Bupati Soekirman Hadiri Pesta Penyelesaian Pembangunan dan Pemberkatan Gereja Stasi ST. Antonius Galang

Deli Serdang,

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman, Minggu (1/12/2019) menghadiri acara Pesta Penyelesaian Pembangunan dan Pemberkatan Gereja Stasi ST. Antonius Galang serta Pelantikan Pengurus Gereja se-Paroki Gembala Yang Baik Lubuk Pakam, bertempat di Gereja ST Antonius Galang, Kabupaten Deli Serdang.

Hadir dalam acara, Gubsu Letjend (Purn) H Edy Rahmayadi, Uskup Agung Medan Monsinyur Kornelis Sipayung, O.F.M, Cap, Bupati Deli Serdang H. Ashari Tambunan, anggota DPRD Provsu, Forkompimda, Kabag Kesra Arianto, S.Pd Pastor Paroki Gembala Yang Baik Lubuk Pakam, Tokoh Adat, Tokoh Agama, serta para Undangan

Drs David Ginting, M.Pd, M.Kes selaku Ketua Panitia Kegiatan menyampaikan apresiasi, kehormatan atas kehadiran seluruh undangan. Untuk jumlah yang hadir sekitar 4.000 orang sebagai bentuk antusias atas kehadiran Gubsu dan para Bupati. Hadirin yang hadir pada hari ini terdiri dari 19 Stasi dari Deli Serdang dan Sergai.

Pembangunan Gereja ini telah berjalan 7 (tujuh) tahun lamanya dan baru selesai pada hari ini. Dalam hal pembangunan, masih terdapat beberapa kekurangan antara lain interior serta menara gereja, namun kami optimis akan segera terlengkapi berkat bantuan dari Gubsu dan Bupati Deli Serdang dan Serdang Bedagai yang selalu peduli atas kegiatan keagamaan sehingga selalu terjaga toleransi antar umat beragama di Sumut yang kita cintai ini, paparnya.

Sementara itu Uskup Agung Medan Monsinyur Kornelis Sipayung, O.F.M, Cap mengapresiasi atas kehadiran Gubsu serta Bupati Ashari Tambunan serta Ir H Soekirman yang berani meninggalkan kesenangan dan berkorban untuk dapat bertemu dengan kami semua disini.

Kami sangat terbuka atas toleransi dan saling menghargai antar umat beragama di wilayah Sumut khususnya serta Indonesia pada umumnya.
Dengan kehadiran Gubsu dan Bupati Deli Serdang dan Sergai serta para tokoh agama, tokoh masyarakat diharapkan toleransi antar umat beragama terus terjaga serta kesejahteraan masyarakat meningkat.

Semoga hal ini menjadi motivasi kita semua untuk berpartisipasi dalam pembangunan dari segala sektor yang bisa kita lakukan. Gereja ini akan selalu menjadi tempat mendengarkan suara rakyat dan meminta kepada Tuhan agar negara yang kita cintai ini selalu dalam berkat dari Tuhan.

Begitupun Gubsu H Edy Rahmayadi yang juga mengapresiasi kepada Uskup Agung Medan yang bukan hanya mengurusi umat Katolik saja, namun juga saya mengetahui beliau selalu juga peduli kepada umat agama yang lain demi terjaganya toleransi antar umat beragama di wilayah Indonesia.

Gubsu mengajak seluruh yang hadir untuk terus menjadi orang baik, sebab secara lahiriah kita semua terlahir sebagai orang baik. Untuk itu dengan sering kita menghadiri kegiatan keagamaan, maka kita akan selalu terjaga dalam kebaikan.

Dalam berdoa kita memiliki berbagai cara dalam melakukannya, namun intinya kita semua percaya kepada keyakinan kita masing-masing, tidak ada masalah dengan perbedaan-perbedaan tersebut. Perlu kita akrabkan anak-anak generasi penerus kita agar terbiasa dengan perbedaan itu yang nantinya saya yakin Tuhan akan selalu memberkati kita semua, kata Gubsu.

” Saya sampaikan komitmen untuk membantu penyelesaian pembangunan Gereja yang kita banggakan ini. Sebab permasalahan membangun itu tidaklah sulit, namun yang paling sulit adalah soal komitmen dan kemauan kita untuk menyelesaikannya,” tandas Gubsu Edy Rahmayadi.

Bupati Sergai H Soekirman yang turut berkesempatan menyerahkan Piala Bergilir Festival Paduan Suara Gerejawi (Fesparawi) dirangkai mangulosi dan menyerahkan bantuan partisipasi penyelesaian pembangunan Gereja Stasi ST Antonius Galang yang diterima langsung oleh Uskup Agung Medan Monsinyur Kornelis Sipayung, O.F.M, Cap.

Soekirman mengemukakan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini sudah sewajarnya kita dukung, karena kita hidup berdampingan dengan masyarakat yang berbeda suku, agama dan budaya. Namun jangan jadikan itu sebuah perbedaan, tapi jadikan kebersamaan yang penuh dengan toleransi, karena kita terbingkai dalam Bhinneka Tunggal Ika, ujar Soekirman. MC Sergai Vivi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *