Logo menjadi salah satu unsur tak terpisahkan dalam identitas sebuah daerah. Di balik sebuah logo, tersemat banyak makna dan mungkin juga banyak harapan baik. Tak terkecuali Kabupaten Serdang Bedagai. Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat juga memiliki logo resmi yang jadi representasi daerah. Logo ini mampu membungkus identitas Sergai, yang meskipun jadi daerah yang relatif berusia muda, namun sudah mampu berdiri sejajar di hadapan daerah-daerah lain.
Kali ini, kita akan membahas rinci bagian-bagian dan makna di balik logo Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.
Padi dan Kapas.
Makna Padi dan kapas yang masing-masing berjumlah 25 butir melambangkan bahwa Kabupaten Serdang Bedagai adalah kabupaten yang ke-25 di Provinsi Sumatera Utara. Kabupaten ini resmi dimekarkan dari Kabupaten Deli Serdang sesuai dengan UU. RI Nomor 36 tahun 2003 pada 18 Desember 2003 tentang pembentukan Kabupaten Serdang Bedagai, semasa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.
Dua helai daun padi dan empat tangkai padi
Dua helai daun padi dan empat tangkai padi melambangkan bahwa Kabupaten Serdang Bedagai berdiri pada tahun 2004 tanggal 7 Januari. Sebentar lagi, Sergai akan menyambut HUT-nya yang ke-18.
Laut, sampan, dan pulau.
Laut, sampan, dan pulau melambangkan potensi kelautan dan objek-objek wisata bahari yang banyak terdapat di Serdang Bedagai. Seperti yang sudah banyak disinggung di beberapa artikel sebelumnya, Sergai kaya akan potensi wisata pantai yang bisa menjadi pilihan menarik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Pohon sawit, karet, dan cokelat
Pohon sawit, karet, dan cokelat melambangkan hasil-hasil komoditas perkebunan yang dimiliki masyarakat Serdang Bedagai. Meskipun begitu, Sergai juga dikenal sebagai lumbung padi di Sumut.
Tulisan “Serdang Bedagai”
Tulisan Serdang Bedagai melambangkan dan menunjukkan nama daerah kabupaten.
Pita putih bertuliskan “Tanah Bertuah Negeri Beradat”
Pita putih bertuliskan Tanah Bertuah Negeri Beradat melambangkan bahwa Kabupaten Serdang Bedagai merupakan kabupaten yang bertuah (beruntung), dan masyarakatnya adalah masyarakat yang beradat (berbudi pekerti yang luhur).
Roda gigi dan Pabrik
Roda gigi dan pabrik melambangkan bahwa Serdang Bedagai memiliki pabrik-pabrik dan industri modern yang dinamis. Salah satu industri besar yang beraktivitas di Sergai adalah budidaya dan pengolahan perikanan, selain tentunya industri perkebunan.
Topi tradisional melayu dan keris
Topi tradisional melayu dan keris bermakna melambangkan keanekaragaman suku, agama, budaya, dan etnis yang terdapat di Kabupaten Serdang Bedagai.
Dua tangan yang erat saling bersalaman
Dua tangan yang saling bersalaman melambangkan saling eratnya persatuan dan kesatuan serta keramahtamahan rakyat Serdang Bedagai.
Corak berwarna merah
Lambang warna merah dijadikan sebagai lambang keberanian, kebenaran, dan semangat tinggi.
Corak berwarna putih
Lambang warna putih melambangkan kesucian dan kebersihan.
Corak berwarna hijau
Lambang warna hijau melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan.
Corak berwarna kuning
Lambang warna kuning diartikan sebagai keagungan dan kemuliaan.
Corak berwarna biru
Warna biru merupakan petanda yang mengisyaratkan suasana sejuk dan indah.
Corak berwarna hitam
Lambang warna hitam melambangkan keteguhan.
Satu buah bintang dengan corak putih
Satu buah bintang dengan warna putih melambangkan Kabupaten Serdang Bedagai adalah kabupaten yang religius.
Satu buah persegi tujuhS
atu buah persegi tujuh melambangkan bahwa Kabupaten Serdang Bedagai berdiri pada tanggal tujuh.
Satu buah lingkaran di dalam segi tujuh
Segi tujuh melambangkan bulan satu (Januari) berdirinya Kabupaten Serdang Bedagai.(Dikutip dari berbagai sumber/ISL).