Ikuti Webinar 4 Pilar MPR Bersama Apkasi, Bupati: “Mari Kita Terapkan Pancasila Lewat Tindakan Nyata”

Sei Rampah,

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman mengikuti web-seminar (webinar) “Sosialisasi 4 Pilar MPR RI kepada Seluruh Anggota Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI)”, via aplikasi Zoom di Posko Gugus Tugas, Rumah Dinas Bupati, Sei Rampah, Rabu (08/07/2020).

Di hadapan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo dan Ketua Apkasi, Abdullah Azwar Anas yang juga merupakan Bupati Banyuwangi, Bupati Soekirman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi virtual yang mengangkat tema penting ini. Bupati juga menyampaikan beberapa poin penting perihal gotong royong dan penegakan sila-sila Pancasila di tengah masyaraat.

“Erosi terhadap idealisme bangsa terus menerus terjadi akibat dari perkembangan modernisasi dari zaman itu sendiri. Kami juga terkejut mengetahui beberapa fakta jika di dalam beberapa institusi negara, intoleransi dan ekstrimisme masih bisa muncul dan ini tentu hal yang mengkhawatirkan. Karena itu kami mengusulkan bagimana mencegah hal tersebut dengan salah satunya meletakkan Pancasila sebagai unsur penting dalam proses edukasi dan diajarkan sejak dini untuk membangun karakter generasi bangsa,” sebutnya.

Bupati juga menyoroti semangat gotong royong yang terancam tereduksi akibat trust atau kepercayaan yang rusak. “Karena itulah untuk meminimalisir kondisi distrust atau ketidakpercayaan di tengah masyarakat penting kiranya memaksimalkan aspek keteladanan pemimpin. Inilah yang menjadi hal utama,” sebutnya.

Selain itu, Bupati juga menyinggung perihal perjuangan 170 petani asal Deli Serdang yang melaksanakan aksi long-march dengan berjalan kaki menuju Istana Negara, Jakarta, untuk menemui Presiden Joko Widodo.  “Sudah 13 hari para petani ini berjalan kaki dan sekarang sudah berada di daerah perbatasan antara Provinsi Sumut dan Riau. Mereka berusaha untuk membuktikan hadirnya negara pada perjuangan mereka dalam mencari keadilan,” tegas Bupati.

Bupati Soekirman juga meminta agar para pemimpin yang daerahnya dilewati oleh Kelompok Tani ini bisa turut serta memberi dukungan sebagai bentuk aksi menegakkan Pancasila. “Saya berharap Pancasila bisa dibuktikan di sepanjang perjalanan mereka, terutama sila kedua dan sila kelima. Saya mendapati informasi jika para petani ini mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan hanya karena mencari tempat berteduh untuk beristirahat sejenak. Tidak semua aparatur mau bersimpati terhadap perjuangan masyarakat  ini,” katanya lagi.

Untuk itu dalam kesempatan ini melalui Ketua MPR dan Ketua Apkasi, Bupati berharap kepada seluruh Kepala Daerah yang wilayahnya dilewati oleh peserta aksi long-march agar mengamalkan pancasila dengan cara memberi bantuan dan dukungan kepada para peserta aksi. “Para peserta menargetkan pada 17 Agustus akan sampai di Istana Negara. Untuk itu mari kita tegakkan Pancasila dengan tindakan nyata, salah satunya turut membantu perjuangan masyarakat yang merasa belum sepenuhnya merdeka,” pungkasnya.

Menanggapi pernyataan Bupati, Ketua MPR RI Bambang Seosatyo menyatakan akan menindaklanjuti perjuangan para petani yang mencari keadilan terkait konflik agraria dengan salah satu perusahaan perkebunan itu.

“Kita akan menerima kehadiran para petani serta memanggil pihak terkait terutama pihak perkebunan agar konflik agraria antara para petani tersebut dapat segera diselesaikan sebagai bentuk hadirnya negara di tengah-tengah masyarakat. Kemudian kami dari Lembaga MPR RI juga APKASI mengimbau kepada para Kepala Daerah yang dilewati para petani tersebut untuk dapat membantu dan memfasilitasi karena kita adalah bangsa yang beradab, berbudi pekerti luhur dan memiliki nilai-nilai kemanusiaan,” sebutnya.

Dalam kegiatan webinar ini hadir pula Asisten Pemerintahan Umum Nina Deliana Hutabarat, S.Sos, M.Si dan Kadis Kominfo Drs. H. Akmal, AP, M.Si. MC Sergai/vivi/ardi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *