KORPRI Dituntut Kedepankan Peran Sebagai Abdi Negara, Abdi Masyarakat dan Abdi Pemerintah

Sei Rampah,Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) adalah salah satu upaya peningkatan jati diri kita sebagai warga KORPRI. Posisi KORPRI yang kedudukan dan kegiatannya tidak terlepas dari kedinasan harus senantiasa bergerak bersama komponen masyarakat lainnya dan untuk secara konsisten memperjuangkan cita-cita bangsa. Oleh karena itu seluruh aparatur pemerintah daerah sebagai anggota KORPRI dituntut untuk mengedepankan tiga peran utamanya yaitu sebagai abdi negara, abdi masyarakat dan abdi pemerintah.

Demikian disampaikan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman pada Upacara HKN Tahun 2019 di Halaman Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Senin (18/3).

Lebih lanjut disampaikan Bupati bahwa momen HKN jangan hanya dijadikan rutinitas belaka, akan tetapi dapat memberikan motivasi karena kita selaku abdi negara harus senantiasa berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan semangat untuk bekerja mengabdi lebih baik lagi sehingga dapat memberikan kesungguhan dan rasa tanggungjawab yang tinggi serta berkesinambungan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Sergai.

Sebagai abdi negara kita hendaknya selalu bersyukur, karena masih banyak orang-orang di luar yang menginginkan menjadi ASN. Oleh karena itu dalam badan kita terdapat tiga hal yang patut disyukuri yaitu pertama, anugerah akal untuk berfikir, kedua badan untuk melakukan aktivitas dan roh yang mengharuskan kita berbuat amal jariah, katanya.

Terkait dengan pelayanan kepada masyarakat, salah satunya adalah meningkatkan pelayanan kualitas air minum. Pemkab Sergai telah berupaya meningkatkan akses air minum dengan sistem pengembangan pipa distribusi Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Sei Rampah, Pembangunan Penyediaan Air MInum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) dan SPAM lainnya sehingga dari target 5.250 sambungan rumah sampai tahun 2021 sudah terealisasi 4.111 sambungan rumah hingga tahun anggaran 2018 atau 78%.

Sedangkan untuk akses sanitasi lanjutnya, Pemkab Sergai telah berupaya meningkatkan akses sanitasi dengan membangun prasarana dan sarana sanitasi di 24 lokasi pada 5 kecamatan se-Sergai pada tahun anggaran 2018 sehingga terealisasi 75,74% rumah tangga bersanitasi.

Bupati menambahkan, untuk percepatan terwujudnya 100% akses air minum, 0% daerah kumuh dan 100% akses sanitasi perlu perencanaan yang terintegrasi antara RPJMDes dengan RPJMD. Dengan demikian diharapkan OPD terkait agar memberikan perhatiannya dan kontribusinya sebagaimana target RPJMN tahun 2014-2019 dan target RPJMD Kabupaten Sergai tahun 2016-2021.

Mengakhiri sambutannya Bupati Soekirman meminta kepada seluruh jajarannya agar lebih pro aktif mendengarkan aspirasi masyarakat. Air minum, tata ruang dan penerangan tidak dapat dikerjakan sendiri dan perlu kerjasama, koordinasi serta cascading antar OPD agar dapat mengerjakan yang terbaik untuk masyarakat, pungkas Bupati.

Hadir juga dalam upacara Sekdakab Drs Hadi Winarno, MM, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD dan Camat serta ASN se-Sergai. Disela-sela upacara diberika tali asih kepada ASN yang memasuki masa pension. Mc/Sergai/Nurul

393 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *