Pererat Sinergitas, Bupati Sergai Terima Audiensi Lintas Lini

Sei Rampah, 

Kesungguhan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya dalam menjalin sinergitas dengan berbagai pihak terlihat di banyak kesempatan. Yang paling sering adalah lewat audiensi dari bermacam kalangan yang kerap ia terima langsung di ruang kerjanya, di Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah.

Seperti yang berlangsung pada hari ini, Selasa (23/11/2021), Bupati menerima kunjungan audiensi lintas sektor mulai dari kunjungan Kepala BPN, Perusahaan media I-News, organisasi kebudayaan Laskar Melayu Hangtuah hingga lembaga BUMN jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan (TK).

Dalam audiensi dengan pihak BPJS TK, Bupati berbincang terkait implementasi perlindungan dan jaminan sosial di Kabupaten Sergai terutama terhadap para pekerja non-ASN.


Deputi Direktur wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, Panji Wibisana mengatakan, sesuai dengan Inpres No. 2 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus bersinergi mengoptimalkan jangkauan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk seluruh kalangan pekerja.

“Saat ini untuk lingkungan Pemkab Sergai pelaksanaan jaminan sosial bagi pekerja non-ASN sudah berjalan baik, namun di desa ada beberapa kendala yang perlu dicari solusi, utamanya masalah iuran. Untuk itu, kami hadir pada hari ini untuk bersilaturahmi sekaligus berdiskusi untuk mencari solusi terbaik dari permasalahan ini,” ucapnya sambil merinci jika saat ini sudah ada 9.400 pekerja non-ASN Pemkab Sergai yang sudah terdaftar di BPJS TK dengan persentase terbesar adalah perangkat desa sebanyak 3.900 orang dan pekerja insentif sebanyak 2.600 orang.

Bupati Sergai menyambut baik peran BPJS TK dalam melindungi pekerja yang tergolong rentan dalam melaksanakan aktivitas kerja. Darma Wijaya bahkan mendorong agar tidak hanya honorer saja, namun ASN Pemkab Sergai juga ikut dan terdaftar dalam program jaminan sosial BPJS TK.

Terkait kendala iuran di tingkat desa, Bupati menyebut jika pembayaran cashless bisa menjadi kemungkinan solusi.

“Saya mengusulkan jalan keluar yang bisa dipertimbangkan oleh pihak BPJS TK yaitu dengan menggunakan sistem pembayaran autodebet. Jadi setiap bulan, para peserta bisa langsung otomatis terdebet dari rekeningnya. Sistem ini juga sudah hal yang umum diterapkan dalam pola pembayaran asuransi konvensional,” katanya.


Di hari yang sama, Bupati juga menerima kunjungan dari pihak redaksi I-News. Dalam kesempatan ini, Bupati menyampaikan terima kasih atas kerja sama publikasi yang selama ini terjalin antara I-News dengan Pemkab Sergai.

Dirinya berharap, kerja sama publikasi ini kedepan bisa terjalin lebih produktif dan membangun lewat penyiaran potensi-potensi yang ada di Kabupaten Sergai.


“Lewat kekuatan media dalam hal publikasi, potensi Sergai bisa lebih dieksplore lagi dan dikenal luas hingga ke kancah nasional, baik itu dari aspek pariwisata, pertanian dan peternakan. Selain itu saya juga berharap agar individu-individu berprestasi juga bisa diapresiasi kinerjanya dengan publikasi profilnya ke khalayak luas. Ini tentu bisa menjadi tambahan motivasi untuk bekerja lebih maksimal, terutama dalam kerja pelayanan masyarakat,” harapnya.

Terakhir, Bupati juga menggelar audiensi dengan Laskar Melayu Hangtuah yang concern dalam pelestarian budaya lokal, utamanya Melayu.

Di kesempatan ini, Bang Wiwiek menyatakan dukungan penuh terhadap eksisnya Laskar Melayu Hangtuah di Kabupaten Sergai.


“Sergai ini kental sekali dengan kebudayaan Melayu. Dilihat dari segi apapun, baik demografi dan historis, Sergai tidak terpisahkan dari budaya Melayu. Karena itu hal ini perlu dilestarikan, perlu dijaga. Potensi yang ada bisa kita gali lagi kedepan. Pemkab Sergai lewat Dinas Poraparbud juga akan men-support lewat berbagai kebijakan. Misalnya dengan pemugaran situs-situs budaya Melayu. Selain sebagai kekayaan lokal, ini juga bisa jadi potensi wisata yang baik,” ucapnya.

Sementara itu di Ketua DPP Laskar Melayu Hangtuah Datuq Chairul Abidin menyampaikan jika DPP Laskar Melayu Hang Tuah sudah terbentuk di 13 Kabupaten/Kota di mana Laskar Melayu Hangtuah berdiri tahun 2008.

“Kami memiliki tujuan untuk memajukan generasi muda Melayu yang bependidikan, berkarakter dan berdaya saing. Kalau ini tidak kita lakukan, budaya Melayu bisa tergerus. Kami juga memiliki visi misi sebagai Pagar Negeri bagi para Sultan kita dalam pelestarian adat budaya. Selaini tu, kami juga ingin agar puak Melayu ini bis lebih terlibat lagi dan berdaya saing dalam meningkatkan taraf perekonomian,” ucapnya.

Datuq Chairul Abidin juga berharap, potensi kebudayaan yang ada di Sergai yang sudah digali oleh Pemkab Sergai lewat berdirinya beberapa kampung budaya, termasuk Kampung Melayu di Tanjung Beringin, bisa lebih dimaksimalkan lagi.

“Tidak hanya itu, Sergai juga punya potensi wisata seperti Pulau Berhala dan bermacam cagar budaya, misalnya Masjid Jami’ dan situs Kerajaan Bedagai. Ini bisa lebih dimaksimalkan lagi, contohnya saja lewat revitalisasi cagar budaya agar menjadi warisan yang tetap mampu bertahan,” harapnya.


Dalam rangkaian audiensi ini, Bupati Sergai didampingi oleh Asisten Ekbangsos, Drs Nasrul Azis Siregar, Kadis Kominfo Sergai Drs. H. Akmal, AP, M.Si, Kepala Disnakerkop Drs. Fajar Simbolon, M.Si dan OPD terkait. (MC/Sergai/Rini/Ardi/Chan/Vivi/Julia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *