Mata Pao, Desa dengan Asal Muasal Nama yang Unik

Desa Mata Pao adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Pada awalnya desa ini adalah sebuah kampung bernama Mata Pao. Secara administratif, Desa Mata Pao juga merupakan pemekaran dari Desa Pematang Setrak. Nama Mata Pao sendiri punya sejarah yang unik. Nama desa ini diambil dari kisah legenda masyarakat bernama Datuk Pao yang matanya tercungkil pada saat berperang melawan musuh. Mata yang telah berpisah dari rongganya tersebut jatuh tepat di daerah yang saat ini disebut Desa Mata Pao.

Namun, seiring dengan perkembangan waktu dan zaman, nama kampung Mata Pao berubah menjadi Desa Mata Pao. Di Desa Mata Pao ini sendiri ada 5 (lima) dusun.

Kalau melihat dari sisi pemerintahan desa, sudah ada beberapa orang yang pernah menjabat sebagai kepala desa Mata Pao. Dimulai pada tahun 1952-1974. Berdirinya Desa Mata Pao pertama kalinya di Pimpin oleh Bapak M.Lias dengan masa kepemimpinan selama 22 Tahun. Beliau bisa dikatakan sebagai kepala desa yang paling lama menjabat. Setelah itu, mulai 1974-1986, setelah berahirnya masa pemerintahan M. Lias, maka pada tahun 1974 posisinya sebagai kepala desa digantikan oleh Bapak Rahman sebagai Kepala Desa dengan masa kepemimpinan 12 Tahun. Selanjutnya pada tahun 1986 dilakukan pemilihan Kades. Dalam pemilihan ini, Kholdun Batubara terpilih dan kemudian menjalani masa jabatan 3 tahun sebagai kepala desa. Selanjutnya tampuk pemerintahan pada tahun 1989-2000 dilanjutkan oleh Bapak Sulaiman dengan masa kepemimpinan 11 tahun.

Pada 2000-2001, Sulaiman digantikan oleh Tutur sebagai Kepala Desa dengan masa jabatan yang relatif singkat dibanding yang lain, yaitu hanya 1 tahun. 2001-2013 Desa Mata Pao dipimpin oleh Dasikun dengan masa kepemimpinan selama lebih kurang 12 tahun. Pada tahun 2013 terjadi pemilihan Kepala Desa, dari beberapa Calon Kepala Desa akhirnya terpilih Saman menjadi Kepala Desa sampai dengan sekarang.

Sesuai dengan data yang ada, jumlah penduduk di Desa Mata Pao terdiri dari 1.806 orang. Dari jumlah tersebut, adalah sejumlah Kepala Keluarga sebanyak 385. Kalau bicara soal komposisi jenis kelamin, jumlah laki-laki di Mata Pao ada sebanyak 896 orang, sedangkan untuk yang berjenis kelamin perempuan terdata sebanyak 910 orang.

Selanjutnya pada sektor pendidiikan, pada umumnya pendidikan adalah salah satu hal paling penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan masyarakat dan tingkat perekonomian pada khususnya. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan masyarakat yang pada gilirannya akan mendorong tumbuhnya keterampilan kewirausahaan dan lapangan kerja baru. Dengan sendirinya akan membantu program pemerintah dalam menuntaskan kemiskinan dan pengangguran. Ditinjau dari program pemerintah wajib belajar 9 Tahun, tingkat pendidikan Desa Mata Pao bisa dibilang cukup baik. Terbukti dengan jumlah tertinggi didominasi oleh penduduk tamatan SMA (Sekolah Menengah Atas).

Sumber mata pencaharian di Desa Mata Pao rata-rata adalah karyawan swasta yaitu berjumlah 223 orang dan juga petani yang berjumlah 192 orang. Ada pula yang berprofesi sebagai bidan/perawat, PNS, dan yang berprofesi sebagai TNI/Polri.

Dalam perjalanannya, Pemkab Sergai di bawah kepemimpinan Darma Wijaya dan Adlin Tambunan telah melakukan banyak pembangunan fasilitas publik. Misalnya saja yang paling terbaru adalah pembangunan saluran drainase. Dengan pembangunan ini diharapkan, dapat meminimalisir dan mencegah banjir akibat debit air yang tinggi, apalagi di musim hujan seperti saat ini. Diharapkan, pembangunan lain dapat dilaksanakan demi kemaslahatan masyarakat Desa Mata Pao.

Seorang warga Desa Mata Pao bernama Maya menuturkan bahwa di lokasi tempat tinggalnya merupakan daerah perkebunan milik PT. Socfindo. Umumnya masyarakat desa tersebut memiliki pekerjaan sebagai karyawan yang berkerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit. (Berbagai sumber / ISL).

3.344 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *