Sergai dan Optimisme dari Lahan Pertanian yang Terus Produktif

Teluk Mengkudu,

Hamparan sawah di Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), tampak hijau membentang di bawah terik matahari pagi. Di tengah petakan sawah itu, Sugi, seorang petani lokal, sibuk memeriksa aliran air sawah yang bersumber dari irigasi. Baginya, bertani bukan sekadar pekerjaan turun-temurun, melainkan harapan yang terus tumbuh seiring meningkatnya produksi pangan di daerah tersebut.

Kabupaten Sergai hingga kini dikenal sebagai salah satu daerah swasembada beras di Sumatera Utara. Berdasarkan data yang dihimpun, produksi padi di Tanah Bertuah Negeri Beradat terus menunjukkan tren peningkatan, dari 333.129 ton pada tahun 2024 menjadi 356.508 ton pada tahun 2025. Capaian itu memperkuat posisi Sergai sebagai daerah lumbung pangan yang konsisten menopang kebutuhan beras di wilayah sekitarnya.

Sugi mengaku optimistis terhadap masa depan pertanian di Sergai. Menurutnya, kondisi lahan yang subur serta dukungan berbagai program pertanian membuat para petani semakin bersemangat untuk meningkatkan hasil panen.

“Kalau pertanian terus dijaga dan didukung, kami yakin hasil panen bisa semakin baik. Petani di Sergai masih punya semangat besar untuk bertani karena sektor ini menjadi sumber penghidupan banyak keluarga,” ujar Sugi saat ditemui di areal persawahannya, Sabtu (9/5/2026).

Ia menilai meningkatnya produksi padi beberapa tahun terakhir menjadi bukti bahwa sektor pertanian di Sergai masih memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Selain menopang ketahanan pangan, pertanian juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat desa.

Meski hanya memiliki lahan sekitar beberapa rante saja, namun ia berpendapat regenerasi petani juga perlu terus diperhatikan agar sektor pertanian tetap bertahan di tengah perkembangan zaman. Ia berharap generasi muda mulai melihat pertanian sebagai bidang yang menjanjikan.

“Pertanian bukan pekerjaan yang bisa dipandang sebelah mata. Kalau dikelola serius, hasilnya bisa membantu ekonomi keluarga dan mendukung ketahanan pangan daerah,” katanya.

Di tengah tantangan cuaca dan perubahan kondisi pertanian, para petani di Sergai tetap berupaya menjaga produktivitas sawah mereka. Dengan tren produksi yang terus meningkat, Kabupaten Sergai dinilai masih memiliki peluang besar mempertahankan predikat sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Sumatera Utara. (Media Center Sergai).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Scroll to Top