Kasus Konfirmasi Masih Tinggi, Masyarakat Sergai Diimbau Disiplin Protokol Kesehatan

Sei Rampah,

Mendekati akhir tahun 2020, proses penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) masih terus berlanjut, dibuktikan dengan jumlah kasus konfirmasi yang cukup meningkat belakangan ini. Hal tersebut seperti disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Sergai Drs. H. Akmal, AP, M.Si saat ditemui di ruang kerjanya, Dinas Komunikasi dan Informatika, Sei Rampah, Rabu (02/12/2020).

“ Satgas Covid-19 masih terus mengintensifkan kinerjanya dalam melakukan percepatan penanganan pandemi, melihat situasi belakangan ini di mana angka paparan Covid-19 di Sergai masih cukup tinggi,” ucapnya.

Akmal merunut, penambahan kasus terbaru dimulai pada tanggal 21 dan 24 November 2020 saat 4 warga Sergai terkonfirmasi positif Covid-19, bahkan satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Keempat warga tersebut, sebut Akmal, berasal dari 4 Kecamatan berbeda.

“ Identitas korban adalah inisial SS (Pr, 6) asal Perbaungan, RAN (Lk, 41) dari Sei Rampah dan SM (Pr, 40) yang tinggal di Silinda. Sedangkan satu korban meninggal dunia adalah inisial S (Pr, 62) yang meninggal pada tanggal 21 November dan langsung dikebumikan di hari yang sama sesuai dengan protokol pemakaman Covid-19,” tuturnya.

Akmal melanjutkan, kasus konfirmasi kembali terjadi pada tanggal 26 November dengan jumlah korban sebanyak 4 orang dan lagi-lagi satu di antaranya meninggal dunia.

“ Korban tersebut 3 warga Kecamatan Tebing Syahbandar dengan identitas inisial MDP (Lk, 3), RS (Pr, 57) dan DAS (Pr, 30), sedangkan 1 warga yang meninggal dunia berdomisili di Sei Bamban dengan inisial PR (Pr, 75) dan langsung dimakamkan dengan protokol Covid-19 di hari yang sama,” sebut Akmal.

Masih kata Akmal, sejak tanggal 28 November sampai 01 Desember 2020, informasi kasus konfirmasi berturut-turut muncul dengan total jumlah korban sebanyak 23 kasus.

“Rinciannya, pada tanggal 28 November bertambah sebanyak 7 orang yang berasal dari 4 Kecamatan berbeda. 4 orang berasal dari Dolok Masihul yaitu inisial SW (Pr, 41), N (Pr, 20), R (Pr, 19) dan S (Lk, 48). Lalu dari Sei Buluh inisial NHN (Lk, 21). Selanjutnya dari Teluk Mengkudu inisial IJN (Pr, 18) dan terakhir dari Kecamatan Bintang Bayu inisial HS (Pr, 82).

Esoknya (29/11) kembali 7 warga dari 4 kecamatan lagi-lagi dinyatakan positif Corona. Kali ini korbannya 4 orang berasal dari Sei Rampah yaitu inisial H (Lk, 50), MT (Pr, 16), KB (Pr, 46) dan HT (Lk, 48). Lalu 1 orang dari Pantai Cermin inisial FK (Pr, 24), 1 dari Sei Bamban inisial INW (Pr, 36) dan 1 orang juga asal Teluk Mengkudu inisial DATP (Pr, 23),” paparnya.

Kemudian pada hari Senin (30/11), lanjut Akmal, jumlah kasus konfirmasi masih terjadi dengan jumlah korban sebanyak 5 orang. Dia menerangkan, kelimanya berasal dari 4 Kecamatan yaitu 2 orang warga Perbaungan inisial AW (Lk, 19) dan DM (Pr, 49), 1 warga Teluk Mengkudu inisial M (Pr, 39), 1 warga Sipispis inisial MP (Lk, 41) dan 1 warga Silinda inisial YPS (Pr, 19).

Kabar terbaru perihal kasus konfirmasi yang diterima Akmal datang kemarin (01/12) dengan tambahan korban sebanyak 4 orang yang berdomisili di 3 kecamatan berbeda dengan identitasnya yaitu 2 orang asal Dolok Masihul inisial SIR (Pr, 19) dan MS (Lk, 23), DPFH (Pr, 37) asal Perbaungan, dan terakhir YA (Lk, 36) yang merupakan warga Tanjung Beringin.

Namun Akmal menyebut, usaha gugus tugas dalam mengentaskan pandemi bukan tanpa hasil. Ini dibuktikan dengan jumlah warga yang berhasil sembuh dari virus asal Wuhan juga terus bertambah.

“Warga Sergai yang sembuh ada 7 orang. Rinciannya 3 orang asal Sei Rampah yang berinisial SS (Pr, 55), WPS (Pr, 24) dan RS (Pr, 47), 1 orang warga Dolok Merawan inisial SL (Pr, 28), 1 orang warga Sei Bamban inisial NHD (Pr, 59) dan terakhir 1 orang Perbaungan inisial MMS (Lk, 28),” jelas Akmal lagi.

Akibat kejadian ini,  Akmal menginformasikan total kasus konfirmasi di peta sebaran Kabupaten Sergai menjadi 279 kasus dengan rincian 204 orang telah dinyatakan sembuh, 62 orang positif Covid-19 sedang menjalani isolasi mandiri maupun perawatan di RS rujukan dan ada 13 warga Sergai yang menjadi korban meninggal dunia.

Akmal berharap, warga yang terpapar Covid dapat segera menyusul mereka yang sembuh dan dirinya juga mengucapkan turut berduka cita kepada 2 warga Sergai yang menjadi korban meninggal dunia. “Tentunya ini merupakan duka mendalam bagi kita semua dan sekaligus menjadi pengingat untuk seluruh pihak jika Covid-19 belum usai. Untuk itu, mari kita sama-sama patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Terapkan 3M yaitu dengan menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun serta menjaga jarak fisik saat beraktivitas. Dengan sinergitas, kita hadapi tantangan ini bersama-sama,” tandasnya.(Mc/Sergai/Nurul/Ardi)

9 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *