Kementan Gelar Rakor Penyuluh Nasional: Breakdown Luas Tambah Tanam Padi (LTT)

Sei Rampah, 

Sebagai langkah awal implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Produksi Pangan Nasional, Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyuluh Pertanian di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara. Bertempat di Aula Dinas Pertanian Sergai di Desa Sei Rejo Kecamatan Sei Rampah, kegiatan ini melibatkan jajaran penyuluh pertanian, pejabat Dinas Pertanian, serta perwakilan dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan tenaga ahli dari Kementerian Pertanian.

Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya melalui Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sergai, Dedy Iskandar, SP, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan strategi awal untuk mengakselerasi tanam dan menjamin keakuratan data sebagai dasar perumusan kebijakan pangan serta menjadi wadah awal penyusunan strategi pelaksanaan Inpres tersebut di tingkat lapangan.

“Breakdown LTT ini adalah cara kita menyusun kekuatan di awal, agar pelaksanaan tanam dan pelaporan berjalan lebih terarah, akurat, dan berdampak langsung pada produksi pangan daerah,” ujarnya saat ditemui di Kantor Dinas Pertanian di Sei Rampah, Selasa (21/4/2025).

Ia menambahkan, seluruh penyuluh di Kabupaten Sergai diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan kelembagaan, menyusul terbitnya Inpres No. 3/2025 yang menempatkan penyuluh secara resmi di bawah koordinasi Kementerian Pertanian.

Tim Ahli Menteri Pertanian, Prof. Ani Mulyani saat rakor berlangsung menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan Inpres No. 3/2025 untuk menarik seluruh penyuluh pertanian (PPL) ke pusat guna mempercepat swasembada pangan dan memperkuat sektor pertanian Indonesia. Hal ini akan memperkuat sistem penyuluhan secara nasional, termasuk peningkatan kesejahteraan penyuluh, yang kini memiliki peran lebih strategis.

“Mereka harus jadi aktor data dan inovasi yang mendampingi petani secara langsung,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya akurasi pelaporan, terutama LTT tingkat desa sebagai indikator utama capaian program pangan nasional yang akan disampaikan secara harian melalui aplikasi e-Pusluh oleh setiap penyuluh, maksimal pukul 13.00 WIB.

Hal senada disampaikan Penyuluh Utama BPSDMP Kementan, Takdir Mulyadi, M.M., yang menjelaskan teknis pelaporan LTT, penguatan Gerakan Penyuluh (GALUH), serta pengawalan dan pengoptimalisasian Brigade Pangan (BP) di lapangan.

Sementara itu, Yuliana Kansrini selaku Liaison Officer (LO) Kabupaten Serdang Bedagai menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi dan semangat para penyuluh. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital, khususnya e-Pusluh, merupakan wujud profesionalisme serta transparansi kinerja penyuluh dalam melayani petani di lapangan.

Kegiatan ini, yang difasilitasi oleh Polbangtan Medan, sekaligus menjadi ajang untuk memperkuat evaluasi dan koordinasi antarpenyuluh guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di wilayah masing-masing. (Media Center Sergai)

Teks/Editor: Ardi/Lenti
Sumber: Meiliana Veronica Ginting, S.P., M.P. (Dinas Pertanian Sergai)

Teks/Editor : Ardi/Lenti

Admin : Julia

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Scroll to Top