Bupati Sergai Letakkan Batu Pertama Pembangunan Musala dan Masjid

Sei Rampah,

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya hadir dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan musala SDN 102027 Sinah Kasih, Sei Rampah, Jumat (28/1/2022).

Membuka sambutannya, Bupati Sergai menyampaikan rasa syukur atas pembangunan musala yang merupakan pembangunan ketiga dari program Gerakan Seratus Musala Sekolah (Geser Muse).

“Keberadaan musala di sekolah dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan mental dan spiritual dalam membentuk insan yang berakhlakul karimah, sehingga sekolah yang menjadi sarana untuk menuntut ilmu bagi anak-anak generasi penerus kita selayaknya memiliki musala sebagai laboratorium pendidikan agama Islam yang mampu menghasilkan lulusan yang di samping memiliki kemampuan dimensi kognitif dan psikomotorik sekaligus juga memiliki kemampuan dimensi afektif, yakni sikap berakhlak mulia,” ucap Darma Wijaya.

Ia menyebut, hal ini sejalan dengan visi Kabupaten Sergai Maju Terus: Mandiri, Sejahtera, dan Religius, di mana salah satu misinya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, sehat, unggul beriman, dan bertaqwa dengan pemanfaatan Ilmu Pengetahuan (IPTEK).

Pada kesempatan ini, dirinya juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak/Ibu guru pendidikan Agama Islam yang tergabung dalam Asosiasi Guru Pendidikan (AGPAII) Sergai yang salah satu program kerjanya adalah pembangunan musala sekolah “Geser Muse”. Program ini sebutnya, bersumber dari pembiayaan infaq guru-guru PAI se-Sergai serta kolaborasi dengan seluruh insan pendidikan di jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sergai melalui “Gerakan Semangat Berinfaq Jumat” yang telah digalakkan sejak jumat pertama  di awal tahun 2022.

“Alhamdullilah pada hari ini kita melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Musala Fathul Ilmi di SDN 102027 Sinah Kasih. Saya yakin dan percaya, segala niat baik kita dalam rangka meningkatkan kualitas SDA yang cerdas, sehat, unggul beriman, dan bertaqwa akan mendapat dukungan dari semua pihak dan senantiasa diridhoi Allah SWT,” ucapnya lagi.

Terakhir, Bupati mengajak semua pihak untuk senantiasa membangun sinergitas dengan memberdayakan seluruh potensi yang ada sesuai dengan bidang dan kemampuannya masing-masing sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Sergai yang Maju Terus.

Ikut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan Suwanto Nasution, S.Pd, MM, Plt. Camat Sei Rampah Rahmat Suhendra Damanik, S.STP, para Korwil, Kepala Sekolah, perwakilan Kapolsek dan Danramil.

Bupati Letakkan Batu Pertama Masjid Arpa

Masih di hari yang sama, Bupati Sergai juga hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan Masjid Arpa yang didirikan di Desa Aras Panjang, Kecamatan Dolok Masihul.

Pada kesempatan ini, Bupati mengucapkan terima kasih kepada panitia pembangunan yang telah berupaya semaksimal mungkin bergotong royong mengumpulkan dana untuk membangun rumah ibadah ini.

“Dengan dibangunnya masjid di tempat ini mudah-mudahan akan dapat menambah dan mendorong semangat bagi warga di sekitar masjid untuk meningkatkan amal ibadah dan berupaya untuk memakmurkan masjid ini dengan cara mendirikan majelis taklim dan pengajian Quran,” ucap Bang Wiwiek, sapaan akrabnya.

Di samping itu, Bupati menyebut masjid dapat pula dijadikan pusat pembinaan umat dengan berbagai aktivitas jamaah yang pantas dilakukan di masjid, seperti kegiatan pendidikan keagamaan dan kegiatan sosial lainnya.

Terakhir, mengutip sabda Rasullullah SAW, Bupati menyampaikan jika barang siapa yang membangun masjid karena Allah, kecil maupun besar, niscaya Allah membangunkan bagi orang-orang tersebut sebuah gedung di surga.

“Optimalisasi fungsi dan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat, tidak mungkin dapat dikelola oleh satu atau sekelompok orang, tetapi harus melibatkan semua komponen umat Islam yang berada di sekitarnya agar masjid itu menjadi makmur karena semua pihak merasa memilikinya,” katanya.

Dalam hal ini, Bupati Sergai menyampaikan 3 saran pendekatan yang dapat dikembangkan dalam mengoptimalkan fungsi masjid yaitu yang pertama masjid harus dijadikan sebagai lembaga organisasi yang mandiri/independen, berwibawa, dan mempunyai daya tarik tersendiri bagi jemaahnya dalam peningkatan kesejahteraan diri, keluarga dan masyarakat.

Kedua, lanjutnya, masjid harus dijadikan sebagai pusat pembinaan umat, yang seyogyanya dapat menempatkan diri sebagai pengayom dan tempat berlindung jamaahnya dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, dengan komitmen menempatkan kepentingan jemaahnya di atas kepentingan individu, kelompok dan kekuasaan dengan dilandasi semangat persaudaraan.

“Ketiga, pengembangan fungsi masjid yang dapat mengakomodir berbagai kepentingan jamaahnya dalam rangka meningkatkan pelayanan pada jamaahnya sendiri,” tandasnya.

Sementara itu perwakilan PT. Socfindo Kebun Bangun Bandar H. Riki Irawan mengatakan jika pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin dalam proses pembangunan Masjid Arpa.

“Semoga Allah memudahkan pembangunan rumah-Nya ini. Ini tidak terlepas sinergi dari seluruh pihak. Kami dari pihak Socfindo akan menyerahkan Surat HGU kepada pihak Desa Aras Panjang. Saat ini surat tersebut sedang diproses,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Desa Zulfiandi Siregar menyebut jika masjid ini ditargetkan menjadi salah satu destinasi wisata religi.

“Mari masyarakat Desa Aras Panjang untuk bahu membahu dalam pembangunan masjid ini. Saya juga mengajak kita semua agar mari berinfaq untuk menyokong pembangunan,” mintanya.

Hadir dalam peletakan batu pertama ini para Kepala OPD, Camat Dolok Masihul, perwakilan Socfindo, Kapolsek, Danramil, dan para Kepala Desa.(MC Sergai)

Teks/Editor: Ardi/Rini Ry

Reporter : Irfan Yuanda

Admin: Julia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *