Bupati Sergai Sambut Kunker DPRD Sumut Dapil IV

Sei Rampah,

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman menerima Kunjungan Kerja (Kunker) DPRD Sumatera Utara (Sumut) Dapil IV bertempat di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Rabu (8/7/2020).

Anggota DPRD Sumut Dapil IV, Dimas Triadji, S.Ikom selaku Ketua Tim mengemukakan bahwa pertama, kunjungan ini dalam rangka monitoring dan pengawasan pembangunan infrastruktur dan penunjang lainnya didaerah guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di Dapil sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan. Kedua, hasil pengawasan ini untuk kemudian ditindaklanjuti dengan memperjuangkannya pada tingkat provinsi agar mendapatkan alokasi anggaran sesuai yang dibutuhkan. “ Dua aspek secara normatif yaitu ketepatan kesesuaian mutu dan kualitas serta pemanfaatannya secara maksimal,” katanya.

Dimas Triadji mengemukakan bahwa kehadirannya beserta rombongan hendaknya membantu percepatan pembangunan pemprovsu di Sumut termasuk di Kabupaten Sergai ini. Maka nantinya percepatan aspirasi melalui reses ini dapat kami catat agar dapat diajukan dan diusulkan kepada Pemprovsu.

“ saya berharap agar hasil pengawasan kami dapat direpresentasikan sebagai hasil yang baik bagi masyarakat. Selama kita semua dapat berkoordinasi, kepercayaan (trust) serta kebersamaan yang baik saya kira rencana kerja kita ini akan dapat kita kerjakan dan selesaikan dengan sebaik-baiknya. Rekomendasi-rekomendasi pada kegiatan hari ini nantinya akan kami sampaikan dan perjuangkan pada tingkat provinsi agar kiranya dapat membawa manfaat yang baik bagi masyarakat Tanah Bertuah Negeri Beradat ini,” tukasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sergai Ir H Soekirman mengapresiasi kepada anggota DPRD Sumut Dapil IV Sergai-Tebing Tinggi pada hari ini. Saat ini kita menanti turunnya Pergub Penerapan New Normal sehingga dapat menjadi panduan kami dalam menerapkannya di Kabupaten Sergai.

Bupati menyebut, perkembangan Covid-19 di Sergai saat ini tengah menuju zona kuning sejalan dengan semakin banyaknya pasien positif Covid-19 yang sembuh. Akan tetapi, permasalahan kemudian adalah saat masyarakat menganggap new normal ini sudah dapat kembali beraktivitas normal, maka diperlukan sosialisasi agar masyarakat dapat memahaminya, terangnya.

“ Kami juga mengucapkan terimakasih kepada DPRD Sumut, karena di tahun 2019 APBD Sergai telah mendapatkan kucuran bantuan keuangan Provsu pada 3 dinas yaitu Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (Kanla) dan Ketahanan Pangan (Ketapang). Oleh sebab itu kehadiran DPRD ini dapat melihat progres output dan outcone dampak serta multiflyer effect agar Sergai selalu mendapatkan perhatian dari Pemprovsu,” imbuh Bupati.

Lebih lanjut disampaikan Bupati, secara rinci menyampaikan ada beberapa hal yang secara umum disampaikan bahwa untuk irigasi terdapat di Sei Ular sekitar 12.000 Ha, irigasi Sei Belutu sekitar 5.000, irigasi Bajayu sekitar 13.000 yang kesemuanya sudah dijalankan dengan baik. Namun di Sergai ini juga terdapat aliran irigasi yang tengah dalam kerusakan. “ Untuk itu kami berharap bantuan dari DPRD karena Sergai termasuk lumbung beras di Sumut. Kondisi irigasi terdapat sendimentasi dan jika dibiarkan maka pertanian Sergai akan mendapatkan masalah yang serius karena akan menggangu aliran air bagi banyak lahan pertanian di Sergai. Kami berharap agar kerusakan sendimentasi tersebut segera dibantu untuk diperbaiki, sebab jika dibiarkan akan mengakibatkan kerusakan aliran irigasi agar ketahanan pangan Sumut dapat terjamin,” katanya penuh harap.

Kemudian, lanjut Bupati, terkait dengan jalan susur timur yang ada di Sergai sepanjang 60-75 km dari batas Kabupaten Deli Serdang sampai Kabupaten Batubara yang statusnya jalan provinsi, namun pembangunannya masih sedikit yang terealisasi dan sisa dari jalan provinsi menuju Dolok Masihul masih separuh lagi yang belum dilanjutkan, jelasnya.

Sedangkan untuk menjamin Ketahanan Pangan terkait Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) honorer baik pertanian, perikanan dan perkebunan hendaknya diperhatikan sebab mereka sudah diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja(PPPK) namun tidak ada tindak lanjut sampai sekarang. Hal ini adalah untuk mendukung ketahanan pangan serta inovasi Kementerian Pertanian dalam wadah Konstra Tani.

Selain itu Bupati juga berharap terhadap nasib nelayan saat ini, agar diperhatikan permasalahan mengenai pukat trawl yang telah sangat membuat resah nelayan tradisional. Akibat adanya pukat trawl mengancam mata pencaharian bagi nelayan tradisional di Sergai.

Dilain hal, Bupati menyampaikan bahwa saat ini kami sudah selesai membangun Masjid Agung Sergai, dan saat ini sedang melengkapinya dengan membangun Pusat Kajian dan Wisata Religi Islam di Sumut. Disebelahnya kami usulkan sebagai pusat jajanan UKM untuk mengantisipasi banyaknya UMKM yang tutup disekitar wilayah Pasar Bengkel. Hal ini diharapkan dapat mengimbangi rest area di jalan tol yang biaya sewanya dirasa tidak terjangkau oleh UMKM setempat dan diproyeksikan menjadi rest area non-tol pertama di Sumut.

“ Kedepannya, kami akan menonjolkan rest area dengan kamar mandi atau toilet yang bersih, nyaman dan eksklusif serta dapat dibanggakan seperti halnya Kota Banyuwangi sehingga membuat orang rela membayar asalkan mendapatkan pelayanan yang baik seperti yang kita rencanakan tersebut. Hal ini tentu dapat meningkatkan PAD untuk kemakmuran masyarakat Sergai. Semoga dengan kehadiran DPRD ini dapat membawa kemajuan yang luar biasa bagi Kabupaten Sergai serta membawa aspirasi kami ini hingga dapat disetujui oleh Pemprovsu,” pungkas Bupati Sergai.

Dalam kesempatan yang sama, Kadis Perhubungan Sumut Abdul Haris Lubis, M.Si mengutarakan bahwa kehadirannya bersama OPD Provsu yang menjalankan pekerjaan di Kabupaten Sergai. “ Kami hadir disini untuk memberikan penjelasan tentang pembangunan yang telah dilaksanakan di Sergai. Kami sudah mencatat usulan yang disampaikan pada kegiatan hari ini termasuk irigasi, pertanian, perikanan dan kelautan, kemasyarakatan, insfratruktur jalan serta lainnya, untuk kemudian ditindaklanjuti dengan penganggaran yang kesemuanya ini selaras dengan Visi Misi Gubsu-Wagubsu yaitu Membangun Desa Menata Kota,” ujarnya.

Terkait rencana pembangunan Pusat UMKM disebelah Masjid Agung, hal ini akan disampaikan dan optimis sangat didukung sebab sejalan dengan visi misi Gubsu dan Wagubsu yang Religius dan Bermartabat, tutup Kadis Perhubungan Sumut.

Anggota DPRD Sumut Dapil IV Beri Tanggapan

Anggota DPRD Sumut H. Azmi Y. Sitorus, SH, M.SP menarangkan terkait dengan beberapa fokus pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang sudah diperjuangkan, dalam waktu dekat akan segera direalisasikan. Sedangkan yang belum terealisasi akan dianggarkan pada tahun berikutnya. Saat ini kami lebih memfokuskan dana refocussing Pemprovsu tahap kedua agar nantinya dialokasikan untuk pembinaan UMKM yang benar-benar terdampak pandemi Covid-19 ini.

“ Fokus kami selanjutnya ada pada masalah Galian-C untuk ditertibkan bagi yang tidak memberikan kontribusi terhadap PAD. Terkait lahan perkebunan yang dimohonkan kepada BUMN kami sangat mendukung hal tersebut agar segera dapat direalisasikan. Selanjutnya pada bidang bantuan sosial, terus kami perjuangkan dan sampaikan kepada Pemprovsu bahkan pusat agar masyarakat Sergai mendapatkan alokasi bantuan sosial guna menopang masyarakat dari dampak pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Begitupun dengan Ir. Loso, dalam kesempatan kunker tersebut menyampaikan bahwa pihaknya bertugas melakukan pengawasan terhadap pertanggungjawaban pembangunan dan keuangan anggaran Tahun 2019. Tentunya kami sebagai anggota DPRD Sumut saat itu bukanlah orang-orang yang turut serta dalam penganggaran, namun kami bertanggung jawab dalam melakukan pengawasannya.

“ Kami berharap seluruh program pembangunan dan kemasyarakatan dapat berjalan lebih efektif serta berkembang untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sedangkan mengenai perkembangan penanganan Covid-19 di Sergai, bahwa kami juga telah membantu pemerintah daerah antara lain dengan menyalurkan bantuan berupa APD serta lainnya,” ungkap Loso.

Sedangkan Delpin Barus ST mengapresiasi Pemkab Sergai dan berterimakasih atas amanah dari masyarakat Sergai sehingga kami dapat duduk menjadi perwakilan daerah pada tingkat provinsi. Kami berharap kedepannya Kabupaten Sergai ini dapat semakin maju dan sejahtera. Saya menyoroti penerimaan atau rekrutmen siswa SMA/SMK bahwa hal ini harus dibahas kembali oleh Pemprovsu agar tidak menjadi permasalahan dibelakang hari.

Terkait perkembangan perikanan, peternakan dan pertanian diharapkan ada solusi dalam hal pemasaran agar para petani dan peternak kita dapat sukses. “ Tak lupa juga kami ingatkan kembali tentang netralitas ASN pada gelaran Pilkada serentak tahun ini. Hendaknya ASN maupun perangkat desa dan pemerintahan lainnya harus dapat menjadi penyejuk bagi masyarakat demi menjaga kondusivitas daerah,” ujar Delfin Barus.

Sama halnya dengan Anggota DPRD Sumut lainnya, Misno Adi Syahputra yang hadir juga menyampaikan beberapa hal khususnya yang menyoroti tentang perluasan jalan Ibukota Sei Rampah yang belum terealisasi. Apresiasi atas penataan Jembatan Sei Rampah sebagai kawasan ibu kota yang sudah mulai baik. Selanjutnya terkait bekas pasar yang digusur di Sei Rampah peruntukannya, agar jangan sampai terkena perluasan jalan nantinya.

“ Kami juga berharap agar direhabilitasi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan berat serta jembatan paku Kecamatan Kotarih. Selain itu kami berharap tidak ada pemotongan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS. Kami mengingatkan Pemkab Sergai agar bantuan keuangan Pemprovsu yang diusulkan tidak lebih kecil dari penganggaran tahun 2019,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan perwakilan Forkopimda, Danbrigif/RR, Sekdakab HM Faisal Hasrimy AP MAP, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, serta para undangan.

Kegiatan juga diisi dengan penyampaian paparan oleh Kepala Bappeda, Kepala BPKA, dan Kadis Perhubungan Sumut Abdul Haris Lubis, M.Si serta dilanjutkan dengan sesi diskusi. MC Sergai/Vivi/Rini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *