Sergai Gelar FGD Bahas Isu Strategis Rancangan Teknokratik RPJMD 2021-2024

Sei Rampah,

Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) untuk melakukan Pembahasan Isu Strategis Reformasi Birokrasi  penyusunan Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2024 di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Kamis (24/9/2020).

Hadir dalam acara, Bupati Sergai Ir. H. Soekirman diwakili Sekdakab H. M. Faisal Hasrimy AP MAP, para Assisten, Staf Ahli Bupati, Inspektur Sergai serta Kepala OPD se-Kabupaten Sergai. Turut serta juga secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur Pengawasan Kementrian PAN dan RB, Ronald Andrea Annas.

Mengawali sambutannya Bupati Sergai Ir. H. Soekirman melalui Sekdakab H.M. Faisal Hasrimy menyampaikan bahwa sehubungan dengan Kabupaten Sergai yang akan melaksanakan Pilkada, maka dari sisi perencanaan sebagaimana diatur dalam pasal 42 Permendagri 86 tahun 2017, Pemkab Sergai diwajibkan untuk menyusun dokumen Rancangan Teknokratik RPJMD dan diselesaikan paling lambat sebelum penetapan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih.

“ Rancangan Teknokratik RPJMD merupakan perencanaan yang belum mengandung unsur politik karena disusun sebelum pelaksanaan Pilkada, sehingga diharapkan dokumen ini dapat memberikan informasi yang akurat kepada kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih nantinya,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut disampaikan Faisal, bahwa sesuai dengan kegiatan hari ini, maka akan dilakukan perumusan isu strategis khususnya yang terkait dengan Reformasi Birokrasi. Reformasi Birokrasi ini juga merupakan isi yang terdapat dalam RPJMN tahun 2020-2024 dan merupakan salah satu prioritas pembangunan terutama yang berkaitan dengan penyederhanaan birokrasi.

“ Reformasi Birokrasi tetap menjadi isu yang strategis dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi hasil,  karena pemerintah yang berkualitas akan menjamin pencapaian target kinerja yang telah dibebankan sehingga visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah dapat tercapai,” pungkas Sekda Faisal.

Dikesempatan yang sama, Kepala Bappeda Sergai Ir. Hj. Prihatina, M.Si mengutarakan dengan dasar hukum Permendagri Nomor 86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Raperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan RPJMD serta tata cara Perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD.

Sedangkan tujuannya adalah, lanjut Kepala Bappeda, untuk merumuskan isu strategis pada Rancangan Teknokratik RPJMD Kabupaten Sergai tahun 2021-2024, yang hari ini dilaksanakan selama seharian.

“ Sebelum pelaksanaan FGD ini, beberapa kegiatan telah dilaksanakan antara lain penguatan internal dan FGD dengan seluruh perangkat daerah dan selanjutnya akan dilakukan beberapa FGD lagi terkait isu perekonomian dan pembangunan manusia,” tandas Kepala Bappeda Sergai.

Sedangkan Ronald Andrea Annas, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur Pengawasan Kementrian PAN dan RB melalui aplikasi zoom meeting menjelaskan, dalam FGD ini terdapat dua hal yang akan dibahas. Pertama mengenai reformasi birokrasi dan kedua bagaimana kita melakukan penyusunan isu-isu strategis tersebut.

“ Dalam konteks reformasi birokrasi, membuat perencanaan juga harus dibuat analisis lingkungan yang intinya melakukan scanning terhadap lingkungan. Kondisi inilah yang sedang kita petakan, hal apa yang ingin kita capai serta lingkungan yang bagaimana. Begitupun dengan hal-hal apa saja yang menjadi hambatan maupun apa kelebihan dan kekurangannya. Selain itu akan dibuat rencana bagaimana menyeimbangkan kelebihan dan kekuatan kita serta memanfaatkan peluang yang ada. Intinya, bagaimana menambah kekuatan dan mengurangi kelemahan kita,” pungkasnya. MC Sergai/vivi/rini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *