Yuk ke Sergai Nikmati Kelapa Genjah Pandan Wangi

Seperti kita ketahui bahwa tanaman pohon kelapa adalah pohon yang dijuluki oleh masyarakat sebagai tanaman serbaguna. Tanaman kelapa adalah jenis tanaman tropis yang bisa tumbuh di berbagai tempat, baik pesisir maupun pegunungan. Hal ini karena pohon kelapa termasuk tanaman tropis, maka tanaman kelapa bisa dengan mudah ditemukan di Indonesia.

Selain memiliki banyak manfaat, pohon kelapa juga menjadi simbol dari Gerakan Praja muda karana (Pramuka) Indonesia. Tentu bukan tanpa alas an, penggunaan simbol tanaman kelapa ditujukan agar semua anggota Gerakan Pramuka bisa menjadi orang yang berguna. Wah…keren ternyata ya.

Dilansir dari katadata.co.id, tanaman kelapa secara subur tumbuh dan dibudidayakan di berbagai negara tropis basah dunia. Tetapi, 94,64 % produksinya datang dari kawasan Asia Pasifik. Indonesia menjadi tempat dengan luas perkebunan dan produksi kelapa terbesar, diikuti oleh Filipina dan India.

Pohon kelapa juga memiliki sejumlah ciri-ciri, seperti akar serabut yang kuat, batang ramping tegak dan tidak bercabang, daun berpelepah, serta sirip-sirip lidi yang menopang daun. Usia pohon kelapa cukup lama, bisa mencapai satu abad di usianya yang tertua. Namun, umur produktifnya hanya bertahan di usia 30 tahun.

Sahabah Komunitas Anak Molenial (KAMI) Kabupaten Serdang Bedagai, pada edisi artikel kali ini kami akan menyuguhkan terkait keunggulan tanaman kelapa khususnya kelapa genjah pandan wangi yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai.

Sudah bersertifikasi

Kepala genjah pandan wangi telah dikembangkan di Desa Pantai Cermin Kanan, Kecamatan Pantai Cermin dan tentunya sudah disertifikasi oleh Kementerian Pertanian. Sertifikasi itu dilakukan untuk memenuhi aturan Kementerian Pertanian, yakni Undang-undang No. 12 Tahun 1992 yang menjelaskan bahwa benih yang beredar harus berasal dari benih bina (benih yang telah dilepas oleh Menteri Pertanian).

Varietas Kelapa Genjah Pandan Wangi mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Selain cita rasanya yang khas beraroma pandan, produksi buah per pohonnya bisa sampai 200 butir per pohon. Kelapa Pandan Wangi sangat menguntungkan petani.

Mengutip pernyataan Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Medan, Agus Hartono di laman Mediaperkebunan.id menyampaikan jika produksi kelapa genjah pandan wangi ini untuk satu pohon bisa menghasilkan sampai 200 butir kelapa. Dari petani satu butir kelapa pandan wangi harganya berkisar Rp 25 ribu. Sedangkan di super market bisa sampai Rp 35 ribu/butir.

Menurutnya, jika petani digalakan dengan program pemerintah untuk menyediakan kelapa genjah dengan menanamnya sudah tentu bisa membantu dan menopang tingkat kesejahteraan petani itu sendiri. Karena nilai ekonominya yang tinggi dan cita rasanya berbeda dengan kelapa lain.

Keunggulan lain kelapa pandan wangi yaitu; dapat dipanen cepat ketika pohon berusia 2-3 tahun dengan tinggi kelapa yang tidak perlu dipanjat dan buahnya cenderung hampir menyentuh tanah.

Sementara itu untuk mendapatkan bibit kelapa genjah pandan wangi di Indonesia sudah bisa menggunakan bibit yang sudah disertifikasi oleh Kementerian Pertanian yang tersedia di Kecamatan Pantai Cermin.

Dikutip dari laman mediatani.co, Kepala Dinas Perkebunan Sumut Lies Handayani Siregar menyebut bahwa Dinas Perkebunan Sumut mengembangkan pembibitan kelapa genjah pandan wangi karena dinilai sangat menjanjikan sebab masih belum banyak dibudidayakan di berbagai daerah.

Desa Pantai Cermin Kanan yang melakukan pembibitan kelapa genjah pandan wangi ini merupakan binaan Dinas Perkebunan Sumut sejak tahun 2016.

Kelapa Pandan Wangi merupakan salah satu jenis kelapa yang eksotik dengan karakter spesifik pada buahnya. Buah kelapa ini memiliki aroma wangi dan citarasa pandan pada sabut air dan daging buahnya. Kelapa ini aslinya berasal dari Thailand yang biasa disebut ‘Aromatic Nam Hom Coconuts.

Nah bagi sobat KAMI Sergai yang ingin mencicipi nikmatnya kelapa genjah pandan wangi bisa langsung ke Pantai Cermin Kabupaten Sergai ya. Bisa juga di dapat di café maupun resto yang menyediakan. Mudah bukan? Ternyata kabupaten Sergai Tanah Bertuah Negeri Beradat memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan demi kesejahteraan masyarakatnya. (Berbagai sumber/KAMI Sergai).

9.125 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *