Monev di Kecamatan Teluk Mengkudu, Bupati Ajak Masyarakat Kembangkan Potensi Desa

Teluk Mengkudu, 

Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) kembali melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Pembangunan Desa di Kecamatan Teluk Mengkudu, Kamis (6/8/2020), yang dimulai dari Kantor Camat Teluk Mengkudu, Desa Matapao, Desa Pasar Baru, Pematang Guntung, Sialang Buah, Pekan Sialang Buah dan Desa Sentang.

Hadir dalam pelaksanaan monev, Bupati Sergai Ir H Soekirman, Asisten, Kepala OPD, Camat Teluk Mengkudu Romian Parulian Siagian, S.STP, M.Si, Kepala Desa dan Kepala Dusun se-Kecamatan Teluk Mengkudu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, serta masyarakat.

 ” Sudah sejak dari kemarin saya bersama Wabup melaksanakan tugas utama yaitu Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan yang merupakan kapasitas dalam menjalankan tugas pemerintah daerah, dengan tujuan selain melihat sejauh mana pembangunan yang bersumber dari ADD/DD dilaksanakan dan bermanfaat kepada masyarakat, juga mengingatkan kepada Kepala Desa untuk melaksanakan kewajiban sebagai wajib pajak,” kata Bupati Sergai Ir H Soekirman mengawali sambutannya.

Bupati melanjutkan, terkait dengan pajak, jika ada tunggakan agar segera diselesaikan. Sebab, pajak selain menjadi sumber pendanaan bagi pembangunan desa, permasalahan pajak akan dapat menjadi masalah hukum bagi desa jika diselewengkan.

” Karena kami tidak ingin ada Kepala Desa di Kabupaten Sergai yang bermasalah dengan hukum karena penggelapan pajak. Pembangunan fisik yang kita tinjau hari ini meliputi irigasi, jalan desa, rabat beton, drainase, sarana kamar mandi desa, bedah rumah, serta infrastruktur lainnya yang berguna bagi masyarakat,” jelas Bupati secara rinci.

Tak lupa Bupati juga mengapresiasi kepada desa-desa yang telah dikunjungi hari ini, yang ditandai dengan lancarnya pembangunan fisik serta pemberdayaan kemasyarakatan di desa-desa tersebut sehingga kegiatan ini akan menjadi role model adanya Kepala Daerah melaksanakan monev pembangunan desa secara langsung dengan dibonceng oleh Kepala Desa serta melihat langsung pembangunan yang telah dilaksanakan, agar kedepannya program infrastruktur di desa semakin diperhatikan serta administrasi yang tertib dan akuntabel, papar Bupati.

Diceritakan oleh Bupati, bahwa kunjungan di 3 (tiga) kecamatan terdahulu, terdapat beberapa contoh sukses seperti pemanfaatan bangunan KUD yang mangkrak disulap menjadi usaha desa dengan nama DesMart atau Desa Mart seperti di Kecamatan Pegajahan. Dari hasil usaha tersebut, lanjut Bupati, masyarakat sangat terbantu selain memudahkan untuk berbelanja bahan kebutuhan sehari-hari, juga menambah PAD bagi desa.

” Saya tidak menyangka bahwa kegiatan ekonomi masyarakat desa berjalan dengan memanfaatkan bangunan yang mangkrak berpuluh tahun lamanya dan saat ini terus berkembang,” ungkapnya penuh takjub.

Selanjutnya Bupati mengutarakan apresiasi atas semakin banyaknya perubahan dan pembangunan desa-desa yang ada di Kecamatan Teluk Mengkudu ini. Beberapa tahun yang lalu belum sepesat ini pembangunan infrastrukturnya, saat ini saya melihat sendiri sepanjang jalan menuju Sialang Buah sudah rapi dan bersih.oleh karenanya, Bupati menyarankan agar kedepannya desa-desa memiliki BUMDes serta mengelola objek wisata dengan profesional, ramah, bersih, nyaman dan tidak ada pungli sehingga nantinya dapat menarik wisatawan yang datang guna menambah pemasukan bagi desa.

” Saya berkeyakinan dengan otonomi desa ini seluruh wilayah pedesaan dengan segala potensinya akan dapat lebih maju lagi dari saat ini. Sekarang hanya tinggal kita tingkatkan SDM serta memunculkan inovasi-inovasi baru yang efektif dan dikelola secara profesional untuk mengembangkan potensi desa guna mewujudkan desa-desa yang makmur serta sejahtera masyarakatnya,” katanya.

Bupati Soekirman juga berharap kelak jika kami diundang datang, desa-desa ini telah lebih maju dan lebih inovatif lagi dari saat ini.

Tak lupa juga Bupati menginformasikan kepada masyarakat bahwa mulai hari ini RSUD Sultan Sulaiman ditutup selama 14 hari berdasarkan rapat bersama Forkopimda karena telah semakin meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di lingkungan RS tersebut. Hal ini untuk menghindari terbentuknya klaster baru Covid-19 di wilayah ini.

Terkait semakin meningkatnya kasus positif Covid-19, diminta kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan dari pemerintah dengan melaksanakan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini. Selanjutnya agar disetiap desa digalakkan kembali program Siskamling, selain untuk menjaga keamanan, juga untuk memperketat pengawasan orang keluar masuk dari luar desa dan luar daerah karena kebanyakan kasus positif Covid-19 adalah berasal dari luar daerah.

Sehubungan dalam menjalani adaptasi kebiasaan baru ini, Bupati menyebut, agar jangan diartikan bahwa kita sudah bebas beraktivitas, karena pengartiannya adalah kegiatan perekonomian berjalan normal, namun masyarakat harus tetap menjaga kesehatan dan mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19. ”  Ini masalah kita semua, jangan saling menyalahkan dan mari terus saling mengingatkan betapa berbahayanya pandemi Covid-19 ini serta berdoa kekhawatiran ini segera berakhir,” tandas Bupati Soekirman.

Dikesempatan yang sama, para Kades yang terdiri dari Kades Sialang Buah, Syahrial, Kades Pematang Guntung, Juni, Kades Pekan Sialang Buah, Merly Sihombing dan Kades Matapao, Saman, menyampaikan apresiasi serta berterima kasih kepada Bupati dan jajaran yang telah mengingatkan akan kewajiban pajak dari pembangunan desa yang telah kami laksanakan untuk tahun 2019 lalu.

” Segala masukan-masukan akan segera kami respon dan tindaklanjuti demi Keberlanjutan pembangunan yang dimulai dari desa agar masyarakat semakin sejahtera. Selain itu dengan adanya kunjungan Bupati hari ini membuat kami termotivasi untuk menjalankan kewajiban membayar pajak agar terhindar dari kasus hukum karena penggelapan pajak,” ujarnya secara bersamaan.

Terkait semakin meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19, kami akan terus mengimbau masyarakat untuk tetap menaati protokol kesehatan serta menggalakkan Pos Kamling dan memperketat keluar masuknya orang dari luar guna memperkecil potensi penyebaran virus Covid-19 di desa kami, ungkap para Kades mengakhiri. (MC/Sergai/Rini/Ardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *