Bupati Sergai Jenguk Warga Yang Sakit di Pengungsian Sekaligus Serahkan Bantuan

Sei Rampah,

Sebagai ungkapan kepedulian dan keprihatinanya kepada korban bencana banjir, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya bersama putranya Alwi Gibran Wijaya usai melaksanakan salat subuh kembali bergerak menyusuri wilayah banjir untuk meninjau masyarakat di pengungsian.

Bupati sengaja mengikut sertakan puteranya untuk menumbuhkan rasa peduli sosial dalam jiwa sang anak. Ia ingin agar anaknya bersikap sederhana dan dermawan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Langkah mereka kali ini mengarah ke jalan Kartini Utama Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah, Sabtu (13/11/2021) pagi.

Darma Wijaya singgah di Posko Teratai Dusun III Desa Sei Rampah. Sembako yang dibawanya langsung diserahkan pada masyarakat yang terdampak banjir.

Saat di lokasi, para pengungsi yang mayoritas kaum ibu tengah memasak makanan untuk serapan.

” Alhamdulillah…terimakasih pak Bupati, beras kami memang telah habis dan kini ada lagi stok beras yang bisa kami makan,”ungkap salah seorang pengungsi.

Setelah bantuan sembako diserahkan, ia melanjutkan perjalanan ke posko yang terletak di Dusun X Desa Firdaus atau tepatnya disebelah Rumah Dinas Bupati. Disini Bang Wiwik, sapaan akrab Darma Wijaya, kembali menyerahkan bantuan yang ada di mobilnya.

Kemudian, Bupati kembali menuju ke jalan Belidaan. Tepat di Balai Perikanan Belidaan Desa Cempedak Lobang, Ia kembali menurunkan bantuan sembako.

Di posko ini, Bupati disambut oleh anak-anak pengungsi yang sangat antusias menyambut mobil yang membawa bantuan.

Ditemani Kades Cempedak Lobang Edi Musli atau Eed, Bupati Darma Wijaya menyempatkan diri untuk melihat salah seorang pengungsi yang tengah sakit bernama Nek Maimunah.

“Assalamualaikum, nenek, sakit apa? Sudah makan nek?,” demikian Bupati menyapanya.

Dalam kondisi tersebut, sang nenek hanya menunjukan raut muka bingung. Setelah diberitahu bahwa yang datang adalah orang nomor satu di Sergai, nenek berusia 87 tahun itu langsung menyalaminya.

“Cepat sehat ya nek. Kalo ada yang sakit informasikan ke Kades. Biar kami bawa ke Rumah Sakit,”ucapnya.

Kehadiran Bupati yang langsung turun ke korban banjir untuk melihat dan memastikan kondisi masyarakatnya. Bupati berkomitmen tidak boleh ada korban banjir yang kelaparan.

“Jangan sampai ada yang kelaparan. Jika sembako habis, lapor ke Kadus atau Kades. Kita akan berupaya memenuhinya,”tutupnya. (MC/Sergai/Rini/Ardi/Chan/Vivi/Juli)

285 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *