Teluk Mengkudu,
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Serdang Bedagai (Sergai) terus mengintensifkan upaya pencegahan judi online di kalangan pelajar melalui program PWI Goes to School. Memasuki hari kedua pelaksanaan, sosialisasi dan edukasi bahaya judi online digelar di SMP Negeri 1 Teluk Mengkudu, Jumat (10/4/2026), setelah sebelumnya berlangsung di SMP Negeri 1 Sei Rampah.
Kegiatan yang menghadirkan Ketua PWI Sergai Sugiono, S.Sos., Sekretaris Abdul Rahman Manik, serta narasumber dari Dinas Kominfo Sergai ini disambut antusias para siswa. Mereka aktif mengikuti materi yang membahas dampak negatif judi online yang semakin mudah diakses melalui perangkat digital.

Ketua PWI Sergai, Sugiono, menegaskan bahwa judi online telah menjadi ancaman nyata bagi generasi muda karena kemudahan akses internet yang tidak selalu diimbangi dengan pengawasan.
“Judi online bukan hanya merugikan secara finansial, tetapi juga berdampak pada mental dan masa depan anak-anak kita. Karena itu, edukasi sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah mereka terjerumus,” ujar Sugiono.


Menurutnya, peran orang tua, guru, dan lingkungan sekitar sangat penting dalam mengawasi penggunaan teknologi oleh anak agar tidak disalahgunakan.
Sementara itu, narasumber dari Kominfo Sergai, Hans Siahaan, menjelaskan bahwa judi online dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari gangguan ekonomi hingga psikologis dan sosial.


“Tanpa disadari, judi online bisa membuat seseorang kecanduan, menguras keuangan, menumbuhkan sifat malas, serta menurunkan semangat belajar. Ini sangat berbahaya, terutama bagi pelajar,” jelas Hans.
Ia juga mengingatkan bahwa para pelajar merupakan bagian dari Generasi Emas 2045 yang diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif.
“Kami mengajak adik-adik semua untuk menjauhi judi online dan mengisi waktu dengan kegiatan positif yang dapat menunjang masa depan,” pesannya.


Kepala SMP Negeri 1 Teluk Mengkudu, Yunus Karim, SE, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai bahaya judi online sangat relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
“Kami sangat berterima kasih kepada PWI Sergai yang telah memberikan edukasi kepada siswa kami. Ini sangat penting agar mereka memahami risiko penyalahgunaan teknologi, khususnya judi online,” ungkap Yunus.
Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari pembinaan karakter dan peningkatan literasi digital bagi para siswa.
“Kami berharap kerja sama ini dapat terus terjalin dan menghadirkan kegiatan edukatif lainnya yang bermanfaat bagi dunia pendidikan,” tambahnya. (Media Center Sergai).
