Pemkab Sergai Gelar Bursa Inovasi Desa Cluster I Tahun 2019

Bupati Soekirman: Bursa Inovasi Desa Wahana Media Belajar Guna Memperoleh Informasi dan Referensi Pembangunan Desa

Perbaungan,

Sebagai upaya dalam mendukung Program Inovasi Desa (PID), Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menggelar Bursa Inovasi Desa Cluster I (Perbaungan, Pantai Cermin, Pegajahan), Tahun 2019 bertempat di Wisma Amerta Kecamatan Perbaungan, Rabu (11/9/2019).

Hadir dalam acara, Bupati Sergai Ir H Soekirman yang diwakili Sekdakab Drs Hadi Winarno MM, Perwakilan Satker Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Provsu, Koordinator Pendamping Wilayah (KPW) Sumut Sempurna Rambe, Kadis PMD H. Ikhsan AP, M.Si diwakili Kabid UED dan PKP Syamsul Sijabat, SE, M.Si, Kepala Bappeda Ir Hj Prihatinah, Kadis Pora Parbud Sudarno, S.Sos, M.Si, Camat dari Cluster I, mewakili Kadis Pendidikan Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Perbaungan H. Jawatner Naibaho, S.Pd, Pendamping Profesional Desa P3MD Sergai, Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknik Desa (P2KTD) se-sergai, Kepala Desa, BPD dan masyarakat yang tercakup dalam Klaster I, serta para undangan.

Bupati Sergai Ir H Soekirman dalam sambutannya yang disampaikan Sekdakab Hadi Winarno, MM mengemukakan apresiasi atas pelaksanaan Bursa Inovasi Desa Cluster I pada hari ini yang bersentuhan langsung dengan program pembangunan Kabupaten Sergai. Selain itu kegiatan ini sebagai salah satu upaya mendukung PID yang dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas desa sesuai UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa guna meningkatkan produktivitas rakyat dan kemandirian ekonomi serta mempersiapkan pembangunan sumber daya yang memiliki daya saing, katanya.

Lebih lanjut disampaikan Bupati bahwa, pada Bursa Inovasi Desa ini akan terjadi penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa. Selain itu dengan kegiatan ini akan dapat menjadi wahana dan media belajar bagi masyarakat serta pemerintahan desa guna memperoleh informasi atau referensi dalam pembangunan desa.

“ Dengan kata lain Bursa Inovasi Desa ini adalah ajang “Pertukaran dan Jual-Beli” cara-cara atau solusi yang telah dinilai inovatif, terutama yang terkait dengan kegiatan pembangunan desa,” ujarnya.

Soekirman menambahkan, inovasi hendaknya tumbuh dari bawah, kemudian berhubungan langsung dengan potensi desa, serta inovasi tidak perlu besar akan tetapi langsung mengena dan tepat sasaran.

Di usia yang ke-16 tahun ini,  Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat termasuk remaja yang semakin dilirik oleh daerah lain, untuk dapat dicontoh. Hal ini disebabkan pengembangan inovasi desa dan lokal dalam rangka menumbuhkan jika kewirausahaan dengan tetap mempertahankan kearifan lokal sebagai jati diri masyarakat Sergai.

“ Dengan adanya pelaksanaan Bursa Inovasi Desa Claster I pada hari ini akan dapat memberikan motivasi dan inovasi-inovasi baru bagi desa untuk berpartisipasi dalam proses menggali dan memanfaatkan potensi yang ada,” harapnya.

Diakhir sambutannya Bupati meminta kepada seluruh aparatur yang terlibat serta seluruh kepala desa dan BPD nantinya dapat mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya secara efektif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Perbaungan, Pantai Cermin dan Pegajahan.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Pendamping Wilayah (KPW) Sempurna Rambe menyampaikan puncak dari usaha pengembangan desa adalah kegiatan Bursa Inovasi Desa seperti yang kita laksanakan hari ini.

Kabupaten Sergai merupakan kabupaten/kota yang pertama kali melakukan kegiatan ini diseluruh Sumatera Utara. Pelaksanaan kegiatan ini sangat penting sebab pada ajang ini seluruh peserta dapat berbagi ilmu dan inovasi agar dapat diadaptasi, modifikasi dan diterapkan pada wilayah desa masing-masing.

“ Mari kita manfaatkan kegiatan ini yang merupakan rangkaian Program Inovasi Desa sejak tahun 2017 lalu dengan sebaik-baiknya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan inovasi desa,” ajaknya.

Sebelumnyaaporan Panitia Pelaksana, Adnan. S mengatakan bahwa Bursa Inovasi Desa Cluster I yang mengambil tema “ Datang, Komit, Tiru dan Maju “ ini merupakan program inovasi desa yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia dengan dukungan Bank Dunia melalui restrukturisasi program sebelumnya yang difokuskan pada pendampingan desa dalam pelaksanaan Undang-undang Desa (Loan IBRD 8217 ID).

Dikatakan Adnan, bahwa sehubungan dengan pengembangan desa menjadi salah satu indikator RPJMD Kabupaten Sergai 2016-2021, oleh karenanya keberadaan PID ini mari kita manfaatkan dalam pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan SDM serta infrastruktur Desa.

Sementara untuk pelaksanaan Bursa Inovasi Desa ini, desa-desa di Kecamatan dibagi dalam 4 Cluster yaitu Cluster I (Kecamatan Perbaungan, Pantai Cermin dan Pegajahan). Cluster II (Teluk Mengkudu, Tanjung Beringin, Sei Bamban, dan Sei Rampah). Untuk Cluster III (Kecamatan Tebing Tinggi, Tebing Syahbandar, Bandar Khalipah, Dolok Merawan, dan Sipispis). Selanjutnya Cluster IV (Kecamatan Dolok Masihul, Serbajadi, Kotarih, Bintang Bayu dan Silinda) serta direncanakan akan digelar pada tahun ini juga, tutupnya.

Kegiatan diisi dengan pemutaran video inovasi desa dirangkai dengan kunjungan peserta ke ruang bursa dalam rangka sharing ilmu serta inovasi yang berada disekitar lokasi acara.(Mc/Sergai/Nurul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *