Kenaikan Iuran BPJS, Bupati Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat  

Sei Rampah,

Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Ir. H. Soekirman, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah H. M. Faisal Hasrimy AP, MAP., menghadiri Pertemuan Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan Kabupaten Sergai-BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam Tahun 2019 di Aula Dinas Kesehatan Sergai, Komplek Kantor Bupati di Sei Rampah, Selasa (26/11/2019).

Bupati dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekda menyampaikan jika pertemuan ini sangat baik artinya bagi seluruh pihak terkait untuk membangun sinergi dalam menyikapi dengan bijak isu-isu nasional maupun daerah, utamanya perihal kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

“Terkait hal tersebut di atas, saya meminta seluruh unsur pelayanan kesehatan di lingkungan Pemkab Sergai untuk semakin menguatkan komitmen pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Khusus kepada RSUD Sultan Sulaiman agar menindaklanjuti rekomendasi dari BPJS Kesehatan dengan meningkatkan inovasi baik melalui aplikasi maupun manual misalnya dalam hal penyediaan display ketersediaan kamar sebagai wujud tranparansi yang menjadi bagian Good Governance dan Clean Government,” sebut Bupati seperti yang disampaikan Sekda.

Soekirman juga meminta agar prinsip ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) diterapkan dan juga agar OPD terkait meningkatkan komunikasi guna memanfaatkan kuota PBI dari Pemerintah Pusat sejumlah 9,8 juta jiwa untuk seluruh Indonesia agar masyarakat kurang mampu di Sergai mendapatkannya.

Sementara itu Ketua DPRD Sergai dr. Rizki Ramadhan Hasibuan, S.H., S.E., menyebut kenaikan iuran BPJS tentu akan berpengaruh cukup besar bagi masyarakat, apalagi masyarakat menengah ke bawah dan kurang mampu. Namun Rizki berharap BPJS dapat memberikan kontribusi lebih besar dengan perubahan tersebut. “Saya berharap BPJS memberikan kontribusi kepada masyarakat dan segala pihak yang menjalin kerjasama BPJS. Selain itu BPJS juga diharapkan lebih banyak mensosialisasikan informasi dan mekanisme BPJS karena masih banyak masyarakat tidak paham,” katanya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuk, Pakam Rita Masyita Ridwan, menjelaskan dalam sambutannya apa pun keputusan dan masukan yang dihasilkan adalah untuk kepentingan masyarakat khususnya Kabupaten Sergai. “Kami sangat terbuka dengan kritik dan masukan dan agar bagaimana program strategis negara ini dapat mencapai sasaran seperti yang diharapkan,” sebutnya.

Rita juga mengingatkan bahwa BPJS Kesehatan adalah badan publik, bukan BUMN dan nirlaba serta bersifat sosial di mana iuran sepenuhnya dikembalikan pada pemanfaatan untuk masyarakat dan negara.

“Tugas BPJS adalah menilai faskes yang akan bekerjasama dengan BPJS dalam hal pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu kami melakukan pembayaran berdasarkan tarif yang telah diatur oleh regulator yaitu Kementerian Kesehatan. Kemudian kami mengumpulkan iuran dari segala segmen mulai dari PBI dan Non PBI JKN (Peserta Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional). Jadi apa pun perubahannya pada jumlah iuran, hal ini adalah untuk pelayanan terbaik kepada masyarakat yang disertai dengan pelayanan yang meningkat, kondisi keuangan faskes membaik dan pada akhirnya membuat peserta BPJS Kesehatan merasa puas,” harap Rita lagi.

Selanjutnya dalam hal perbaikan pelayanan kesehatan termasuk hal transparansi, Rita meminta kepada RS mitra BPJS Kesehatan terutama milik pemerintah agar menyediakan display kamar tersedia guna meminimalisir kekecewaan masyarakat serta memberikan keterangan yang jelas kepada masyarakat.

Adenan AB, sebagai perwakilan tokoh masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini menyatakan jika sebagai masyarakat sebenarnya merasa keberatan terhadap rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan. “Namun demikian kami dapat menerimanya jika kenaikan tersebut diiringi dengan perbaikan kualitas pelayanan kesehatan serta bantuan bagi masyarakat yang benar-benar miskin. Kami berharap kepada pemerintah agar benar-benar melaksanakan tugas sesuai amanah yang diberikan, sebab kalian bekerja dan digaji oleh rakyat,” tutupnya.

Dalam kegiatan kali ini hadir juga Kadis Kesehatan Sergai, jajaran kepala OPD, Dirut RS Sultan Sulaiman dr. Nanda Satria Hasrimy serta perwakilan masyarakat. MC Sergai/vivi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *