Pertumbuhan Ekonomi Sergai Peringkat Kedua di Sumut, Program MBG Jadi Salah Satu Penggerak Sektor Jasa dan Pangan

Sei Rampah,

Kinerja pembangunan ekonomi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menunjukkan lonjakan performa yang signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sergai pada Triwulan I 2026 tercatat sebesar 5,78 persen. Hal ini menunjukan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sergai menempati peringkat kedua tertinggi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Capaian ini tidak terlepas dari kuatnya sektor pertanian, perikanan, dan lainnya serta menggeliatnya sektor jasa dan perdagangan yang turut didorong oleh multiplier effect dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah. Sekitar 3.000 orang tenaga kerja telah terserap melalui program tersebut.

Pertumbuhan perekonomian Sergai tumbuh kuat ditopang oleh sektor pertanian dan jasa. Secara regional, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sergai tersebut sukses melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara yang berada di kisaran 4,98 persen, sekaligus menegaskan daya tahan serta daya saing ekonomi daerah yang semakin tangguh di tingkat provinsi.

Dari sisi lapangan usaha, lonjakan tertinggi dicatatkan oleh sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang meningkat hingga 20,07 persen, diikuti sektor Konstruksi sebesar 11,68 persen, sektor Perdagangan sebesar 9,49 persen, sektor Pertanian 4,78 persen, serta sektor Industri sebesar 0,36 persen.
Sementara itu, berdasarkan distribusi Lapangan Usaha, sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan tetap menjadi fondasi utama perekonomian daerah dengan kontribusi mencapai 45,51 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Serdang Bedagai.

Menanggapi pencapaian tersebut, Bupati Sergai H. Darma Wijaya melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sergai, Romian Parulian Siagian, S.STP, M.Si, mengungkapkan bahwa kesuksesan ekonomi daerah ini turut disokong oleh kebijakan nasional dan regional yang bersinergi langsung dengan kerakyatan, salah satunya melalui implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (29/7/2026).

Menurut Kepala Bapperida Romian Siagian menyebut bahwa program MBG terbukti memberikan dampak ganda (multiplier effect) yang signifikan terhadap perputaran roda ekonomi di tingkat lokal, khususnya bagi sektor penyediaan makanan-minuman, perdagangan, serta penyerapan hasil pertanian dan peternakan lokal.

Peningkatan kinerja konsumsi masyarakat serta sektor riil ini menurut Romian sejalan dengan realisasi program strategis nasional seperti MBG yang masif menjangkau berbagai titik layanan, sehingga langsung menggerakkan roda ekonomi kerakyatan di daerah. Lebih lanjut dijelaskannya bahwa pemberdayaan rantai pasok lokal terjadi karena bahan baku untuk program MBG banyak diserap langsung dari petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal di Sergai.

“ Kebutuhan distribusi dan pengolahan pangan secara berkesinambungan mendongkrak aktivitas sektor perdagangan dan jasa boga di berbagai kecamatan. Sinergi ini memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak hanya tampak secara angka makro, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat pelaku ekonomi bawah,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Sergai di bawah kepemimpinan Bupati H. Darma Wijaya dan Wakil Bupati H. Adlin Tambunan akan terus memastikan agar program-program strategis pemerintah pusat maupun daerah berjalan selaras. Pemkab Sergai optimistis tren positif ini dapat dipertahankan melalui penguatan sektor unggulan, peningkatan kualitas infrastruktur, dan pelibatan aktif UMKM lokal. Dengan fondasi pertanian yang kokoh yang kini semakin diperkuat oleh geliat sektor jasa, perdagangan, serta dukungan program kerakyatan seperti MBG. (Media Center Sergai).

Teks/Editor : Lenti/Rini Ry
Sumber data: BPS Sergai
Admin : Julia

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Scroll to Top