Tahap Pertama, 5.813 Petani Sergai  Miliki ” Kartu Tani “

Sei Rampah,
Sebagai bentuk kepedulian dalam mensejahterakan kehidupan para petani, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menyerahkan Kartu Tani bagi para Petani bertempat di Aula Dinas Pertanian di Sei Rampah, Selasa (2/6/2020).
Hadir dalam kegiatan, Bupati Sergai Ir H Soekirman, Kadis Pertanian Radianto Panjis, SP, MMA, PPL, Gapoktan, Poktan, Petani Penerima Kartu Tani, Pimpinan BNI Cabang Tebing Tinggi Maralun Sitompul, SE, dan para Penyuluh Pertanian Sergai.
Saat ini kita memasuki suasana ” new normal ” (normal baru)  yang mengatur kehidupan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan seperti biasa namun dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Corona Virus Disease (Covid-19), kata Bupati Soekirman mengawali sambutannya disela-sela penyerahan Kartu Tani bagi Para Petani Sergai.
Bupati juga memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada PT. Bank BNI dengan Kartu Tani dan e-Warung sebagai sebuah terobosan ekonomi yang sangat baik sejalan dengan visi Kabupaten Sergai yang Unggul, Inovatif dan Berkelanjutan.
” Kartu Tani dalam bentuk ATM ini termasuk uang elektronik atau e-money, yang dalam hal ini dapat menghindarkan kita dari peredaran uang fisik yang rentan dapat membawa virus Covid-19,” ujarnya
Ditambahkan oleh Soekirman, untuk mendukung pembangunan daerah, Kabuaten Sergai memiliki slogan Pataya (Pangan, Pariwisata, dan Budaya). Kenapa pangan, sebab dalam suasana pandemi seperti ini, makanan sebagai sumber kehidupan yang tidak boleh berhenti seperti adanya stok pangan bagi manusia.
Kemudian Pariwisata, yang sangat penting bagi pemasukan daerah. Hal ini sejalan dengan dekatnya jarak tempuh antara Medan-Sergai melalui jalan tol tentu akan memberikan kemudahan bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke objek wisata di Tanah Bertuah Negeri Beradat.
Selanjutnya budaya, merupakan budaya tani yang tidak dapat kita lepaskan dari kehidupan manusia yang membutuhkan sumber bahan pangan melalui pertanian antara lain budaya pangan organik.
Bupati juga berpesan kepada para petani, bahwa untuk mencapai hasil  pertanian yang baik, maka jangan dilupakan tiga komponen yaitu Kebijakan, Kelembagaan dan Kebersamaan.
Kebijakan negara seperti melalui Kostra Tani mengatur sistem komando yang sejalan dengan Kelembagaannya hingga ada sampai di tingkat desa serta menciptakan kebersamaan melalui Kostratani tersebut. Dengan masih baiknya sisi pertanian, pariwisata dan budaya, kita optimis Indonesia tetap survive meski ditengah Pandemi Covid-19 yang sedang melanda seluruh bangsa didunia, jelas Bupati.
Diakhir sambutannya, Bupati menyinggung bahwa tahun ini merupakan tahun politik. Bahwa sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, diatur bagi ASN dan pejabat negara untuk tidak terlibat dalam politik praktik.
Namun, tambahnya, ada politik yang harus kita masuki sebagai masyarakat petani dan penyuluh yaitu Politik Pertanian. Dalam Politik Pertanian terdiri dari beberapa unsur yang pertama, kita harus berfikir untuk surplus, bahwa pekerjaan bertani adalah untuk mencapai hasil yang lebih banyak dari sebelumnya. Yang kedua adalah Swasembada, dan yang ketiga adalah sejahtera. ” Untuk apa surplus dan swasembada jika tidak sejahtera. Jadi politik pertanian itu bertujuan menciptakan petani yang sejahtera, penyuluh sejahtera dan pemerintah yang sejahtera,” yakin Bupati Soekirman.
Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Bank BNI Cabang Tebing Tinggi, Maralun Sitompul, SE mengemukakan bahwa penyaluran Kartu Tani oleh Kementerian Pertanian dipercayakan kepada PT Bank BNI (Persero) untuk 5.813 petani di Sergai pada tahap pertama tahun ini.
Selanjutnya bagi para penerima kartu tani dalam bentuk ATM ini dapat menggunakannya untuk belanja pupuk, pestisida dan lainnya sesuai ketentuan di e-Warung bekerjasama dengan BNI yang ada di desa-desa. Keuntungan dari pemegang kartu tani ini adalah adanya subsidi sampai ke masyarakat petani, jelas Maralun.
Dalam kesempatan yang sama, Kadis Pertanian Radianto Panjis, SP, MMA melaporkan, kartu tani yang diserahkan pada tahap pertama ini berjumlah 5.813 kartu yang dialokasikan untuk 11 kecamatan yaitu Kecamatan Sei Rampah, Pegajahan, Tebing Tinggi, Tebing Syahbandar, Perbaungan, Tanjung Beringin, Bintang Bayu, Sei Bamban, Teluk Mengkudu, Dolok Masihul dan Pantai Cermin. Selanjutnya untuk 6 Kecamatan lagi akan menyusul pada penyerahan kartu Tani tahap kedua.
” Kartu Tani ini memiliki beragam manfaat antara lain dapat digunakan untuk membeli pupuk bersubsidi, menjual hasil panen tanpa perantara, kemudahan mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR), kemudahan mendapatkan bantuan sosial dan bantuan bersubsidi, serta dapat digunakan sebagai tabungan,” ujar Radianto.(MC/Sergai/Nurul/Rini)
432 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *