Wabup Sergai Dukung Penuh Program Literasi Digital

Sei Rampah,

Hingga tahun 2024, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indobnesia (Kemenkominfo RI) memiliki target menjangkau 50 juta masyarakat terliterasi di bidang digital di seluruh Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh M.N. Hamdi, SE, selaku Regional Leader Sumatera Utara (Sumut) PT. Permata Cendikia Indonesia (PCI), saat melaksanakan audiensi dengan Wabup Serdang Bedagai (Sergai) H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP, di Ruang Rapat Wabup di Sei Rampah, Rabu (07/07/2021).

Hamdi menjelaskan PCI sendiri merupakan partner Kemenkominfo melalui Direktorat Jendral Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika), dalam menyelenggarakan kegiatan literasi digital yang rencananya dilaksanakan di 514 kabupaten/kota.

“ Kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitifnya untuk mengindentifikasi hoaks serta mencegah terpapar dampak negatif penggunaan internet,” jelas Hamdi.

Ia menyebut, untuk tahun 2021 dicanangkan 12 juta masyarakat terliterasi di bidang digital yang berasal dari berbagai kalangan. Hal ini sangat penting mengingat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta internet sudah semakin massif dan pentingnya peningkatan kemampuan dan pemahaman masyarakat dalam penggunaan TIK serta internet yang benar melalui implementasi program literasi digital.

“ Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan dari bulan Mei sampai dengan Desember 2021 di 34 provinsi. Dari kegiatan nasional ini diharapkan tercapai target 1.067.854 orang yang mendapatkan literasi digital pada tahun 2021,” paparnya lagi.

Untuk itu, pihaknya memohon kesediaan Pemkab Sergai untuk dapat mendukung penyelenggaraan kegiatan Literasi Digital di Kabupaten Sergai, salah satunya dengan berkenan mengajukan tokoh yang bisa berperan sebagai keynote speech secara live maupun tapping dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu Wabup Sergai menyampaikan dukungannya terhadap terselenggaranya kegiatan yang sangat penting ini, karena masyarakat yang terliterasi dalam aktivitas digital akan berdampak pada aspek-aspek penting dalam satu daerah.

“ Saat ini kita sedang menghadapi tantangan dalam aktivitas digital masyarakat yaitu beredarnya berbagai informasi palsu atau hoaks, apalagi menyangkut pelaksanaan vaksinasi yang saat ini sedang gencar kami jalankan. Untuk itu masyarakat perlu mendapat edukasi dan terliterasi secara baik agar opini-opini liar tak bertanggungjawab yang beredar dan menghambat proses percepatan penanganan pandemi, dapat diatasi,” tandas Adlin Tambunan.

Hadir juga dalam kegiatan ini Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Drs. H. Akmal, AP, M.Si serta perwakilan panitia kegiatan Literasi Digital.(MC/Sergai/Rini/Ardi/Chan/Vivi/Juli)

186 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *