Tabligh Akbar Ceramah Kebangsaan di Sergai

Ustadz Maulana : Senantiasa Berbaik Sangka dan Selalu bersyukur Atas Nikmat Allah

Dolok Masihul,

Dalam rangkaian acara Dialog Kebangsaan untuk memberikan pemahaman nilai Pancasila dan Kebhinekaan, Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) yang menggandeng Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menggelar acara Pertunjukan Rakyat dan Tabligh Akbar Ceramah Kebangsaan di Lapangan Stadion Erry-Soekirman Kecamatan Dolok Masihul, Selasa (24/9/2019) sore.

Ceramah Kebangsaan dengan tema “ Memperkokoh Ukhuwah, Wathoniyah Sebagai Upaya Menjaga Persatuan NKRI “ diisi oleh Penceramah Kondang dari Ibu Kota, Ustadz Maulana dengan dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kacamatan dan Desa serta ratusan masyarakat Kecamatan Dolok Masihul.

Dalam  ceramahnya Ustadz yang terkenal dengan jargonnya, “ jamaah oh jamaah “ ini mengemukakan bahwa dalam kehidupan, Allah tidak butuh di sembah tapi kita yang butuh menyembah Allah. Bulan Muharam adalah bulan yang diharamkan berbuat dzolim, diharamkan berperang, diharamkan berbuat dosa, karena semua perbuatan dibulan Muharram Allah lipat gandakan pahala, begitupun dengan  berbuat dosa yang dilipat gandakan.

“ Banyak-banyaklah berzikir di bulan Muharram. Razab, Zulkaidah, Zulhijah dan Muharram adalah bulannya Allah, kita harus banyak memperbaiki diri karena Allah tidak medzolimi kita. Oleh karenanya, tinggal bagaimana kita berbuat kebaikan. Kita berada dalam Negara Bhineka Tunggal Ika, kita semua bersaudara, mari kita tingkatkan silaturahmi sesama umat,” katanya.

Sebagai hamba Allah SWT, marikah kita berkata dengan yang baik-baik, karena setiap ucapan adalah doa, maka senantiasalah berbaik sangka akan kehidupan dan selalu bersyukur atas nikmat Allah, katanya.

Mengakhiri tausiyahnya Ustadz Maulana berpesan terdapat tiga momen dalam Islam yang tidak boleh kita lupakan yaitu momen Hijriyah, Muharram, Maulid lahirnya Nabi Muhammad SAW, Israk Mi’raj, karena itu semua sebagai pondasi agama kita, tutupnya. MC Sergai/vivi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *