Wabup Sergai Ikuti Rakor Percepatan Penegasan Batas Daerah Secara Virtual

Sei Rampah,

Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) Adlin Umar Yusri Tambunan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual tentang Percepatan Penegasan Batas Daerah bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di ruang rapat Wabup, Komplek Kantor Bupati Sergai Sei Rampah, Jumat (30/5/2021).

Rakor tersebut secara khusus beragenda penyerahan secara simbolis petunjuk teknis (juknis) tentang peran Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat serta percepatan penegasan batas-batas daerah.

Wabup Adlin Tambunan menjelaskan, dalam rakor yang diikuti oleh Mendagri Tito Karnavian dalam paparannya menyampaikan bahwa terkait regulasi dan reformasi birokrasi menjadi fokus pemerintah selain pengembangan infrastruktur. Hal ini agar memberi kemudahan perizinan sekaligus mempermudah pengusaha untuk berinvestasi di Indonesia.

Dikemukakan Mendagri, lanjut Wabup lagi, Kepala Daerah harus dapat mengevaluasi Peraturan Daerah (Perda) yang tidak relavan lagi sehingga akan memperlambat masuknya investasi.

” Penerapan birokrasi yang ribet tentu bukan hanya menyebabkan investor luar malas masuk ke Indonesia, akan tetapi juga mengakibatkan investor dalam negeri memilih berinvestasi di luar. Dengan demikian, kita harus mempermudah proses perizinan sehingga menjadi dorongan bagi para investor di negara kita,” ungkapnya.

Selain itu, Mendagri Tito Karnavian mengutaran bahwa Kepala Daerah seperti Gubernur harus dapat mengedepankan perannya sebagai wakil pemerintah pusat di daerah untuk mendukung mediasi penyelesaian batas-batas yang ada di daerah, kata Adlin.

“Diinstruksikan kepada Gubernur, pertama, untuk menunjuk Sekda maupun Asisten Pemerintahan menjadi pengendali penyelesaian batas daerah. Kedua, melakukan langkah strategis dalam percepatan penyelesaian batas daerah dengan membuat rencana aksi percepatan. Selanjutnya yang ketiga, mendorong Bupati/Walikota untuk segera melaksanakan penyelesaian batas daerah, terakhir melakukan penguatan personil dan dukungan anggaran dalam penanganan batas,” bebernya.

 

Lebih lanjut disampaikan Wabup bahwa pada kesempatan itu hadir pula secara virtual Plh Dirjen Bina Adwil Suhajar Diantoro dalam paparannya mengemukakan, terdapat 979 segmen batas daerah yang ditangani terbagi dalam dua yakni antar provinsi berjumlah 165 segmen dengan rincian 138 segmen selesai dan 27 segmen belum selesai. Kedua, antar kabupaten/kota berjumlah 814 segmen. Dengan rincian 530 segmen selesai dan belum selesai berjumlah 284 segmen. Sehingga total selesai berjumlah 668 segmen dan sisanya 311 segmen belum selesai.

 

Diceritakan oleh Wabup, Tim Percepatan Penegasan Batas Daerah dari pusat akan turun ke daerah guna mensosialisasikan tata kerja penegasan batas daerah tersebut, pungkasnya.

 

Hadir mendampingi Wabup Adlin Tambunan, Asisten Administrasi Pembangunan Hj Irwani Jamilah dan Kabag Pemerintahan Muhammad Wahyudhi. (MC/Sergai/Rini/Ardi/Vivi/Chan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *