Bahas Pertanian Organik, Bupati Sergai Didaulat Jadi Narasumber Pada Webinar Kementrian Pertanian

Sei Rampah,
Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman menjadi Narasumber pada Webinar (Web Seminar), Ada Apa Dengan Pertanian Organik oleh Kementerian Pertanian dan AOI (Aliansi Organik Indonesia) bertempat di Sekretariat Posko Covid-19 Rumah Dinas Bupati Sergai di Sei Rampah, Rabu (24/6/2020).
Hadir mendampingi Bupati di Posko Covid-19 Kabupaten Sergai, Asisten Ekbang Ir. H. Kaharuddin, Kadis Pertanian Radianto Panjis SP, MMA beserta jajaran, UPT, akademisi dan Komunitas Pertanian Organik Sergai.
Sedangkan hadir secara  dalam jaringan (daring) Tutty Anna Samosir (BKP Kementerian Pertanian RI), J. Indro Surono (Indonesia Organic Alliance), Drs. H. Abu Hasan, M.Pd (Kabupaten Buton Utara), Fredyanto Gromiko (Kabupaten Nunukan), Tomy V Bawulang (Kabupaten Kepulauan Sangihe), Vanda Ningrum (narasumber), Agni Octarina (narasumber), Shanty Irawati (narasumber) serta Maya Stolastika (Kehati).
Dalam web seminar tersebut, ada beberapa hal yang dibahas dan disampaikan oleh para panelis dan narasumber mencakup penerapan Perbup Organik di daerah, pengembangan pertanian organik berbasis Komunitas dan Kearifan Lokal, Produk Organik sebagai Pangan Sehat Keluarga (Konsumen Trend), membangun kepercayaan konsumen dengan penjaminan partisipatif, Kebijakan Pemerintah Daerah dan Komunitas Pelaku Organik sebagai dorongan Reformasi Kebijakan di Pemerintah Pusat, serta Kebijakan Pertanian Organik yang mendukung Kedaulatan Petani Organik serta pengenalan Asian Local Government For Organic Agriculture (ALGOA).
Dalam paparannya, Bupati Sergai Ir H Soekirman yang menyampaikan closing statement diantaranya sejak Kabupaten Sergai menjadi anggota ALGOA telah melakukan banyak usaha dalam pengembangan pertanian organik antara lain, pertama membuat gagasan Peraturan Daerah (Perda) Pertanian Organik ke DPRD (policy support). Harapannya agar kelompok organik dapat mendapatkan bantuan dalam rangka meringankan beban petani organik dalam mendapatkan sertifikasi organik.
Kemudian yang kedua, lanjut Bupati, memfasilitasi kelompok pertanian organik kerjasama dengan BPTP, Perguruan Tinggi, APKASI, dalam tukar informasi melalui Expo (information exchange), ketiga, mutual exchange adalah belajar bersama poktan, Kelompok Tani LSM, Penyuluh dan Pamor tentang keberhasilan aplikasi organik.
Bupati menyebut, yang keempat adalah Education yakni Kabupaten Sergai selaku anggota ALGOA melakukan sosialisasi kepada Pemda lain di Sumut seperti Tebing Tinggi, Binjai dan Tapanuli Selatan agar semakin banyak daerah yang menerapkan pertanian organik agar ada spirit Pemerintah lokal dalam menggalakkan pertanian organik.
Yang terakhir, Kabupaten Sergai ikut dalam ALGOA Summit baik nasional maupun international dalam rangka menimba pengalaman dengan negara lain. “semoga gerakan pertanian organik di Indonesia akan semakin eksis dalam menciptakan pertanian organik di Indonesia untuk masyarakat yang sehat,” harap Bupati.
Dikesempatan yang sama, Kadis Pertanian Sergai, Radianto Panjis, SP, MMA  yang juga hadir melaporkan
kondisi geografis Kabupaten Sergai dengan luas sawah total 28.600 Ha, produksi padi 398.785 Ton/Tahun serta produktivitas 58 Kwintal per Hektar.
”  potensi dan masalah sejak menjadi anggota ALGOA 2018 terus bangkitnya pertanian organik di Kabupaten Sergai antara lain pada komoditi cabe, buah naga, serta padi. Untuk komoditas padi, terdapat 23 Ha yang telah bersertifikat, serta 250 Ha yang dalam proses menuju organik,” jelas Radianto.
Kadis  Pertanian menambahkan bahwa untuk pemasaran yang dilakukan oleh Pemkab Sergai antara lain telah diterbitkan Surat Edaran Bupati yang mengatur tentang pemasaran organik diantaranya  ASN wajib mengkonsumsi beras organik, restoran didaerah wisata dan ibukota wajib menggunakan beras organik, serta pemasaran melalui online.
” Sedangkan bentuk dukungan pemerintah dalam pertanian organik dalam bentuk irigasi, Rice Mile Unit (RMU), Lantai Jemur serta Unit Pengolah Pupuk Organik,” terang Radianto. (MC/Sergai/Nurul/Rini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *