Pemkab Sergai Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Bagi Kader Posyandu 

Sei Rampah,
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) melalui Tim Penggerak PKK menggelar Pelatihaan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Tahun 2020 yang dipusatkan ditiga tempat yaitu di Aula Sultan Serdang, Ruang Rapat H T Rizal Nurdin dan Aula Dinas PMD, Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Senin (27/7/2020).
Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Sergai Ir H Soekirman di Aula Sultan Serdang, turut dihadiri Ketua TP PKK Ny Hj Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya, Kadis PMD, H Ikhsan, AP, M.Si, Asisten Pemum dan Kesra Hj Nina Deliana, S.Sos, M.Si, Pengurus PKK dan Kader Posyandu se-Sergai.
Dalam sambutannya saat membuka acara, Bupati Sergai Ir H Soekirman menyampaikan bahwa Kader Posyandu adalah anggota masyarakat yang bersedia, mampu dan memiliki waktu untuk menyelenggarakan kegiatan pelayanan bagi masyarakat. ” Kader Posyandu merupakan penggerak pembangunan khususnya dibidang kesehatan di wilayah keberadaan Posyandu,” kata Bupati.
Bupati menyebut, keberadaan Kader Posyandu diharapkan dapat melakukan pendaftaran, yang meliputi pendaftaran balita, ibu hamil (bumil), ibu nifas, ibu menyusui, dan sasaran lainnya serta menyelenggarakan pelayanan kesehatan ibu dan anak di setiap desa di Kabupaten Sergai, tandasnya.
Peningkatan Kader Posyandu, lanjut Bupati, sangatlah penting, hal ini untuk memberikan pengetahuan tentang tugas, dan peran kader Posyandu sehingga Posyandu akan lebih baik. ” Kader Posyandu sebagai perpanjangan tangan Puskesmas dalam memantau tumbuh kembang anak harus berperan lebih aktif untuk menciptakan generasi muda yang lebih produktif,” tandas Bupati Sergai.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Sergai Ny Hj Marliah Soekirman mengemukakan bahwa Posyandu merupakan langkah yang cukup strategis dalam rangka peningkatan kualitas SDM Indonesia dalam upaya membangun Indonesia yang sehat.
Sedangkan manfaat dari Posyandu bagi masyarakat adalah memperoleh kemudahan untuk mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan bagi anak balita, ibu, pertumbuhan anak balita terpantau, sehingga tidak menderita kurang gizi atau gizi buruk. Sedangkan manfaat bagi kader adalah mendapatkan berbagai informasi kesehatan lebih dahulu dengan lengkap dan ikut berperan nyata dalam tumbuh kembang anak balita dan kesehatan ibu.
Lebih lanjut disampaikan Hj Marliah, terdapat lima kegiatan utama dalam Posyandu yang terintegrasi dengan kegiatan seperti, bina keluarga balita, tanaman obat keluarga, bina keluarga lansia, pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan kegiatan lain yang menyangkut program pembangunan masyarakat.
Hj. Marliah juga merinci terkait dengan permasalahan dan kondisi Posyandu saat ini diantaranya, kurangnya kader, sistem pencatatan yang tidak lengkap, kurangnya kelengkapan alat Posyandu serta seringnya berganti kader tanpa diikuti oleh pelatihan, tutup Ketua TP PKK Sergai.
Sebelumnya Ketua Panitia kegiatan, Deni Suganda, S.Sos melaporkan tujuan dan sasaran dari kegiatan, pertama, untuk meningkatkan pengetahuan Kader Posyandu tentang kelembagaan Posyandu, deteksi dini Corona Virus Disease (Covid-19), dan agar terlatihnya Kader-Kader Posyandu yang mempunyai dedikasi dalam menjalankan tugas dan fungsinya serta dapat memberikan informasi dan pelayanan.
Deni menambahkan, materi pelatihan yang disampaikan meliputi, kelembagaan Posyandu, deteksi dini Covid-19 dan penganekaragaman pangan di Posyandu.  Kegiatan ini diikuti oleh 144 kader se-Sergai yang melibatkan narasumber DPMD Provinsi Sumut, IDI Sergai dan Dinas Ketahanan Pangan, pungkas Deni Suganda. (Mc/Sergai/Nurul/Rini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *