Berbaju Melayu, Bupati Soekirman Inspektur Upacara Hari Jadi ke-16 Kabupaten Sergai

Sei Rampah,

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman mengajak seluruh komponen penyelenggaraan pemerintah dan masyarakat untuk menjadikan peringatan hari jadi Kabupaten Sergai ke-16, sebagai momentum dalam mengevaluasi dan memperbaiki serta memantapkan kebersamaan dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan.

Demikian arahan Bupati Sergai Ir H Soekirman dalam sambutannya saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Jadi ke-16 Kabupaten Sergai tahun 2020 di lapangan Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Senin (6/1/2020).

Upacara yang rutin digelar menjelang Hari Jadi ke-16 Kabupaten Sergai, tahun ini terbilang cukup unik karena seluruh peserta uacara mengenakan baju Melayu Teluk Belanga dan Baju Kurung. Turut serta juga dalam upacara, unsur Forkopimda, Wabup Sergai H Darma Wijaya, Sekdakab H M Faisal Hasrimy, AP, M.AP, Anggota DPRD, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat, Komandan Upacara Romian Parulian Siagian S.STP (Camat Teluk Mengkudu), Pejabat Administrasi, Pengawas, pelajar, OKP, serta ribuan ASN se-Sergai.

 

Bupati menyebut, pada Hari Jadi Sergai dengcn mengusung tema “ Kita tingkatkan ekonomi kreatif dan pariwisata desa untuk mewujudkan Serdang Bedagai unggul, inovatif dan berkelanjutan”. Hal ini tentu saja bukan hanya sekedar tema yang tertulis tetapi tema ini menjadi ajakan dan tekad kita untuk dapat bertindak dan bereaksi nyata untuk meningkatkan perekonomian desa yang ada di Sergai.

Saat ini, lanjutnya, Kabupaten Sergai telah memiliki beberapa destinasi pariwisata desa yang cukup beragam, diantaranya di Desa Buluh Duri Kecamatan Sipispis dengan wisata arung jeram Bahbolon menawarkan petualangan yang tak terlupakan dan telah banyak menarik minat wisatawan dalam daerah maupun luar daerah.

” Selain itu dalam beberapa waktu lalu di Desa Melati II Kecamatan Perbaungan telah tercipta ekowisata yaitu Panteng Kleset yang telah banyak menarik minat wisatawan lokal untuk berkunjungan sehingga roda perekonomian di desa tersebut dapat bangkit lebih baik,” katanya.

Pembangunan desa tidak hanya bertumpu pada pembangunan sektor pertanian dan agroindustri tetapi pembangunan disektor-sektor pariwisata, UMKM, Teknologi tepat guna dan yang mengedepankan pembangunan yang berbasis kualitas SDM dan pemanfaatan media dalam jaringan, sehingga menjadi motivasi kita dalam melaksanakan pembangunan yang berkeadilan untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan, sebutnya lagi.

Lebih lanjut disampaikan Bupati, bahwa semua capaian pembangunan pada tahun 2019, Kabupaten Sergai telah berhasil meningkatkan pembangunan daerah yang lebih baik sehingga memperoleh beberapa prestasi yang membanggakan kita bersama, baik di tingkat daerah, provinsi maupun nasional. Beberapa prestasi tersebut antara lain, pertama penghargaan opini WTP dari BPK RI, kedua menerima apresiasi dan hasil evaluasi SAKIP tahun 2018 dengan predikat B dengan nilai 62,87 %.

Selanjutnya, terkait dengan perlindungan anak, Kabupaten Sergai memperoleh penghargaan kabupaten layak anak (KLA) kategori Pratama, kemudian memperoleh penghargaan peduli HAM tahun 2019 dari Kementrian HAM RI, peringkat kedua kabupaten/kota se-Sumut dalam aksi pencegahan korupsi terintegrasi dari KPK RI dengan prestasi monitoring center for prevention (MCP) korupsi dengan nilai 82%.

Tak hanya itu, Kabupaten Sergai juga memperoleh penghargaan tertip ukur tingkat nasional untuk peningkatan perdagangannya dan juara II BUMDES terbaik se-Sumut. Selain itu juga Meraih penilaian zona hijau Ombudsman terkait pelayanan publik tahun 2019.

Berkaitan dengan komitmen dalam mewujudkan kesetaraan gender, Pemkab Sergai juga diganjar dengan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Nasional.

Pada tahun 2020 bersamaan dengan hari jadi Kabupaten Sergai, dilaunching pameran online tentang UMKM. Selain di sosial media, penjualan juga dapat dilakukan diberbagai Platform e-commerce. Semakin banyak cara dilakukan, maka akan semakin mudah konsumen menemukan barang atau produk yang dijual UMKM dan tidak lagi mengandalkan penjualan secara konvensional. Kemudian tentang go digital juga mencakup cara atau metode pembayaran. Saat ini metode pembayaran belanja online sudah kian beragam dan memudahkan konsumen dan pedagang dalam melakukan transaksi jual beli.

Mengakhiri sambutannya, Bupati ingin menggarisbawali bahwa kita dapat bahu membahu dan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan pembangunan Tanah Bertuah Negeri Beradat demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“ Pembangunan dapat kita capai dengan kebersamaan keseluruhan elemen masyarakat. Mari kita semua bahu membahu dalam upaya peningkatan dan membangkitkan pembangunan secara maksimal,” tandasnya.

Diakhir upacara dilaksanakan penyerahan piagam pengharaan kepada pemenang lomba menulis esai dan video kategori wartawan. Seain itu diberikan juga penghargaan lomba senam peregangan, penghargaan Satya Lencana X.XX,XXX dan penghargaan lainnya. MC Sergai Vivi

592 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *