Bupati dan Wabup Sergai Serap Aspirasi Melalui Ajang Audiensi

Sei Rampah,

Dukungan masyarakat luas adalah faktor utama yang membawa H. Darma Wijaya dan H. Adlin Umar Yusri Tambunan bisa memperoleh amanah untuk memegang tampuk kepemimpinan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

“Bukan hanya untuk para pendukung saja, namun kepemimpinan kami akan didedikasikan bagi seluruh masyarakat Tanah Bertuah Negeri Beradat, apapun suku, agama atau pun rasnya.”

Pernyataan tersebut menjadi inti pesan yang disampaikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Sergai saat menerima serangkaian kunjungan audiensi dari berbagai pihak dan kelompok, di ruang kerja Bupati Sergai, Sei Rampah, Selasa (13/04/2021).

Adapun audiensi yang rutin dilaksanakan setiap minggu pada hari selasa ini diikuti oleh beberapa ormas, kelompok masyarakat dan profesi yaitu Yayasan Harta Lima Penjuru (YHLP), Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Sergai, Panitia Paskah dan Natal Oikumene Sumut, Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Sergai, Aliansi Honorer Nasional Sergai serta Bawaslu Kabupaten Sergai.

Kehadiran para kelompok masyarakat ini diterima dengan tangan terbuka oleh Bupati. Dirinya menyampaikan jika momen audiensi ini merupakan kesempatan baginya dan Wakil Bupati untuk mendengar, menampung dan mencari solusi untuk setiap aspirasi yang disampaikan.

Sergai Sebagai Barometer Keberagaman dan Toleransi

Peserta audiensi yang hadir pada hari ini membawa isu yang beragam. YHLP, GAMKI serta Panitia Paskah dan Natal Oikumene Sumut menyampaikan berbagai aspirasi dan keinginan untuk bekerja sama dalam bidang keagamaan dan pelestarian budaya.

Dalam sambutannya, Ketua Badan Pembina YHLP, Adi Chandra, menyampaikan jika yayasannya bergerak di bidang sosial, agama, kemanusiaan dan kebudayaan, terutama Tionghoa.

Secara khusus dia mengapresiasi Sergai sebagai kabupaten yang mampu mengayomi dan melindungi minoritas, terkhusus masyarakat keturunan Tionghoa. Bahkan dalam kesempatan ini, YHLP memakaikan baju koko kebesaran Tionghoa sebagai ungkapan simbolis kepada Bupati dan Wakil Bupati atas keberhasilan Pemkab Sergai dalam menjaga kerukunan antar etnis.

“Salah satu bukti paling jelas dari bentuk dukungan Pemkab Sergai terhadap komunitas Tionghoa adalah dengan masuknya pelaksanaan perayaan Imlek dan Waisak dalam anggaran daerah. Selain itu, kami mengakui pelayanan yang dilakukan oleh Pemkab Sergai terasa merata, menyentuh semua pihak, termasuk kami dari kelompok minoritas,” puji Adi.

Kedepannya ia berharap, Pemkab Sergai dapat menjalin kerja sama budaya dan sosial dengan YHLP. “Kami memiliki keinginan terlibat dalam berbagai kegiatan kebudayaan yang dilaksanakan di Sergai. Bahkan kami memiliki keinginan agar suatu saat di Sergai ada acara khas yang mewakili etnis Tionghoa seperti pawai patung yang sudah lebih dulu ada di Kota Singkawang, Kalimantan Barat,” sebutnya.

Kemudian dalam audiensi dengan GAMKI, Ketua GAMKI Sergai Johnson Panjaitan menyampaikan kepada Bupati agar organisasi yang diisi oleh para generasi muda Kristen Sergai ini siap mendukung seluruh agenda visi dan misi Kabupaten Sergai di bawah kepemimpinan Darma-Adlin.

“Kami juga siap jika dalam proses itu diminta untuk terlibat,” ucap Johnson.

Sedangkan dalam giliran audiensinya, Dr. Penyabar Nakhe yang merupakan ketua Panitia Paskah dan Natal Oikumene Sumut berharap dukungan dari Bupati Sergai dalam kegiatan Paskah yang rencanaya akan dilaksanakan pada 24 April di Medan.

Di kesempatan audiensi hari ini, hadir pula PPM. Organisasi sosial kemasyarakatan yang kedudukannya bernaung di bawah organisasi Legiun Veteran Republik Indonesia ini, lewat ketuanya Lian Lubis, menyampaikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sergai. Sebagai bagian dari keluarga para pejuang kemerdekaan Indonesia, Lian menyebut organisasi PPM siap meneruskan perjuangan para pahlawan, utamanya dalam membantu Pemkab Sergai mengatasi penyakit masyarakat dan kenakalan remaja.

Menanggapi aspirasi dan masukan yang disampaikan oleh seluruh peserta audiensi, Bupati menyebut jika Kabupaten Sergai adalah daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan sudah terbukti sejak lama berhasil merawat kebhinekaan. Darma Wijaya menekankan, visi-misi yang diusung dirinya dan Adlin Tambunan juga menyentuh aspek religiusitas sebagaimana yang tercantum dalam visi menjadikan Sergai yang Maju Terus: Mandiri, Sejahtera, Religius.

“Saat ini kami sedang menggalakkan program zakat dan infaq bagi seluruh ASN beragama Islam sebesar 2.5 persen dari pendapatan. Selain itu menggalang dana rutin untuk aksi sosial juga diberlakukan bagi ASN Sergai yang beragama Kristen lewat skema yang kurang lebih sama. Nantinya dana ini akan dikelola dan diteruskan kepada para kelompok sasaran. Untuk umat muslim sasarannya adalah bilal mayit, penggali kubur dan guru mengaji. Sedangkan bagi yang Kristen, sasarannya adalah para pendeta dan guru minggu. Sisanya akan diberikan kepada masyarakat kita yang tergolong kurang mampu,” papar Bupati.

Sesuara dengan Bupati, Wabup Adlin Tambunan juga menyatakan keseriusan pemerintahannya dalam menjaga toleransi di Sergai. Bahkan beberapa waktu yang lalu, ia dan Bupati bersama jajaran Forkopimda Sergai baru saja menandatangani deklarasi penolakan terhadap sikap intoleransi dan radikalisme.

“Untuk Organisasi PPM, saya memiliki hubungan khusus karena saya juga merupakan bagian dari PPM. Kami tentu akan terus menjalin sinergitas dan kerja sama dengan seluruh kelompok masyarakat yang berkeinginan mulia untuk bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Terima Audiensi Bawaslu dan Aspirasi Guru Honorer Sergai

Masih pada kesempatan audiensi di hari yang sama, Bupati juga menerima silaturahmi Bawaslu Sergai yang langsung dihadiri oleh Ketua Bawaslu Sergai Agusli Matondang.

Dalam audiensi ini Agusli menyampaikan jika proses Pilkada Sergai yang baru saja selesai dilaksanakan dan ditandai dengan terpilihnya Bupati-Wakil Bupati baru, berjalan dengan relatif aman.

“Memang kita sempat masuk dalam zona orange dan meningkat jadi merah dalam monitoring Bawaslu Pusat ketika Pilkada kemarin memasuki tahapan pendaftaran. Namun berkat kerja sama dan soliditas semua lini, baik pihak TNI, Polri dan Pemkab Sergai, hal-hal yang dikhawatirkan dari eskalasi demokrasi ini tidak terjadi hingga akhirnya seluruh proses dan tahapannya bisa selesai dengan sukses,” ucapnya.

Menanggapi pernyataan Bawaslu Sergai, Bupati menyampaikan apresiasi atas kerja profesional Bawaslu dalam mengawal terlaksananya Pilkada yang lalu. Ia menyebut riak-riak yang terjadi dalam prosesnya merupakan hal wajar dalam dinamika berdemokrasi, bahkan hal tersebut bisa ditanggapi secara positif sebagai ajang untuk lebih memperkenalkan Sergai secara luas.

“Untuk seterusnya sinergitas antara Pemkab Sergai dan Bawaslu harus tetap terjaga,” harapnya.

Lain halnya dengan aspirasi yang disampaikan oleh Aliansi Honorer Indonesia dalam audiensi kali ini. Salah satu perwakilan aliansi, Rusmi, menyampaikan keinginan agar Pemkab Sergai bisa lebih memperhatikan nasib para honorer K2 yang rata-rata telah mengabdi belasan bahkan puluhan tahun.

“Kami memohon kebijaksanaan dari Bapak Bupati terhadap nasib kami. Kami berharap ada perhatian khusus kepada kami dari Bapak sebagai pemimpin daerah,” ucapnya.

Bupati kemudian menyampaikan kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Drs. Dimas Kurnianto, SH, M.Si yang juga hadir secara langusung dalam audiensi ini untuk mengkaji kemungkinan mengubah skema insentif khusus bagi para honorer K2 dengan berdasarkan asas keadilan namun tentunya tetap harus sesuai dengan peraturan dan UU yang berlaku.

“Kami berharap dan berkeinginan agar nantinya ada kebijakan yang dapat menjawab dan bisa dijadikan solusi terhadap masukan dari rekan-rekan honorer K2 Sergai,” tandasnya.

Hadir dalam kegiatan ini para Asisten, jajaran Kepala dan perwakilan OPD serta pengurus dan anggota organisasi yang ikut dalam audiensi.(MC/Sergai/Rini/Ardi/Chan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *