Bupati Sergai Monev Pembangunan Desa Sekaligus Promosi Pariwisata TPO Asia Pasifik

” Saya sangat mengapresiasi dan memuji kepada desa-desa yang hari ini dikunjungi khususnya desa yang ada di Kecamatan Serbajadi,  karena mayoritas desa telah menyelesaikan kewajiban tunggakan pajak PPh dan PPN Pembangunan Infrastruktur yang bersumber dari ADD/DD Tahun Anggaran 2019.

Pujian tersebut, disampaikan oleh Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman saat melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Pembangunan Desa di Kecamatan Serbajadi, Selasa (25/8/2020).
Monev pembangunan desa dimulai dari Desa Pulau Gambar, Desa Pulau Tagor, Desa Tambak Cekur, Desa Serbajadi, Desa Manggis, Desa Kelapa Bajohom dan Desa Kuala Bali.
Hadir juga dalam acara, Asisten, Kepala OPD, Camat Serbajadi M. Kahar Effendi, Kepala Desa, Perangkat Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, mahasiswa PPL, serta masyarakat desa di Kecamatan Serbajadi.
Lebih lanjut disampaikan Bupati bahwa kunjungan yang dilakulan hari ini bukanlah untuk melakukan inspeksi, investigasi maupun pengawasan, karena kunjungan ini untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi guna memastikan fisik hasil pekerjaan serta sejauh mana bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat desa serta menyelesaikan kewajiban pajak.
”  Sebab Bupati selaku Kepala Daerah merasa ini menjadi tanggung jawab utama karena pemerintah adalah bagian dari kalian juga, jangan sampai desa merasakan sakit karena melakukan kesalahan dalam pembangunan kemudian ditutupi dengan kesalahan-kesalahan yang lain. Mari kita bersama memperbaiki apa yang dirasa salah dan tidak sesuai prosedur, juga kewajiban pajak yang tertunggak agar kedepannya pembangunan dapat lebih maksimal. Saya sangat percaya para kepala desa saya ini telah melaksanakan pembangunan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku,” ungkapnya.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan kepada seluruh jajaran dan desa untuk melakukan tertib administrasi, tertib program dan tertib pertanggungjawaban. Karena tertib, terbukti Pemkab Sergai dua tahun berturut-turut mendapat predikat WTP dari BPK RI.
Bupati menambahkan, seperti yang kita tinjau hari ini di Desa Kelapa Bajohom telah dilaksanakan pekerjaan pengaspalan jalan dusun IV Desa Kelapa Bajohom sepanjang 865 m yang berasal dari Dana Insentif Daerah (DID) yang merupakan kompensasi atas Raihan WTP dari BPK RI. ” Itulah manfaat jika kita melaksanakan tertib administrasi, tertib keuangan dan tertib pertanggungjawaban. Tentu pembangunan infrastruktur jalan ini menjadi bukti kesungguhan kita yang saling mendukung program pembangunan, serta diharapkan akan menjadi penyemangat keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat,” ujar Bupati penuh semangat.
Bupati menilai bahwa masyarakat desa disini jujur, kreatif dengan banyaknya inovasi-inovasi masyarakat dan tinggal bagaimana kita mewujudkan proyeksi objek wisata desa guna menambah pendapatan bagi masyarakat desa. Apa yang sudah baik agar ditingkatkan, dan yang belum baik agar bersama kita perbaiki. Kepada perangkat desa serta masyarakat agar dapat saling mendukung program pembangunan desa dengan menggalakkan gerakan partisipatif yang melibatkan seluruh unsur masyarakat, karena pekerjaan berat akan menjadi ringan jika dikerjakan secara bersama-sama.
” Kepada para kepala desa agar jangan berkecil hati jika ada yang menghujat meski pembangunan telah dilaksanakan, yakinlah bahwa masyarakat yang merasakan dan mensyukuri pembangunan itu jauh lebih banyak daripada yang menghujat. Karena masyarakat yang maju itu dalam pembangunan itu  menerapkan “Ikut 5M” yaitu ikut menyumbangkan ide, Ikut merencanakan, ikut mengerjakan, ikut mengawasi, serta ikut menikmati. Kemudian yang paling utama agar setiap desa dapat membangkitkan potensi masing-masing seperti pertanian, perkebunan, pariwisata dan lainnya agar nantinya banyak desa di Kabupaten Sergai yang menjadi destinasi wisata unggulan bukan hanya daerah, nasional maupun internasional,” katanya.
Sembari mengikuti web seminar (Webinar) Tourism Promotion Organization (TPO) dalam kegiatan tersebut, Bupati menambahkan bahwa peserta webinar berasal dari daerah-daerah pariwisata terkenal di Indonesia serta Asia Pasifik seperti Yogyakarta, Surabaya, Bali, Korea Selatan, Malaysia, Thailand serta lainnya.
” Disini saya turut tampilkan dan tunjukkan kepada para peserta Webinar tentang keunggulan dan potensi pariwisata di Kabupaten Sergai ini.
Seperti saat kunjungan di desa Pulau Tagor tadi, saya sampaikan keunggulan pariwisata pantai, arung jeram, mangrove, desa wisata tani, serta menampilkan secara langsung dilokasi, hasil budidaya tanaman pepaya california dan buah naga yang menjadi komoditas favorit dikota besar dan Serbajadi termasuk salah satu daerah pemasok terbesar di wilayah Sumut, hal ini sangat potensial dan harus dikembangkan secara berkesinambungan.
Hal yang menjadi keunggulan kita adalah, disaat para peserta Webinar TPO hanya mempromosikan potensinya, kita disini langsung ikut berwisata sembari menampilkan potensi pariwisata tersebut yang dapat dilihat langsung melalui teknologi aplikasi zoom meeting, terang Bupati.
Diakhir sambutannya, Bupati berpesan, memasuki gelaran Pilkada serentak tahun ini, mari kita sambut gelaran pesta demokrasi ini dengan gembira tanpa ada paksaan maupun intervensi dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Hendaknya kepala desa dan perangkatnya menjadi kulkas yang mendinginkan suasana, bukan menjadi kompor yang memanaskan suasana dan dapat memecah belah kita, pungkasnya.
Dikesempatan yang sama, Kades Pulau Gambar, Mimbar dan Kades Kelapa Bajohom, Repelita Purba mengapresiasi dan kehormatan atas kunjungan kerja Bupati sebagai kepala daerah guna meninjau kondisi infrastruktur serta sejauh mana pembangunan infrastruktur tersebut bermanfaat kepada masyarakat.
” Beberapa pembangunan infrastruktur telah dilaksanakan seperti rabat beton, tembok penahan tanah, pipanisasi Pamsimas, pengadaan lampu tenaga surya, pengaspalan jalan, gedung serbaguna, serta rencana-rencana pembangunan infrastruktur lainnya yang akan direalisasikan di tahun 2021 dan selanjutnya atas bimbingan Bupati beserta jajaran semuanya kita laksanakan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku,” kata para Kades.
Tak lupa juga para Kades mengucapkan terima kasih atas diingatkannya akan kewajiban pajak yang alhamdulillah selalu kami taati. Hal demikian karena kami sadar bahwa pajak yang kami bayarkan tersebut akan kembali ke daerah dan desa untuk dijadikan sumber pelaksanaan pembangunan infrastruktur di desa kami ini juga.
” Semoga kegiatan ini terus berkesinambungan dan perhatian pemerintah kepada desa semakin terus bertambah agar kiranya desa-desa semakin maju dan sejahtera masyarakatnya,” tutup para Kades. (MC/Sergai/Nurul/Rini)
502 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *