Mampu Kendalikan Inflasi, BI Beri Penghargaan TPID Terbaik se-Sumut ke Pemkab Sergai

Sei Rampah,

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, baik percepatan penanganan Covid-19 dan bencana banjir, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) tetap mampu menunjukkan kualitas di berbagai kesempatan, salah satunya dalam pengendalian inflasi daerah.

Kualitas tersebut mendapat penghargaan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut (KPw BI Sumut) dengan mengganjar Pemkab Sergai sebagai salah satu kabupaten dengan pengendalian inflasi terbaik se-Sumut dalam acara Road to Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award 2021, yang digelar di Grand Ballroom Hotel Adimulia Medan, Rabu 24 Nopember 2021 lalu.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Sergai Drs. H. Akmal, AP, M.Si sesuai dengan keterangan dari Kabag Perekenomian Sergai Rosdelimawati, SE, diruang kerjanya Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Jumat (26/11/2021) pagi.

Akmal menyebut, jika Kabupaten Sergai meraih penghargaan ini bersama dengan 4 kabupaten/kota lain di Sumut yaitu Batubara, Simalungun, Tebing Tinggi dan Padang Sidempuan.

“ Penghargaan ini disampaikan oleh Kepala KPw BI Sumut, Soekowardojo kepada  Kadis Pertanian, Bapak Dedy Iskandar SP, MM. Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan karena di tengah tantangan yang dihadapi, Pemkab Sergai bisa menjaga kinerja yang baik, apalagi dalam hal pengendalian inflasi yang merupakan salah satu hal vital dalam aspek perekonomian daerah,” ucapnya.

Kadis Kominfo menambahkan, penilaian yang dipakai untuk menetapkan kabupaten/kota terbaik dalam pengendali inflasi daerah didasarkan pada tiga indikator yakni aspek proses dengan bobot 20 persen, program unggulan bobotnya 30 persen, dan aspek out come bobotnya 50 persen.

Kabupaten Sergai sendiri, tuturnya, memiliki program unggulan dalam mengendalikan inflasi yaitu pengembangan Kawasan Produksi Beras Berbasis Kelompok Tani (Pekan Beras Tani) melalui Gerakan Sawah Mandiri (GSM).

“ Beras merupakan komoditi pangan yang menjadi salah satu penyumbang peningkatan laju inflasi. Peningkatan harga beras akan mempengaruhi pengeluaran penduduk, karena beras merupakan makanan pokok masyarakat. Oleh karena itu pasokan dan distribusi beras menjadi sangat penting untuk dikendalikan agar tidak mempengaruhi laju inflasi di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat,” paparnya, sambil menambahkan, Pekan Beras Tani melalui GSM merupakan inovasi Pemkab Sergai dalam upaya menjamin pasokan dan kestabilan harga beras di pasar.

Akmal menyebut, mengutip statement Kepala KPw BI Sumut, muncul optimisme terkait pertumbuhan ekonomi di Sumut berdasarkan indikator dan perkembangan terkini, perekonomian Sumut pada tahun 2021 diperkirakan tumbuh positif di kisaran 2,5-3,3% dan akan meningkat pada tahun 2022 mendatang.

“ Semoga optimisme yang sama juga bisa kita jadikan motivasi untuk bekerja semaksimal mungkin. Penghargaan ini pun jadi tambahan semangat yang penting bagi jajaran OPD terkait yang tergabung dalam TPID Kabupaten Sergai, dalam mewujudkan visi pimpinan kita, Pak Bupati dan Pak Wabup, untuk mewujudkan Sergai Maju Terus: Mandiri, Sejahtera, dan Religius,” tandas Akmal. (MC/Sergai/Rini/Ardi/Chan/Vivi/Julia)

563 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *