Bintang Bayu,
Prestasi membanggakan kembali datang dari Dunia Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Chairullah Alawy Purba, S.Pd., guru SD Negeri 108028 Pergajahan, Kecamatan Bintang Bayu, berhasil meraih penghargaan dalam Ajang Pengembangan Konten Interaktif Muatan Pemberdayaan dan Keterampilan Pendidikan Kesetaraan Tahun 2026.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sergai Raden Cici Sistiansyah, S.Sos, M.M melalui Kepala Bidang Pembinaan SD Hidayat Urrusyda, SE, M.Si. Ak, CA di ruang kerjanya di Dinas Pendidikan Sergai di Sei Rampah, Kamis (17/9/2026).

Ia menyampaikan bahwa Chairullah berhasil menjadi salah satu pemenang melalui Karya Konten Pembelajaran Interaktif berjudul “Menjadi Kreator Cilik”. Ajang tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus.“
Ajang pengembangan konten interaktif ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah dengan total 994 karya yang dikirimkan. Setelah melalui tahapan seleksi dan penilaian, sebanyak 135 karya dinyatakan lolos dan mendapatkan apresiasi sebesar Rp4 juta untuk setiap karya yang terpilih,” kata Usda demikian akrab disapa. Lebih lanjut Usda mengemukakan bahwa proses pelaksanaan ajang dilakukan secara daring.

Setiap karya yang masuk melalui proses seleksi yang mencakup aspek administrasi, media dan substansi, teknis, etika, hingga hak cipta. Tahapan tersebut dilakukan untuk menilai kelayakan dan kualitas karya yang diajukan peserta.
“ Pemanfaatan konten tersebut juga diarahkan untuk mendukung digitalisasi pembelajaran yang dapat digunakan bersama Papan Interaktif Digital (PID). Dengan demikian, konten yang dikembangkan tidak hanya menjadi bagian dari ajang apresiasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran digital,” ujarnya.
Terakhir, Kabid Pembinaan SD menyebut bahwa ajang ini menjadi wadah bagi peserta untuk berkontribusi dalam mengembangkan konten pembelajaran interaktif yang dapat dimanfaatkan dalam proses pendidikan.
“Melalui karya yang dihasilkan, peserta diberikan kesempatan untuk menghadirkan materi pembelajaran dalam bentuk digital yang dapat digunakan oleh peserta didik melalui platform Ruang Murid,” pungkasnya. Terpisah, Chairullah saat dikonfirmasi menyebut bahwa proses pengembangan konten interaktif dimulai dari pendaftaran ajang yang berlangsung pada 5-26 Juni 2026.
Setelah pendaftaran ditutup, panitia melanjutkan tahapan kurasi, validasi, dan penilaian terhadap karya yang telah dikirimkan. Hasil seleksi kemudian diumumkan pada 10 Juli 2026.
“Karya “Menjadi Kreator Cilik” yang saya kembangkan merupakan konten pembelajaran interaktif yang ditujukan untuk mendukung pengembangan media pembelajaran digital.
Karya ini selanjutnya juga terpilih untuk dipublikasikan melalui Ruang Murid pada platform Rumah Pendidikan sebagai salah satu media pembelajaran interaktif,” pungkasnya seraya mengaku senang bisa memenangkan ajang dari Kemendikdasmen ini. (Media Center Sergai).
