Sergai jadi yang Pertama di Sumut Launching “Gema Takbir”

Sei Rampah,

Penjbat sementara (Pjs) Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Irman, M.Si yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sergai H.M. Faisal Hasrimy, AP, MAP menghadiri launching Gema Takbir (Gerakan Mahir Terjemahan Al Qur’anul Karim Berbasis Metode Yassir), bertempat di Aula Sultan Serdang, Komplek Kantor Bupati Sergai, Jumat (06/11/2020).

Membuka sambutannya, Pjs. Bupati melalui Sekdakab menyebut kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai yang terkandung dalam Islam khususnya yang berkaitan dengan Al-Quran.

Faisal menyebut, dengan di launchingnya gema takbir ini diharapkan Sergai dapat mencetak orang-orang yang paham dengan kandungan Al-Quran. Bukan sekadar paham, namun juga mampu menerapkannya karena Al-Quran merupakan pedoman hidup manusia hingga akhir zaman. Oleh karenanya, kegiatan ini juga merupakan inovasi yang sangat bermanfaat dan sangat berharga bagi masyarakat.

“Jika manusia senantiasa selalu membaca dan mengamalkan kandungan ayat-ayat dalam Al-Quran, Allah telah menjanjikan bahwa dalam kehidupan manusia akan selalu memperoleh kelapangan hidup dan tak terjebak dalam kesesatan,” jelasnya.

Tentunya dari kegiatan ini, harap Faisal, semua pihak dapat lebih mengerti dan memahami makna yang terkandung dalam Al-Quran. Di samping itu juga diharapkan agar setiap pihak yang terlibat dapat mengambil pelajaran yang berharga sehingga dapat mengimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

“ Menurut Al-Qurtubi sebagaimana dikutip dalam kitab Fath al-Bari, yang dimaksud “mahir tentang Alquran” di sini adalah orang yang cerdas, dalam artian hafalan dan tajwid-nya sama-sama mempunyai kualitas bagus, tidak perlu mengulang-ulang. Maka untuk itu melalui kegiatan ini kita berharap peran para guru madrasah, penghulu, penyuluh agama serta takmir masjid dan kita semua dapat bersama-sama mencintai dan menyebarkan pesan yang lebih luas untuk mencintai Al-Quran,” tuturnya lagi.

Di kesempatan yang sama, Plt. Kakan Kemenag Sergai. H. Zulkifli Sitorus, MA, mengucapkan jika kegiatan ini merupakan bentuk dari upaya bersama untuk mampu memahami rencana Allah. Dirinya juga berharap dukungan dari pemerintah untuk mensukseskan program ini agar dapat berjalan dengan baik dan efektif.

“Dan hari ini kami berharap peran dari para guru Madrasah, Penghulu, Penyuluh Agama serta Takmir Masjid dapat menyerap dengan baik metode Gema Takbir ini agar dapat diimplementasikan dengan baik,” tandasnya. Sementara itu Kakanwil Kemenag Sumatera Utara Drs. H. Syahrul Wirda, MM, dalam sambutannya memaparkan ada beberapa kewajiban manusia terhadap Al-Qur’an.

“Yang pertama, harus dipelajari karena tidak akan memberikan manfaat bagi orang yang tidak bisa membacanya. Lalu dapat menerjemahkan agar mengerti. Selanjutnya mengambil dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dan terakhir mewariskan kepada generasi penerus dan kita sangat berharap anak-anak kita dapat menjadi Hafizh dan Hafizah,” sebutnya.

Ia berharap semoga dengan metode Gema Takbir ini dapat mempermudah pembelajaran dalam menerjemahkan Al-Qur’an dengan bimbingan guru yang berpengalaman. “Sergai merupakan daerah yang pertama kali me-launching program ini dan mudah-mudahan menjadi contoh untuk diterapkan di Sumatera Utara secara luas. Kita juga harus selalu bersyukur hari ini telah terlahir ide yang sangat besar yang bisa menjadi suatu pertanda mudah-mudahan generasi muda dapat lebih bersemangat dalam mempelajari Al-Quran dan dapat mengimplementasikan ilmu dan teknologi dengan baik,” sebut Syahrul.

Ikut hadir pula dalam kegiatan ini Ketua DPRD Sergai dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan SH, SE, MKM, Ketua MUI Sergai H. Hasful Huznain, SH, Penyusun Metode Yassir Irvan Widodo, para Kepala dan Guru Madrasah, Penghulu, Penyuluh Agama serta Takmir Masjid selaku Peserta Pelatihan.(Mc/Sergai/Nurul/Ardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *