Bupati Soekirman Apresiasi Jajaran Bank Mandiri Tawarkan Transaksi “Virtual Account”

Sei Rampah, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman menerima audensi dari jajaran PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. KCP Lubuk Pakam bertempat di ruang audensi Bupati Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Rabu (27/2). Turut mendampingi Bupati Soekirman, Asisten Ekbangsos Ir H Kaharrudin, Staf Ahli Bupati H Panisean Tambunan, S.Sos, Kaban Pengelola Keuangan dan Aset  H. Gustian, SE, MM.Ak.

Disampaikan oleh Manajer Komersial Bank Mandiri Medan, Idam Chalid Lubis bahwa Bank Mandiri memberikan penawaran kepada pemerintah daerah khususnya Pemkab Sergai berupa pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dari notaris melalui Virtual Account (VA) via Bank Mandiri. Lebih lanjut Idam mengatakan bahwa pembayaran transaksi melalui Virtual Account dianggap lebih cepat dan praktis. Pembayaran tagihan juga lebih mudah untuk setiap transaksi, karena pelanggan akan mendapatkan satu nomor ID VA sesuai dengan nominal transaksi.

Terkait dengan BPHTB, nantinya setiap Notaris yang membayar BPHTB diberikan code Virtual Account sendiri. Hal ini akan membuat pemerintah daerah lebih mudah dalam mengontrol dalam hal pembayaran yang dilakukan setiap Kantor Notaris. Selain itu juga ditawarkan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui e-Banking atau via ATM. “Kami juga tawarkan Corporate Card yang merupakan kartu kredit yang diterbitkan untuk memenuhi kebutuhan transaksi dan perjalanan bisnis/perjalanan dinas suatu lembaga maupun perusahaan dengan menyediakan kemudahan serta untuk mengontrol setiap transaksi yang dilakukan oleh pegawai. Hal ini tentu mengacu pada peraturan yang ada bahwa setiap bentuk transaksi harus menggunakan aplikasi (non tunai),” ujar Idam.

Bupati Sergai Ir H Soekirman sangat menyambut baik apa yang ditawarkan oleh Manajer Komersial Bank Mandiri Medan. Namun sebelum hal ini dilaksanakan, Bupati berharap pihak dari Bank Mandiri bersedia memberikan bimbingan teknis kepada para pegawai yang nantinya akan menangani pekerjaan ini. Disamping itu juga, lanjut Bupati bahwa saat ini kita memasuki era digital, dimana setiap pekerjan yang dilaksanakan di kantor telah dilakukan secara digital pula.Terkait dengan persoalan IT, di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini telah menerapkan sistem e-Goverment. Beberapa aplikasi telah diluncurkan guna mendukung pekerjaan serta mengikuti perkembangan zaman.

Oleh karenanya, saat ini terdapat  beberapa daerah yang telah di support oleh jaringan (wifi) seperti di halaman parkiran Kantor Bupati, parkiran DPRD, lapangan Replika Kelurahan Melati Kebun, Pasar Perbaungan dan akan disusul dengan Pasar Sei Rampah. Support wifi ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar untuk memperoleh berbagai informasi yang dibutuhkan. “Ditempatkan di pusat keramaian dan pasar supaya masyarakat khususnya para pedagang dapat dengan mudah melakukan transaksi secara online” ujarnya.

Selain menguntungkan bagi para pedagang, berjualan secara online tentu dapat meningkatkan pendapatan dan memperluas tingkat usahanya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat tersebut, ungkap Soekirman. Bupati Soekirman juga sangat mendukung pembayaran transaksi secara non tunai, sesuai dengan surat edaran Mendagri. Selain itu juga transaksi non tunai merupakan upaya dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sesuai dengan Instruksi Presiden Nomo 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan 2017 dan diperkuat dengan surat edaran Mendagri Nomor 910/1866/SJ dan 910/1867/SJ  tentang transaksi non tunai pada pemerintah daerah, pungkasnya. MC Sergai/vivi

224 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *