Agrowisata Terpadu Mampu Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Tebing Tinggi,

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman didampingi Wabup H Darma Wijaya menghadiri acara Rembuk Tani dan Pencanangan Agrowisata Terpadu Berbasis Lingkungan bertempat di Desa Kuta Baru Kecamatan Tebing Tinggi, Jum’at (14/2/2020) sore.
Hadir juga dalam kegiatan, Ketua DPRD Sergai dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, Dandim 0204/DS Letkol Kav Syamsul Arifin, Sekdakab Sergai H. M Faisal Hasrimy, AP, MAP, Tokoh Pembangunan Kecamatan Tebing Tinggi Drs. H. Hadi Winarno, MM, para Asisten, Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD, penggagas Agrowisata dan Camat Tebing Tinggi serta Kades se-Kecamatan Tebing Tinggi.
Awal Syahri, SH selaku Panitia penyelenggara dan penggagas agrowisata menyampaikan bahwa kegiatan rembuk sekaligus pencanangan agrowisata berbasis lingkungan ini  rencananya akan dijadikan sebagai  lokasi wisata dengan perpaduan antara pariwisata dan pertanian maupun perkebunan. ” Disini ada domba, ikan lele , ikan gurame dan budidaya cacing untuk pakan anak ikan. Terdapat juga perkebunan dengan berbagai macam tanam-tanaman ” katanya.
Awal Syahri sangat berharap kegiatan ini akan memberi motivasi kepada kelompok tani untuk lebih maju dalam membangun usaha di bidang pertanian peternakan dan perikanan sehingga berdampak positif dalam peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat desa, ujarnya.
Dalam momen tersebut,  Bupati Sergai Ir. H. Soekirman yang berkesempatan hadir mengisahkan, saat bulan September tahun yang lalu, pernah diajak melihat  agrowisata di Tanzania. Dengan bantuan pemandu wisata disana, Bupati Soekirman melihat  berbagai tanaman yang ada,  dan  ternyata jika dibandingkan masih lebih banyak yang bisa dilihat di Kabupaten Sergai. ” Jika kita di Sergai dapat melihat pohon-pohon seperti manggis, mangga, buah naga, kelapa sawit, pohon bendo dan masih banyak lagi” terangnya.
Oleh karenanya Bupati berpendapat bahwa usaha yang paling cepat menghasilkan uang itu adalah wisata. Dengan konsep home stay yaitu menyediakan penginapan memanfaatkan rumah masyarakat dengan segala pasilitas yang dirasa cukup untuk menampung wisatawan yang ingin menginap.
Dengan demikian, untuk wisata desa ini harus dibarengi kreativitas dan inovasi sehingga dapat lebih berkembang dengan baik, mengingat lokasi tempat ini dekat dengan Kota Tebing Tinggi yang tidak bayak tersedia lahan persawahan. ” Semoga agrowisata terpadu ini bermanfaat untuk tingkatkan perekonomian masyarakat,” harap Bupati.
Begitupun dengan Wabup H. Darma Wijaya, sangat bersyukur kepada Allah SWT, atas semua kegiatan yang sudah digagas oleh panitia hingga dapat terlaksana dengan baik.
Wabup Darma Wijaya menyebut, bahwa  Awal Syahri ini seperti dirinya juga yang  hobi berternak, bertani dan  ini salah satu cikal bakal jadi panutan kita kedepan sehingga dengan kegiatan ini membawa banyak manfaat bagi masyarakat.
” Teruslah kembangkan usaha seperti ini,  kami  akan dukung dan perhatikan terkait dengan hal-hal yang akan didiskusikan demi perkembangan tempat ini sehingga menjadi jauh lebih baik lagi,” ungkap Wabup.
Dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Sergai. dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan berharap dalam kegiatan  rembuk tani ini, semua permasalahan yang dihadapi para petani, kelompok tani atau gapoktan dapat dipecahkan secara bersama. Kegiatan seperti ini juga sangat bagus, karena dapat memudahkan dalam menyampaikan aspirasi dari para petani dan juga penyampaian kebutuhan-kebutuhan dari para kelompok tani.
” Kami dari DPRD mengharapkan hari ini bisa di fasilitasi oleh Dinas pertanian agar kegiatan ini dapat lebih terarah dan pastinya terkoordinir sehingga  menjadikan tempat ini lebih maju dan dapat ikut mensejahterakan masyarakat sekitar,” harapnya.
 Ketua DPRD menambahkan, hal paling penting untuk keberhasilan pengembangan agrowisata lokasi ini adalah harus mudah diakses dan juga harus memiliki keunikan dengan latar belakang panorama yang indah serta lingkungan alam di pedesaan. Harapan kedepan wisatawan yang berasal dari daerah perkotaan akan sangat menikmati panorama alam dan kehidupan di pedesaan.
” Kami atas nama lembaga DPRD Kabupaten Sergai berharap agrowisata berbasis lingkungan ini nantinya dapat menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat dan dapat mengurangi tingkat kemiskinan serta berdampak positif terhadap pelestarian lingkungan dan budaya asli setempat yang pada akhirnya mampu menumbuhkan jati diri dan rasa bangga antar penduduk setempat yang tumbuh akibat peningkatan kegiatan agrowisata ini,”pungkas Ketua DPRD.
Acara di isi dengan dialog interaktif oleh para peserta rembuk tentang pertanian dan peternakan yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman tanaman untuk penghijauan serta menebar bibit ikan lele untuk budidayakan. (MC/Sergai/Ardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *