Pemkab Sergai Gelar Shalat Tasbih  

Sei Rampah, Dipenghujung Ramadhan 1440 H / 2019 M, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menggelar shalat tasbih berjamaah bertempat di Lapangan Apel Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Rabu (29/5/2019). Hadir dalam kegiatan Bupati Sergai Ir H Soekirman, Ketua TP PKK Ny Hj Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya, Ketua DWP Ny Hj Khairani Hadi Winarno, MM, para Kepala OPD, Ustadz Samin Pane, Ustadz Ghajali Saragih, para ASN Pemkab Sergai.

Usai melaksanakan shalat tasbih, Bupati Sergai Ir H Soekirman menyampaikan bahwa kalimat tasbih keluar bukan hanya dari manusia, akan tetapi pohon pun turut bertasbih. Islam merupakan agama yang Rahmatan Lil Alamin, oleh karenanya Bupati mengajak umat Islam untuk mengamalkan sholat tasbih, minimal seumur hidup sekali. Bupati juga memohon doa kepada seluruh jamaah yang hadir, sebab dalam waktu dekat ini  akan berangkat haji bersama jemaah haji asal Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat dengan menjadi Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

Keberangkatan haji tahun ini, saya berangkat sendiri tanpa istri maupun anak yang mendampingi, saya kira berangkat haji sendiri merupakan latihan atau pembelajaran dalam menghadapi kehidupan kelak di akhirat, sebab setiap manusia yang telah menghadap TuhanNya pasti sendirian, ujarnya.

“ Secinta apa pun kita dengan dunia ini, dengan anak istri maupun keluarga, semua akan ditinggalkan, karena urusan mati merupakan urusan Allah,” tandas Bupati.

Dalam kesempatan yang sama Ketua TP PKK Ny Hj Marliah Soekirman mengatakan bahwa pelaksanaan sholat tasbih berjamaah ini dilaksanakan setiap tahunnya, namun pada tahun ini dilaksanakan agak berbeda sebab dilaksanakan bersama para ASN laki-laki. Hj Marliah dalam kesempatan kali ini mengajak para jamaah yang hadir untuk mengikuti sholat tasbih berjamaah ini dengan khusuk, ujarnya.

Mengambil hikmah dari pelaksanaan shalat tasbih tersebut diisi dengan siraman rohani dari Ustadz Ghajali Saragih mengemukakan bahwa di dunia ini yang singkat adalah waktu, seperti halnya Menteri agama baru saja mengumumkan 1 Ramadhan tak terasa pula kini kita telah menginjak 24 Ramadhan, oleh karena itu yang dekat dengan kita adalah kematian, setiap manusia pasti akan menghadapi kematian.

“ Jika sudah datang bulan Ramadhan maka makhluk hidup di dunia pasti akan mendoakan manusia yang tengah beribadah di bulan suci ini. Allah maha kaya, jika kita dititipkan kekayaan oleh Allah maka kita jangan lupa dengan  sesama manusia,” paparnya. MC Sergai/vivi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *