepat melakukan ritual ibadah, akan tetapi dapat memakmurkan para jamaahnya. Kemudian dapat juga digunakan untuk kegiatan-kegiatan Islami lainnya.

Jika mesyarakat yang melintas dari Medan melalui jalan tol, maka harus keluar melalui pintu tol Kecamatan Teluk Mengkudu. Setelah keluar, maka akan terlihat sebuah bangunan megah dengan didominasi berwarna putih. Pada halaman masjid pun terdapat miniature Ka’bah yang bisa dijadikan tempat kegiatan manasik haji maupun wisata religi.

Masjid Agung ini terdiri dari tiga lantai utama, lantai satu dan dua serta 3 digunakan untuk salat. Terdapat hal yang paling unik di Masjid ini yaitu sebuah kotak infak didesign mirip kuburan dan keranda. Mungkin maksudnya adalah agar mengingatkan setiap masyarakat yang singgah untuk selalu berinfak/sedekah sebelum meninggal. Karena mengingatkan akan kematian.
Suasana masjid juga cukup ramai, karena letaknya yang sangat strategis di pinggir jalan raya, tentu banyak mengundang minat masyarakat yang datang untuk beribadah sekaligus berswafoto di sana.

Masyarakat yang berkunjung pun bukan hanya dari Kabupaten Sergai, tak sedikit juga yang berasal dari luar kabupaten, ketika melintas di sekitar area menyempatkan singgah sekaligus menikmati suasana khususnya diwaktu sore hari.

Beberapa kegiatan pun sempat digelar di komplek Masjid Agung Sergai. Salah satu kegiatan yang mendatangkan masyarakat dari berbagai daerah se-Sergai adalah ketika digelarnya Kampung Ramadhan.

Kampung Ramadan yang dihelat di pelataran masjid menyuguhkan berbagai macam kuliner maupun hasil potensi dari berbagai desa di 17 Kecamatan se-Sergai. Pedagangnya pun didatangkan dari desa-desa di tiap kecamatan. Sayangnya Kampung Ramadan hanya berjalan beberapa hari saja, mengingat pada saat itu pandemi Covid-19 mengalami peningkatan kasus konfirmasi sehingga aktivitas Kampung Ramadan dihentikan.

Tak hanya itu, berbagai kegiatan akbar juga pernah digelar di sana. Baru-baru ini dihelat Festival Seni Qasidah (FSQ) ke XVIII Tahun 2021. Pada helatan tersebut telah melahirkan bibit unggul penyanyi qasidah yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat hingga ke tingkat nasional.

Masjid Agung ini juga pernah dikunjungi oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo pada Februari 2020 lalu. Kunjungan itu dilakukan dalam rangka panen pedet dan launching SIKOMANDAN (Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri).

Pada saat itu Masjid Agung belum diresmikan, namun masyarakat sudah antusias melaksanakan ibadah di sana. Masjid Agung ini diperkirakan bisa menampung sekitar 1.000 jamaah yang melakukan salat di dalam masjid dan 4.000 jamaah di luar masjid.

Kehadiran rumah ibadah ini tentu membuat bangga bagi masyarakat Sergai. Itu artinya kita tidak tertinggal dengan daerah lain. Semoga masyarakat Sergai maupun yang ada di luar Sergai mau bersama-sama mengisi masjid ini untuk beribadah sekaligus memakmurkannya.

Seorang warga Kecamatan Teluk Mengkudu bernama Agus mengungkapkan rasa bangga atas terbangunnya Masjid Agung di Sergai.

“ Sebagai warga Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat kami sangat bangga daerah kita telah memiliki rumah ibadah yang megah dan tentunya menjadi ikon daerah. Tempat dan suasananya sangat cocok untuk dijadikan lokasi wisata rohani.

Sebagai ikon kebanggaan daerah, tentu masjid ini membawa berkah tersendiri bagi masyarakatnya. Di komplek masjid ini juga bisa dibangun pusat kuliner dan kerajinan lokal hasil dari produk UMKM khas daerah. Letak masjid yang cukup strategis, tentu akan memberikan kemudahan bagi para pengunjung yang akan datang, kata Agus.

Ke depannya, masjid ini dapat dijadikan sebagai pusat wisata rohani. Memiliki tower masjid yang tepat berada di pinggir jalan. Ahh…Senangnya, kabupatenku punya masjid yang megah. Sambil beribadah kita bisa berwisata rohani di sini…..(ISL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *