Soekirman : Seni dan Budaya Indonesia Sangat Layak Untuk Dilestarikan

MUARA TAKUS : Bupati Sergai H. Soekirman saat mengunjungi situs Candi Muara Takus di Kabupaten Kampar, Riau, pada Selasa (11/4). MCSerdangbedagai/Indan.

Kampar, MCSerdangbedagai.com

“Masa lalu walau tinggal kenangan, ada baiknya dipelajari utk merenda masa depan. Candi Muara Takus Kabupaten Kampar, Riau 11 April 2017. Bagian kejayaan Sriwijaya abad ke 7”.

Candi Muara Takus di Kabupaten Kampar, Riau sebagai salah satu karya nyata yang membuktikan unggulnya peradaban bangsa Indonesia sejak zaman lampau.

Hal ini diharapkan dapat memotivasi kita sebagai bangsa yang memiliki nilai luhur yang diaplikasikan dalam perilaku sehari-hari. Apalagi dari berbagai sumber dan informasi yang diperolehnya saat berkunjung ke Candi Muara Takus, diketahui situs ini telah ada sejak abad ke 7 Masehi. Bahkan situs ini merupakan tonggak awal nusantara.

Berbahan dasar batu bata bakar, menunjukkan ketika peradaban itu ada, bangsa Indonesia sudah mengenal pengolahan tanah merah menjadi batu bata yang digunakan sebagai material bangunan.

Meski candi berkonstruksi batu bata, ini juga ditemukan di Candi Bahal di Portibi, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara hingga Angkor Wat di Myanmar. Keunggulan dan kelebihan lainnya dari situs tersebut adalah bentuk ornamen stupa-nya adalah satu-satunya di Asia Tenggara.

Namun sayangnya, kawasan candi Muara Takus yang dulunya memiliki luas hingga seribu hektare kini tinggal sepojok saja. Bukan tidak mungkin masih banyak situs-situs lainnya yang belum ter-eksplorasi yang bisa saja semakin membuka cakrawala kejayaan peradaban bangsa Indonesia yang sangat layak untuk dilestarikan. (MCSerdangbedagai/Indan).

239 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *