Selesai Dibangun, Bupati Sergai Salat Jumat Perdana di Masjid Al-Ikhlas Desa Bingkat

Perbaungan,

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) menunaikan salat Jumat perdana Masjid Al-Ikhlas yang baru saja selesai dibangun di Dusun IX.A Desa Bingkat, Kecamatan Perbaungan, Jumat (3/9/2021).

Membuka sambutannya, Bupati Darma Wijaya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan masjid Al-Ikhlas sehingga pada hari ini umat muslim bisa mempergunakannya.

Darma Wijaya berharap, dengan dibangunnya Masjid Al-Ikhlas ini mudah-mudahan dapat menambah dan mendorong semangat masyarakat untuk meningkatkan amal ibadah.

“Mari kita pertama berupaya untuk memakmurkan masjid ini dengan cara mendirikan salat berjamaah. Selain itu aktif mengadakan pengajian Majelis Taklim dan pengajian Al-Quran dan jadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dengan berbagai aktivitas jamaah yang pantas dilakukan dimasjid seperti kegiatan pendidikan keagamaan dan kegiatan sosial lainnya,” pinta Bupati.

Darma Wijaya melanjutkan, tanpa disadari, sejarah telah mencatat bahwa semua yang hadir di tempat tersebut merupakan saksi dalam perjalanan pembangunan masjid ini dan semoga kelak hal tersebut mendapat imbalan pahala yang berlipat ganda sebagaimana yang dijanjikan Allah SWT melalui penjelasan Rasul-Nya dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda barangsiapa yang membangun masjid karena Allah kecil maupun besar niscaya Allah membangunkan bagi orang-orang tersebut sebuah gedung di surga.

“Salah satu tugas kaum muslimin dalam rangka meningkatkan syiar Islam adalah membangun dan memakmurkan masjid dengan melakukan kegiatan didalamnya, sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat At-Taubah ayat 18 yang isinya hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat menunaikan zakat dan tidak takut kepada siapapun selain Allah maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk,” ucap Bupati lagi.

Darma Wijaya kemudian menuturkan optimalisasi fungsi dan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat tidak mungkin dapat dikelola oleh satu atau sekelompok orang tetapi harus melibatkan semua komponen umat Islam yang berada di sekitarnya. Hal ini, yakinnya, agar Masjid menjadi makmur karena semua pihak merasa memilikinya.

“Dalam hal ini ada tiga pendekatan yang dapat dikembangkan dalam mengoptimalkan fungsi masjid yaitu pertama masjid harus dijadikan sebagai lembaga organisasi yang mandiri dan mempunyai daya tarik tersendiri bagi jemaahnya dalam peningkatan kesejahteraan diri keluarga dan masyarakat. Kedua, masjid harus dijadikan sebagai pusat pembinaan umat yang seyogyanya dapat menempatkan diri sebagai pengayom dan tempat berlindung jamaahnya dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan dengan komitmen menempatkan kepentingan jamaahnya di atas kepentingan individu kelompok dan kekuasaan dengan dilandasi semangat persaudaraan dan terakhir pengembangan fungsi masjid yang dapat mengakomodir berbagai kepentingan jamaahnya dalam rangka meningkatkan pelayanan pada jemaahnya sendiri,” terangnya.

Di momen yang sama Ketua Pembangunan Masjid Al-Ikhlas, Sumardi, menyampaikan apresiasi sebesar besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan masjid. Ia juga menyampaikan terima kasih atas nasihat dan masukan yang diberikan oleh Bupati Darma Wijaya dari sebelum menjadi Bupati sampai sekarang menjadi Bupati.

“Perjalanan pembangunan masjid ini pertama kali diprakarsai oleh Bapak H. Sanjuk. Beliau mewakafkan tanah yang awalnya persawahan menjadi bangunan masjid ini. Masjid ini bisa terbangun berkat swadaya dari  masyarakat yang ada di tempat kita ini. Pembangunan masjid ini juga mendapat bantuan dari Bapak Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi di tahun 2019 sebesar 100 juta rupiah,” tuturnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah  yang diwakili oleh Agus Tri Priyono selaku Staff Ahli Gubernur Sumut bidang Ekonomi dan Keuangan, menyampaikan kebersamaan yang dimiliki masyarakat menjadi modal bagi pemerintah untuk melakukan pembangunan, karena jika pembangunan tidak didukung oleh masyarakat sekitar maka tidak akan ada artinya. Kebersamaan ini, katanya, harus tetap dipupuk agar pembangunan kedepan dapat segera dituntaskan.

“Kedepan kita siap untuk membantu untuk finishing masjid ini dan akan kami masukkan ke APBD untuk anggaran di tahun 2022. Segera buat propsal dan diserahkan kepada pemerintah Provinsi Sumut agar kami dapat memberikan bantuan.  Mudah mudahan kerbersamaan yang telah terbina selama ini dapat dilanjutkan,” tandasnya.

Kegiatan ini juga berbarengan dengan penyerahan mimbar masjid dan santunan yang diberikan kepada 100 anak yatim piatu.

Hadir juga dalam acara ini Anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara, Dandim 02/04 DS, Letkol. Kav. Jackie Yudha, S.Sos, M.Han, pengurus BKM Masjid Al-Ikhlas dan jamaah lainnya. MC Sergai/Rini/Ardi/Chan/Vivi/julia

538 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *