Bupati Sergai, Nominasi Penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

Jakarta,

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman, masuk nominasi 10 Bupati/Walikota calon Penerima Anugerah Kebudayaan yang diselenggarakan oleh PWI Pusat, dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Februari 2020 mendatang, kata Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Drs H Akmal, AP M.Si, Sabtu (28/12/2019).

Akmal menambahkan bahwa proses seleksi tersebut melalui beberapa tahapan, mulai dari tingkat provinsi hingga ke tingkat nasional. Pun demikian saat proposal berada di meja dewan juri PWI pusat. ” Melalui perdebatan panjang dan cukup alot di kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers Lantai 4, Jl. Kebon Sirih no 34 Jakarta Pusat, akhirnya dewan juri menentukan 10 orang kepala daerah yang masuk nominasi,” terang Akmal.

Adapun konsep yang disuguhkan dalam proposal Bupati Sergai adalah mengusung tema ” Kampung Budaya”. Hal ini tentu berlatar belakang dari kondisi Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat, dengan masyarakatnya yang heterogen. Meski telah memasuki era revolusi industri 4.0, akan tetapi nilai-nilai budaya di Sergai tetap terjaga. Banyaknya suku, adat dan budaya, namun masyarakat tetap hidup rukun berdampingan,” ujar Akmal.

Lebih lanjut disampaikan Akmal, ada hal yang lebih menarik yaitu, Bupati Soekirman yang berdarah Jawa namun sangat fasih dan paham betul dengan budaya Batak. Tak hanya itu beberapa budaya yang ada di Sergai juga tak luput dari perhatiannya. Dengan didukung deretan prestasi yang diraihnya, sangat mungkin mencuri perhatian para dewan juri, sehingga Bupati Soekirman masuk nominasi.

Akmal menyebut, ke 10- Bupati/Walikota tersebut, mewakili tiga kategori : daerah/ kota yang ada di dalam/dekat wilayah ibu kota Negara RI; daerah/ kota yang berada/dekat ibu kota provinsi; dan daerah/kota yang jauh dari ibu kota provinsi.

Selain Bupati Soekirman, 9 orang Bupati/Walikota tersebut, masing-masing Walikota Tangsel, Banten, Airin Rachmi Diany; Walikota Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Ibnu Sina ; Walikota Ambon, Maluku, Richard Louhenapessy; Bupati Tubaba, Lampung, Umar Ahmad; Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, Danny Missy; Bupati Luwu Utara, Sulawesi Selatan Hj. Indah Putri Indriani; Bupati Gunung Kidul, DI Yogyakarta Hj. Badingah; Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan Anang Syakhfiani; dan Walikota Kota Baubau, Sulawesi Tenggara , AS Tamrin

10 orang kepala daerah yang masuk nominasi akan diundang ke Jakarta, tanggal 8-9 Januari 2020, untuk presentasi di depan Dewan Juri dan tanya jawab pendalaman proposal. Sebagai babak akhir, sebelum menerima penghargaan ini pada acara puncak HPN 2020 di Banjarmasin, Februari 2020, pungkas Akmal.(MC/Sergai/Nurul)

361 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *