Lintas Negara, Satu Tujuan: Wabup Sergai Apresiasi Pengabdian Internasional di Lubuk Cemara

Perbaungan,

Pengabdian kepada masyarakat merupakan wujud nyata kontribusi intelektual dalam membangun bangsa. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) H. Adlin Tambunan saat membuka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengabdian dan Inovasi Masyarakat (LPIM) Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah, bertempat di Pasar Saranjana, Desa Lubuk Cemara, Kecamatan Perbaungan, Kamis (23/5/2025).

Wabup Adlin menyebut, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam hal pemberdayaan masyarakat melalui aktivitas berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Ia berharap, program semacam ini mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.

“Program-program pengabdian masyarakat diharapkan mampu memberi solusi efektif atas persoalan klasik yang dihadapi warga. Kehadiran mahasiswa dan dosen membuktikan bahwa komunitas intelektual turut andil nyata dalam pembangunan, khususnya di desa,” ucapnya.

Ketua LPIM UMN Al-Washliyah, Dr. Alistraja Dison Silalahi, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan kolaboratif ini adalah bentuk komitmen terhadap pembangunan masyarakat lintas negara. Beberapa aktivitas community service yang dilakukan antara lain donor darah, pembersihan masjid, santunan anak yatim, serta kunjungan ke sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pemkab Sergai. Kolaborasi internasional seperti ini memperkuat ukhuwah dan memperkaya pengalaman sosial serta budaya para peserta,” jelasnya.

Kepala Desa Lubuk Cemara, Rahmad, mengucapkan terima kasih atas kehadiran para peserta dari Malaysia dan berbagai daerah di Sumatera Utara. Ia juga mengusulkan agar pasar tempat kegiatan berlangsung diresmikan dengan nama baru, yaitu *Pasar Banjar Desa Lubuk Cemara*.

“Pasar ini telah berjalan selama satu tahun dan kini menjadi pusat aktivitas budaya Banjar. Kami bersama UMN Al-Washliyah juga telah menyusun buku tentang budaya Banjar yang akan diserahkan kepada Bapak Wabup dan para tamu undangan,” ungkap Rahmad.

Sementara itu, perwakilan dari Universiti Malaysia Terengganu, Dr. Nik Nur Azizah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari masyarakat Lubuk Cemara.

“Ini pengalaman yang sangat berkesan. Kami tidak menyangka akan diterima sehangat ini. Budaya Banjar sangat menarik dan penuh nilai. Kami berharap mahasiswa Malaysia mendapatkan banyak pelajaran berharga dari sini,” katanya.

Kegiatan ini menjadi istimewa karena melibatkan 46 peserta dari Universiti Malaysia Terengganu (UMT) yang terdiri dari mahasiswa dan pensiunan dosen. Mereka bergabung bersama peserta dari berbagai lembaga di Indonesia, seperti UMN Al-Washliyah, Universitas Al Azhar Medan, Universitas Muslim Nusantara, serta Majelis Ekonomi Syariah (MES) Sumut, MES Binjai, dan MES Sergai. Kegiatan ini juga didukung oleh Pemkab Sergai, Lemkomindo, dan BPR Al-Washliyah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Amir Hamzah Prof. Dr. Tarmizi, SH, M.Hum, Rektor UMN Al-Washliyah Dr. H. Firmansyah, M.Si, Ketua MAPEL Sumut M. Danil Ginting, SE, Kadis Poraparbud Drs. Akmal, AP, M.Si, Kadis  P2KBP3A dr. Helmi Sinaga, serta Camat Perbaungan Edy Syahputra. (Media Center Sergai)

Teks/Editor : Ardi/Lenti

Reporter :Budi

Admin : Maya

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Scroll to Top