Sei Rampah,
Cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terendam banjir. Pemkab Sergai melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menegaskan telah mengambil langkah-langkah antisipatif guna meminimalisir dampak bencana yang berpotensi terus meningkat.
Pelaksana tugas (Plt) Kalak BPBD Sergai, Abdul Rahman Purba, menyampaikan bahwa Pemkab Sergai terus memprioritaskan upaya mitigasi jangka panjang.


“Kami akan terus melakukan langkah-langkah antisipatif, termasuk normalisasi saluran air sungai yang sudah kita lakukan dan perlindungan kawasan rawan bencana sebagai bagian dari upaya mitigasi jangka panjang,” katanya.
Rahman Purba menyampaikan, berdasarkan data sementara dari BPBD Sergai hingga Kamis, 27 November 2025, banjir telah berdampak pada ratusan Kepala Keluarga (KK) di delapan kecamatan.


“ Data sementara per hari ini, sekitar 17 KK terdampak di Kecamatan Sipispis. Selanjutnya di Dolok Masihul 930 KK, Tebing Syahbandar 46 KK, dan Perbaungan 9 KK, Teluk Mengkudu 132 KK, Pantai Cermin 137 KK, Tebing Tinggi 266 KK, Sei Rampah 112 KK dan total sekitar 1.664 KK terdampak banjir. Dan angka ini kemungkinan masih akan naik seiring curah hujan yang masih belum berhenti,” beber Rahman.

Ia menambahkan bahwa sebagai langkah cepat, BPBD Sergai telah mendirikan tenda pengungsian di Desa Sei Rampah, Kampung Pala, Belidaan diterowongan jalan tol Kecamatan Sei Rampah, untuk menampung warga yang membutuhkan tempat tinggal sementara.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi cuaca ekstrem, mengingat intensitas hujan diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Sebelumnya, Bupati Darma Wijaya dan Wabup Adlin Tambunan juga sempat meninjau beberapa titik lokasi banjir sebelum menghadiri giat bersama kawan-kawan jurnalis di Sei Rampah. (Media Center Sergai).
Teks/Editor : Vichan/Rini Ry
Sumber : BPBD Sergai
Admin : Julia
