Sergai Undang Ahli Motivator Syahrul Komara

Tingkatkan Kapasitas SDM bagi ASN,

Sei Rampah, Untuk meningkatkan kapasitas SDM yang unggul dan handal dalam bekerja bagi Pejabat Administrator dan Pengawas, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) mengundang Ahli Motivator Syahrul Komara, M.Psi, M.BC Nav, M-NLP (Mindset Navigator Indonesia) untuk memberikan pencerahan kepada para peserta di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati di Sei Rampah, Senin (13/5/2019).

Acara tersebut bertajuk “Etos Power Training” turut dihadiri Sekdakab Drs Hadi Winarno, MM, Asisten Pemerintahan Umum Drs Herlan Panggabean, Kadis Pora Parbud Drs Santun Banjarnahor, M.Si serta ratusan Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemkab Sergai.

Syahrul Komara, sang ahli motivator menjelaskan bahwa terdapat 3 (tiga) ciri orang stres pertama sering sariawan, kedua sering sakit maag dan sering mengalami ngantuk saat bekerja. Oleh karenanya jika seseorang kerja tiba-tiba mengantuk, pusing dan blank maka untuk mengatasi stress tersebut, Syahrul Komara menganjurkan untuk melakukan teknik yaitu tarik semua masalah, tarik lewat syaraf hidung, tutup mata keluarkan lewat mulut dan mata melotot sekuat tenaga, ujarnya sembari mempraktekkan dan disambut tawa oleh peserta.

Ditambahkan oleh Syahrul Komara bahwa hidup ini adalah pilihan, jika kita memilih yang baik maka kebaikan akan datang pada kita, begitu juga sebaliknya. Dalam kesempatan tersebut sang motivator bertanya pada peserta, apa sebenarnya yang dicari? tentu peserta mempunyai beragam jawabannya. Namun yang pasti yang dicari dalam hidup adalah perubahan, sebuah perubahan kearah yang lebih baik dan target manusia adalah bahagia dunia akhirat.

“ Mengapa kita bekerja, karena ingin mendapatkan materi, bertanggung jawab, karena passion, value dan tentunya karena ibadah/pengabdian. Kita bekerja untuk diri kita sendiri, keluarga dan lingkungan,”  katanya.

Beberapa sikap yang dapat menciptakan energi positif diantaranya bersyukur, rendah hati, jujur, berbagi, sabar, mengabdi sepenuh hati, amal baik, penolong, optimis dan pemurah. Sedangkan hal-hal yang mengandung energi negatif adalah serakah, iri hati, jengkel, sombong, egois, pembohong, pemarah, menipu, ingkar janji, maksiat, zalim, malas, putus asa dan pelit.

Mengakhiri pemaparannya, Sayhrul Komara mengemukakan hal terpenting dalam hidup jika ingin bahagia adalah memberikan yang bisa kita berikan pada orang lain, selalu bersikap jujur dan tidak berbohong sekecil apapun serta jangan mengambil hak orang lain.

Sedangkan hakikat pelayanan yang merupakan tabungan kebaikan yaitu 4 TA harta, tahta, cinta dan kata. Hanya pribadi sukses dan mulia yang mampu menularkan perubahan dan kedasyatan kepada lingkungannya, tandasnya. Acara diisi dengan berbagai game untuk motivasi para peserta. Mc/Sergai/Nurul

346 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *