Masyarakat Desa Sei Bamban Gelar Jamu Ladang/Turun Sawah

Memasuki Masa Tanam Padi,
Sei Bamban, Dalam rangka turun ladang/sawah memasuki masa panen padi, masyarakat Desa Sei Bamban yang tergabung dalam Kelompok Tani Tunas Harapan menggelar acara Jamu Ladang/Turun Sawah dirangkai dengan pertunjukkan wayang kulit di Dusun VI Sei Mulyo Desa Sei Bamban Kecamatan Sei Bamban, Selasa (30/4).
Bupati Soekirman yang berkesempatan menghadiri acara tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas rezeki dan nikmat lainnya yang telah diberikan kepada kita semua. ” Semoga hasil panen nanti dapat melimpah dan Insya Allah kita semua menjadi manusia yang selalu bersyukur,” ujarnya.
Soekirman mengingatkan bahwa jika hendak turun sawah, tentu semuanya  perlu diperhatikan seperti bentuk adat budaya seorang yang bersuku Jawa yang dapat dilestarikan melalui alam.
Hal ini dikarenakan kalau alam ini dijaga maka alam nya itu akan menjaga kita, tapi kalau kita tidak perduli maka alam tidak memberikan sesuatu yang lebih untuk kita sehingga dewi sri (dewi padi) biasanya akan marah dan tidak akan menjaga kita, kata Bupati.Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pertanian Sergai yang telah memberikan bantuan benih padi sebanyak 15 ton.
Hal ini disebabkan, terdapat beberapa desa di Kecamatan Sei Bamban yang masih menggunakan benih padi sembarangan. Oleh karenanya pada momen turun sawah ini Pemkab Sergai melalui Dinas Pertanian memberikan  bantuan agar para petani tidak menggunakan benih yang tidak sehat yang beredar saat ini, imbuhnya.Acara diisi dengan pagelaran wayang kulit sebagai tradisi turun sawah.
Selain Bupati Soekirman hadir juga Kadis Pertanian Radianto Panjis, Camat Sei Bamban, Ketua Puja kesuma H. Poniman, tokoh agama, tokoh masyarakat Desa Sei Bamban dan puluhan petani yang tergabung dalam kelompok tani tunas harapan Sei Mulyo Desa Sei Bamban.(Mc/Sergai/Nurul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *