Sei Rampah,
Inspektorat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) meluncurkan aplikasi *Sistem Informasi Digital Dokumen Pengawasan* (SiDewa) di Kantor Inspektorat, Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Senin (11/8/2025). Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dokumen pengawasan.

Inspektur Kabupaten Sergai, Drs. Dimas Kurnianto, SH, MM, M.SP, menyampaikan bahwa SiDewa merupakan gagasan dari Inspektur Pembantu (Irban) II, Anggreny Sondang Romauly, SE, MM. Aplikasi ini hadir sebagai jawaban atas permasalahan pengarsipan dokumen yang selama ini masih dilakukan secara manual.
“Selama ini, sistem pengarsipan kita masih perlu optimalisasi. Kondisi ini berisiko menimbulkan kehilangan dokumen dan keterlambatan dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil audit. SiDewa dihadirkan untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Dimas dalam sambutannya.
Menurut Dimas, Inspektorat memiliki peran penting dalam pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Oleh karena itu, digitalisasi pengelolaan dokumen melalui SiDewa dinilai akan memperkuat kinerja lembaga.

Adapun tujuan utama SiDewa adalah mengembangkan platform pengarsipan digital yang terstandar, meningkatkan aksesibilitas dan keamanan dokumen, serta menyediakan pelatihan bagi pengguna untuk memaksimalkan pemanfaatan sistem.
Implementasi aplikasi ini dirancang dalam tiga fase. Pada jangka pendek, fokus diberikan pada pengembangan awal dan pelatihan pengguna. Fase jangka menengah diarahkan pada penguatan fitur dan evaluasi, sedangkan jangka panjang difokuskan pada implementasi penuh disertai regulasi internal.

“Dengan adanya SiDewa, Inspektorat Sergai akan bertransformasi menjadi lembaga yang lebih responsif dan efektif dalam melaksanakan fungsi pengawasan. Program ini juga mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance,” kata Dimas.
Melalui aplikasi ini, dirinya berharap dapat mengurangi ketergantungan pada dokumen fisik, meningkatkan akurasi dan transparansi data
“Kami juga berharap, sistem ini nantinya dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan arsip digital,” tandasnya.
