Terkesan Improvisasi Guide Tour di Kampar, Potensi Wisata Sergai Berkembang Selaras dengan Tersedianya SDM Pemandu Wisata Yang Profesional

TOUR GUIDE : Pemandu Wisata (memakai hijab), sedang memberikan keterangan kepada pengunjung dari Tim Revitalisasi Budaya Lokal Kabupaten Sergai seputar Candi Muara Takus, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (12/4). MCSerdangbedagai/Indan.

Kampar, MCSerdangbedagai.com

Potensi pariwisata sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa, merupakan kelebihan yang tidak semua daerah memilikinya. Untuk suatu wilayah atau daerah yang kaya akan potensi wisata tersebut, jika tidak dikelola dengan baik maka tidak akan ada efek positifnya, baik kepada pemerintah daerah maupun masyarakat setempat.

Andai potensi wisata tersebut dikelola dengan baik, selain menambah devisa pemda, sudah pasti perekonomian masyarakat setempat akan meningkat dengan sendirinya. Salah satu faktor penting berhasilnya promosi wisata daerah termasuk tour guide (pemandu wisata).

Kaitannya dengan hal tersebut, reporter MCSerdangbedagai saat ikut serta sebagai bagian Tim Revitalisasi Budaya Lokal Kabupaten Sergai ke Kabupaten Kampar, Riau sangat merasakan peran penting dari seorang tour guide. Saat perjalan rombongan berkeliling Kampar dipandu oleh Rina, 35 tahun, pemandu wisata yang juga berprofesi sebagai jurnalis didampingi oleh Ibrahim, 40 tahun, seorang ASN dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar.

Keduanya tampak fasih dan mengerti kebudayaan yang ada didaerahnya tersebut secara detil, dengan susunan kata yang baik dan meyakinkan, ia tampak begitu menyita perhatian rombongan. Tampak SDM yang cakap dan profesional dalam mengemas potensi wisata daerahnya agar wisatawan terkesan dengan daerahnya.

Mereka membawa rombongan Tim Revitalisasi Budaya Lokal Kabupaten Sergai. Diterangkannya mulai dari rumah adat Kampar yaitu rumah Lontiok, desa-desa khas di Kampar, sungai-sungai, potensi-potensi yang ada di Serambi Mekkah-nya Propinsi Riau tersebut.

Selanjutnya rombongan diajak mengunjungi komplek Candi Muara Takus artinya Ta ku se (candi besar tua terletak di muara sungai) rombongan disambut penjaga candi yang menerangkan tentang sejarah Candi tersebut.

Diterangkan oleh Rina, bahwa bagian dari Candi Muara Takus tersebut terdiri lagi atas beberapa bagian yaitu candi tua, candi bungsu, dan candi mahligai menggambarkan kejayaan bangsa Indonesia zaman dahulu hingga sekarang.

Syamsudin Tarigan, 38 tahun, Kabid pada Dinas Pora Parbud Sergai saat berbincang dengan reporter MCSerdangbedagai terkait tersedianya SDM Tour Guide di Sergai, mengatakan bahwa promosi pariwisata agar berhasil tidak terlepas dari konsep tour guide yang tepat.

Dikatakannya saat ini Sergai memang kekurangan SDM yang dapat diandalkan sebagai tour guide. “Konsep tour guide sebenarnya telah dimunculkan sejak tahun 2014 lalu, namun tidak bertahan lama seiring dengan berbedanya konsep dengan kenyataan di lapangan, juga program pemerintah yang belum dapat direalisasikan untuk melaksanakan pelatihan-pelatihan kepada putra daerah sebagai tour guide guna mempromosikan daerahnya dengan baik sehingga menarik wisatawan sebanyak-banyaknya untuk datang ke Sergai”, ujarnya.

Untuk itu diharapkan dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah sekitar objek wisata tersebut agar memberikan perhatian atas ketersediaan tour guide di tanah yang memiliki objek wisata berlimpah ini. Bukan hanya jangka pendek seperti retribusi dan sekedar mendapatkan uang masuk dari tiket objek wisata saja yang harus diperhatikan, akan tetapi proyeksi jangka panjang untuk menyediakan paket-paket wisata yang jika dikemas menarik tentu akan memikat wisatawan untuk datang dan datang lagi ke Tanah Bertuah Negeri Beradat ini.

Bukan hanya SDM yang cakap, akan tetapi improvisasi juga diperlukan dalam hal tour guide agar lebih menarik dengan dibumbui hal-hal mistis atau lucu misalnya.

Masukan kepada kita semua bahwa jika daerah kita ingin maju, SDM terlebih dahulu hendaknya kita benahi. Banyak objek wisata yang dapat kita jual ke wisatawan. Arung jeram di Sipispis, berbagai lokasi wisata di Pantai Cermin, Kampung Bali di Pegajahan, Masjid Sulaimaniyah di Perbaungan, Pantai Wisata Mangrove, Replika Istana Sultan Serdang, Wisata Kuliner UKM

Dodol Bengkel, menantikan untuk kita eksplorasi dan kita kenalkan kepada dunia dengan konsep tour guide berkelas dunia pula, dan itu harus kita yang menjadi bagian didalamnya. (MCSerdangbedagai/Indan).

506 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *