Jelang Penerapan Wacana “New Normal”, Pemkab Sergai Gelar Rapat Persiapan

Sei Rampah,

Kebijakan “New Normal” atau Normal Baru yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat sebagai langkah terbaru nasional menghadapi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), direspons segera oleh Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) dengan menyelenggarakan rapat “Persiapan Wacana New Normal”, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretaris Kabupaten Daerah (Sekdakab) Sergai, Jumat (29/05/2020).

Dalam sambutannya saat membuka rapat, Bupati Sergai Ir. H. Soekirman melalui Sekdakab Sergai H.M. Faisal Hasrimy, AP, MAP, menyampaikan jika Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat harus mempersiapkan segala mekanisme dan sarana secara matang agar dalam penerapan kondisi new normal segalanya berjalan tanpa kendala.

“ Wacana new normal akan menyasar hampir seluruh aspek. Untuk bidang pemerintahan dan pelayanan publik, seluruh OPD, Kantor Camat, Rumah Sakit, Puskesmas dan fasilitas pelayanan umum lainnya, seyogyanya menyediakan alat deteksi dan proteksi dini seperti misalnya thermo gun untuk mengukur suhu tubuh warga serta kewajiban secara ketat menjalankan protokol kesehatan,” sebut Faisal Hasrimy.

Tak hanya pelayanan publik, Sekdakab juga menyinggung persiapan sektor pendidikan untuk kembali melaksanakan proses kegiatan belajar-mengajar di ruang kelas. “ Mengingat jika anak-anak kita akan kembali berkegiatan di sekolah, perlu dibuat mekanisme yang secara jelas mengatur tahapan dan prosedur keamanan yang harus dilakukan dalam menjamin kesehatan peserta didik. Hal ini penting untuk mengurangi kekhawatiran orang tua siswa karena anak-anak kembali beraktivitas di ruang terbuka,” katanya.

Selain itu Sekdakab juga menyebut pentingnya pemulihan bidang pariwisata pasca diterapkannya situasi “normal baru”. “Kita dorong agar seluruh stakeholder giat mensosialisasikan aturan yang berlaku dalam situasi normal baru dibidang pariwisata. Kita juga harus segera mengonsep Standar Operational Procedure (SOP) baru yang mengakomodasi pelaksanaan kegiatan pariwisata sekaligus menjamin keamanan dan kenyamanan, utamanya dari segi kesehatan seluruh pihak terkait, baik penyedia wisata maupun pengunjung,” lanjutnya lagi.

Perihal penerapan kondisi new normal di desa, Faisal memita agar pihak berwenang di masing-masing desa memaksimalkan sarana yang tersedia dalam proses diseminasi informasi perihal aktivitas masyarakat dimasa pandemi yang belum berakhir. “Kita manfaatkan semua fasilitas publikasi yang ada, misalnya lewat pengeras suara, untuk menginformasikan penerapan protokol kesehatan utama, yaitu dengan menjaga kebersihan diri, menjalankan physical distancing, penggunaan masker, membatasi kegiatan di keramaian dan lain sebagainya.”

Terkhusus kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Sekdakab Faisal Hasrimy berharap agar dapat menjalankan fungsi utamanya dalam pendistribusian informasi melalui berbagai saluran atau media yang tersedia, mulai dari cetak, elektronik maupun berbasis web. “Kita bisa maksimalkan berbagai media yang ada, termasuk lembaga penyiaran radio Sergai FM yang dapat menjadi corong informasi efektif tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Dalam rapat yang turut dihadiri oleh Para Asisten dan Staf Ahli Bupati ini, jajaran Kepala OPD juga melaporkan tahapan-tahapan penerapan wacana new normal yang akan dilakukan terkait sektor yang ditanggungjawabi oleh masing-masing OPD.(Mc/Sergai/Nurul/Ardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *