Ikuti Vidcon Dengan Kemendagri, Sergai Segera Laporkan Hasil Optimalisasi Pendanaan Pilkada 2020

Sei Rampah,

Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) merupakan salah satu kabupaten yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020 mendatang. Oleh karenanya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Dirjen Bina Keuangan Daerah (Keuda) meminta seluruh daerah untuk segera menyampaikan laporan hasil optimalisasi pendanaan Pilkada tahun 2020 dari dampak Corona Virus Disease (Covid-19), kata Bupati Sergai Ir H Soekirman melalui Sekdakab H. M. Faisal Hasrimy, AP, M.AP saat mengikuti video conference (vidcon) dengan Dirjen Bina Keuda Kemendagri di Ruang Rapat Sekda Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Jumat (19/6/2020).

Sekda Faisal menyebut, Pilkada serentak ini nantinya digelar dalam masa pandemi Covid-19, namun di Kabupaten Sergai Tanah Bertuah Negeri Beradat akan mengoptimalkan penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut seperti adanya penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS) serta tetap melaksanakan protokol kesehatan di seluruh TPS yang awalnya berjumlah 1.150 TPS menjadi 1.400 TPS, kata Sekda.

Selain itu, lanjutnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sergai juga mengajukan anggaran pembiayaan untuk penyediaan Alat Pengamanan Diri (APD). “Hasil kesepakatan hingga kini sebagian pembiayaannya dibebankan pada Anggaran Dana Desa (ADD) seperti penyediaan alat-alat protokol kesehatan”, terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Faisal menyampaikan terkait ketersediaan APD dari Pemda masih belum mencukupi. “Kami berharap mendapat bantuan dari pemerintah pusat berupa APD, rapid test dan thermo gun, begitu juga dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yang juga memerlukan APD. Harapan kami pemerintah pusat dapat memberi bantuan guna menyukseskan Pilkada serentak ini,” ungkapnya.

Sementara itu dari Ditjen Keuda Kemendagri RI Siti Kopsah mengutarakan bahwa pihaknya akan menunggu laporan berita acara untuk dikirim kepada Ditjen Keuda berupa tabel seperti yang telah disampaikan untuk selanjutkan akan kami input ke dalam sistem sehingga dapat diketahui kekurangannya dan akan diproses sesuai dengan prosedur yang berlaku, ujarnya.

Hadir mendampingi Sekdakab Sergai, para Asisiten, Kepala BPKA, Kakan Kesbang, Kabag Protokol dan Kabag Pemerintahan.

Kominfo Sergai dan Kemendagri Bahas Sosialisasi Pilkada via Vidcon

Di hari yang sama di tempat berbeda, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Drs. H. Akmal, AP, M.Si didampingi Sekretaris Mhd. Fadhil Isa, S.STP mengikuti video conference via aplikasi Zoom Meeting di ruang Data Center Dinas Kominfo Sergai. Video conference ini membahas perihal “Sosialisasi Pilkada Serentak Tahun 2020 Langsung, Umum, Bebas, Rahasia (LUBER), Jujur dan Adil (Jurdil) dan Aman dari Covid-19”. Kegiatan ini sendiri diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI).

Mediator dalam kegiatan ini adalah Kepala Pusat Penerangan Sekaligus Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian dalam Negeri, Dr. Drs. Bahtiar, M.Si, dengan menyertakan beberapa narasumber di antaranya Komisioner KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dan Viryan Azis, Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar dan Plt. Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Dr. Safrizal ZA. M.Si.

Dalam kegiatan ini, masing-masing narasumber menjelaskan teknis pelaksanaan Pilkada yang rencananya akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum No. 5 tahun 2020.

Keseluruh narasumber sesuara agar pelaksanaan Pilkada yang rencananya akan dilaksanakan di 270 daerah serta melibatkan sekitar 105 juta orang pemilih dilaksanakan dengan prosedur protokol kesehatan yang ketat dan disiplin untuk memastikan jika tidak tercipta dampak buruk penularan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dalam pesta demokrasi.

“Ada sekitar 45 negara yang memutuskan untuk tetap melaksanakan pemilihan umum, salah satunya Korea Selatan yang telah melakukannya April lalu dan tergolong sukses. Dalam kondisi Indonesia yang sedang menghadapi bencana nasional non-alam, kita harus mengutamakan penerapan protokol kesehatan dan pemaksimaln penggunaan teknologi,” sebut Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar.

Sementara itu Dirjen Polpum Bahtiar menekankan pentingnya peran Dinas Kominfo atau Bagian Kehumasan dalam publikasi dan sosialisasi mekanisme pilkada yang Luber, Jurdil dan Aman. “Kita harapkan agar Kominfo dapat melakukan sosialisasi yang masif dan gencar agar proses dan hasil Pilkada yang ideal dapat tercapai serta target partisipasi masyarakat dapat mengalami peningkatan,” sebutnya.

Kegiatan ini sendiri diikuti oleh 633 partisipan dari 4 lembaga utama yaitu Dinas Kominfo/Bagian Kehumasan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Biro Pemerintah dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. MC Sergai/Vivi/Ardi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *