Pemkab Sergai Gelar Rapat Persiapan Peresmian Kampung Banjar

Sei Rampah,

Dalam rangka mendukung pelestarian budaya sekaligus meningkatkan sektor pariwisata di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Pemkab Sergai menyelenggarakan rapat persiapan Peresmian Kampung Budaya Banjar bertempat di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sergai, Selasa (21/07/2020).

Dalam sambutannya, Bupati Sergai Ir. H. Soekirman yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Hj. Nina Deliana Hutabarat, S.Sos, M.Si berharap agar Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga (Parbudpora) Sergai sebagai leading sector benar-benar mempersiapkan hajatan ini dengan maksimal.

“ Rencananya Kampung Banjar akan diresmikan pada tanggal 6 Agustus 2020, di Desa Lubuk Cemara, Kecamatan Perbaungan. Kita ingin agar peresmian nanti dapat berjalan dengan baik dan sukses. Semoga dengan adanya Kampung Banjar di Sergai ini, kerinduan masyarakat Banjar yang tinggal di Sergai bahkan di Sumatera Utara dan wilayah sekitarnya dapat terobati walau berjauhan dari kampung halaman,” ucap Nina.

Nina melanjutkan, dapat dilakukan beberapa hal yang bisa mendukung hal tersebut misalnya dengan menampilkan ornamen-ornamen khas Banjar yang menampilkan keunikan budaya Banjar. “Bisa dibuat dan dipajang hiasan-hiasan atau plang yang berisi imbauan dan pesan-pesan positif kemasyarakatan yang bertuliskan bahasa Banjar. Rencananya juga akan diadakan pameran UKM dan home industry yang menampilkan dan menjajakan produk olahan khas Banjar, terutama kuliner. Selain itu sektor pertanian juga menjadi bidang yang dapat menghasilkan daya tarik bagi wisatawan karena Banjar sendiri memiliki cara perayaan panen yang unik,” katanya.

Dalam rapat ini Nina Deliana juga meminta agar seluruh OPD yang terlibat ikut serta aktif dan berkoordinasi antar lini sesuai fungsi dan tugasnya masing-masing.

Sementara itu Kepala Dinas Poraparbud  Drs Sudarno S. Sos menyampaikan jika persemian Kampung Banjar ini merupakan bentuk penghormatan yang tinggi terhadap budaya Banjar sekaligus komitmen untuk menjaga kelestarian budaya yang hidup dan bertumbuh di Sergai lewat sektor pariwisata.

“Kita optimis budaya dapat terjaga eksistensinya dengan menciptakan konsep kampung berbasis budaya. Saat ini sudah ada dua kampung budaya di Kabutan Sergai yaitu Kampung Melayu dan Kampung Jawa. Untuk kedepannya direncanakan akan dibuat juga program kampung yang sama untuk budaya Bali dan Batak,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini masing-masing perwakilan OPD yang terlibat dalam kegiatan nanti menyampaikan rencana kerja yang akan dilaksankan dan seluruhnya mengaku siap bekerja maksimal demi menyukseskan peresmian kampung budaya ketiga tersebut.

Hadir pula dalam kegiatan ini Kadis Kelautan dan Perikanan Sri Wahyuni Pancasilawati, SP, M.Si, Kadis Pertanian Radianto SP, M.MA, Camat Perbaungan Drs. Benny Saragih, MM, serta perwakilan OPD dan Desa Lubuk Cemara.(Mc/Sergai/Nurul/Ardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *